Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 244


__ADS_3

" Sekali lagi terimakasih ya ra" ucap vito sambil mengecup kening citra.


" Iya mas sama-sama" jawab citra sambil tersenyum.


Mereka berdua langsung tidur karena mereka sangat kelelahan. Mereka berdua tidur saling berpelukan satu sama lain.


Pagi hari nya vito bangun terlebih dahulu, dia terus melihat wajah citra dengan senyuman bahagia di wajah nya.


" Kamu tahu tidak ra, aku itu merasa bersyukur sekali karena aku akhirnya bisa menikah dengan kamu" ucap vito lirih sambil mengusap wajah citra.


" Asal kamu tahu ra, dahulu saat kamu pergi aku merasa seperti tidak memiliki tujuan, sampai-sampai semua pekerjaan di kantor di handle oleh riko" ucap vito.


Citra yang merasa pipi nya di sentuh seseorang pun mulai membuka mata nya, dan citra terkejut saat sang suami sedang menatap kearah dirinya dan tangan nya sedang menyentuh pipi nya.


" Mas vito" kata citra dengan suara khas orang yang baru bangun tidur.


Vito yang mengetahui citra terbangun karena ulah nya pun langsung berkata " Maaf ya ra, gara-gara aku kamu jadi terbangun" sambil menarik tangan nya kembali.


" Mas vito tidak salah kok, ini kan sudah pagi sudah saatnya untuk bangun" ucap citra sambil tersenyum.


" Mas vito sudah bangun dari tadi?" tanya citra.


Vito menggelengkan kepalanya sambil menjawab " Belum kok ra".


" Masih sakit tidak ra?" tanya vito.


" Sakit?? Apa nya yang sakit mas?!" kata citra bingung.


" Yang tadi malam ra, masih sakit tidak?!" ujar vito.


" Tadi malam?! Oh iya, tadi malam kan aku dan mas vito sudah melakukan itu" pikir citra baru ingat apa yang terjadi tadi malam.


Karena malu citra menarik kembali selimut nya sampai menutupi seluruh tubuhnya.


Vito yang melihat hal tersebut pun bingung.


" Kamu kenapa ra?" tanya vito penasaran.


" Aku malu" jawab citra sambil mengintip dari balik selimut.


Mendengar jawaban citra, vito pun tersenyum, dan terlintas di pikiran untuk menjahili istri nya.


Vito pun ikut masuk ke dalam selimut tersebut dan langsung menggoda citra " Ra, kita lakukan yang seperti tadi malam lagi yuk!!".


Mendengar itu citra langsung bergidik ngeri dan spontan langsung berkata " Tidak!! Tidak mau!!!".


Melihat reaksi citra yang menggemaskan membuat vito semakin ingin terus menggoda nya.

__ADS_1


" Ayolah ra!! Sekali saja!!" bujuk vito dengan ekspresi wajah memohon.


Melihat ekspresi sang suami, membuat citra berpikir " Kenapa harus membuat ekspresi seperti itu sih! Kan aku menjadi tidak tega jika harus menolak permintaan nya".


" Tapi jika aku mengiyakan permintaan nya, yang ada aku nanti tidak bisa jalan karena ulah nya mas vito" pikir citra mengingat apa yang terjadi.


" Tidak!! Tetap tidak boleh!!" ucap citra tegas.


" Kenapa tidak boleh ra?" tanya vito dengan ekspresi wajah memelas.


" Kita kan mau pulang" jawab citra.


" Kita pulang nya besok saja ya ra!?" kata vito.


" Tidak bisa mas!" jawab citra.


" Kenapa tidak bisa ra?" tanya vito bingung.


" Karena kita kan harus berangkat kerja mas" jawab citra.


" Kan, aku pemilik perusahaan jadi, aku bebas mau berangkat atau tidak!" ujar vito.


" Itu kan mas vito, sedangkan aku bukan" kata citra.


" Iya juga ya!?" kata vito sambil mengangguk-anggukkan kepalanya.


Mendengar itu citra memutar mata jengah.


" Oke! Siapa takut! " kata citra.


Tanpa memberikan aba-aba, citra tiba-tiba...


CUP!!!....


Citra langsung mencium bibir vito setelah itu dia langsung pergi ke kamar mandi. Hal itu membuat vito terperangah dengan apa yang di lakukan oleh istri nya.


" Huh! Untung aku bisa kabur, lagipula tadi kan mas vito tidak memberitahu berapa lama aku harus mencium bibir nya. Jadi, aku tidak salah kan jika aku hanya sebentar saja mencium dia nya" ucap citra saat berada di dalam kamar mandi.


" Sudah lah! Tidak perlu pusing-pusing memikirkan hal itu lagi, lebih baik sekarang aku mandi dahulu setelah itu baru deh pulang ke Indonesia" kata citra.


Setelah berkata seperti itu citra langsung mandi.


Sedangkan vito, masih tidak percaya dengan apa yang tadi di lakukan oleh sang istri.


" Tadi citra itu mencium bibir ku atau hanya mengecup bibir ku ya?!" pikir vito.


" Kalau tadi citra mencium bibir ku kenapa hanya sebentar ya?! Itu mah lebih seperti sebuah kecupan bukan ciuman, dan tadi saat dia melakukan nya tanpa memberikan aba-aba terlebih dahulu! Tadi kan aku belum siap!!" ujar vito.

__ADS_1


" Coba saja kalau tadi aku sudah dalam keadaan siap, pasti aku akan menahan nya agar ciuman itu berlangsung lama!" pikir vito.


" Heh! Kali ini kamu berhasil lolos dari ku citra sayang, tapi lain waktu kamu tidak akan pernah bisa lolos dari ku!!"ucap vito sambil menyeringai.


Saat vito sedang berbicara sendiri tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka dan keluarlah citra sudah selesai mandi, tetapi dia masih mengenakan pakaian tadi karena dia lupa tidak membawa pakaian untuk ganti.


" Aduh!! Kira-kira mas vito marah tidak ya?!" batin citra saat keluar dari kamar mandi.


" Semoga dia tidak marah dengan apa yang tadi aku lakukan" do'a citra dalam hati.


" Kalau memang dia marah, aku tinggal menjawab saja, kan tadi mas vito tidak mengatakan aku harus mencium dia berapa lama jadi, aku yang hanya sebentar" gumam citra.


" Lebih baik, sekarang aku harus bersikap biasa saja agar mas vito tidak curiga kalau aku sedang takut" ucap citra dalam hati.


Huft!...


Citra menghela napas panjang, setelah itu dia berjalan menuju sang suami untuk mengambil pakaian yang ada di dalam koper di samping vito.


" Air nya sudah siap mas, silakan kalau mas vito mau mandi!" ujar citra sambil mengambil pakaian untuk dirinya dan vito.


" Iya, nanti ra" jawab vito.


Setelah selesai mengambil pakaian yang akan dia pakai, citra langsung pergi ke kamar mandi untuk mengganti pakaian nya dengan pakaian yang bersih.


Beberapa saat kemudian citra keluar kamar mandi sudah mengenakan pakaian bersih.


" Mas vito, sebentar lagi pesawat kita take off loh mas, kita harus segera pergi ke bandara agar tidak ketinggalan pesawat mas!!" ujar citra dalam menyisir rambutnya.


Citra yang melihat vito diam saja pun langsung berkata " Yasudah! Kalau mas vito marah dan tidak mau pulang, itu artinya aku tidak perlu memberikan morning kiss dan night kiss!".


Mendengar itu, vito langsung pergi ke kamar mandi sambil membawa pakaian bersih yang sudah di siapkan oleh citra, untuk membersihkan dirinya.


Melihat vito yang langsung mandi setelah mendengar perkataan nya pun membuat citra geleng-geleng kepala karena terheran-heran melihat kelakuan suaminya itu.


Beberapa saat kemudian vito keluar kamar mandi sudah mengenakan pakaian, dan vito langsung berjalan mendekati citra.


" Ra, aku sudah selesai mandi sekarang kita berangkat ke bandara yuk! Nanti kita ketinggalan pesawat!!" ucap vito dengan lembut.


Mendengar itu citra langsung mengambil koper milik nya, tetapi saat dia akan membawa koper milik nya vito langsung berkata " Biar aku saja yang membawa koper nya ra!" .


Mendengar itu citra langsung memberikan koper milik nya dan langsung berkata " Terimakasih mas"


" Iya sama-sama istri ku" jawab vito sambil tersenyum.


Mereka berdua langsung keluar dari kamar dan langsung menuju meja resepsionis hotel untuk check out kamar karena mereka sudah harus pulang.


Setelah selesai semua nya mereka langsung pergi ke bandara menggunakan mobil yang biasa mengantarkan mereka berdua pergi jalan-jalan.

__ADS_1


__ADS_2