
Vito sedang duduk di sofa sambil melihat foto-foto kiriman dari orang suruhan nya, sudah cukup lama vito masih setia duduk di sofa, lantaran dia bingung, jika nanti dia masuk kamar apakah citra akan berbuat hal-hal yang tadi sempat dia dengar.
" Kira-kira kalau aku masuk kamar, dia akan berbuat apa ya sama aku?" pikir vito
Vito pun meletakkan handphone nya di atas meja, dan dia ingat dengan ucapan klein nya tadi siang.
" Aduh, bagaimana cara nya aku bilang ke wanita itu, kalau aku dapat undangan dan aku harus pergi dengan wanita itu, dan bukan dengan angel ya" ucap vito bingung.
" Ini lagi pak bram, kenapa mengharuskan pergi bersama istri ke acara seperti itu, dan tidak bisa di gantikan oleh orang lain" gumam vito
" Sudahlah, yang penting sekarang aku mau mandi dulu, gerah sekali karena baru kali ini aku tidak mandi lagi di kantor" kata vito sambil mengambil handphone nya di atas meja
Vito pun langsung berjalan menaiki tangga menuju kamar nya, saat sampai di depan pintu kamar nya suasana sudah sepi, yang menandakan bahwa citra mungkin saja sedang mandi, vito pun langsung merubah mimik wajah nya menjadi datar agar tidak ketahuan oleh citra kalau dia sedang ketakutan.
Kreet...
Dengan perlahan vito membuka pintu kamar nya, saat dia melangkahkan kakinya dia melihat citra sedang tertidur pulas di tempat tidur nya.
" Huh, untung saja wanita itu sudah tidur!" batin vito
Vito pun langsung berjalan menuju kamar mandi, setelah selesai vito langsung pergi ke lemari pakaian, tapi dia kembali di kejutkan dengan kertas yang tertempel di pintu lemari pakaian nya.
Di kertas itu tertulis " Pakaian sudah aku siapkan di atas tempat tidur"
Setelah membaca isi surat itu, vito pun langsung mengedarkan pandangannya ke arah tempat tidur nya untuk mencari dimana citra meletakkan pakaian nya, tidak membutuhkan waktu yang lama akhirnya vito menemukan pakaian nya, dia pun langsung mengambil pakaian tersebut lalu pergi ke kamar mandi untuk mengganti pakaian nya.
setelah selesai vito langsung keluar dari kamar mandi dan berniat untuk tidur di sofa, tapi baru saja vito akan merebahkan tubuhnya di sofa dia mendengar suara handphone berdering, vito segera mengambil handphone saat dia akan mengangkat panggilan tersebut, ternyata tidak ada yang menelepon dirinya, tetapi vito masih mendengar suara handphone berdering, dan ternyata suara itu berasal dari handphone milik citra, dengan malas vito pun berjalan menuju tempat tidur nya untuk mematikan handphone citra, karena baginya untuk sangat menganggu.
__ADS_1
Tapi, sialnya saat vito sedang mencoba mengambil handphone tersebut, kaki nya terpelaset mengakibatkan dirinya terjatuh menimpa perut citra, citra pun langsung terbangun akibat perut nya tertindih oleh vito.
Saat citra menyadari bahwa vito tubuh berada di atas perutnya, citra pun langsung mendorong tubuh vito agar menjauh dari dirinya, tapi usaha nya gagal mungkin karena dia baru bangun tidur, jadi tenaga nya tidak kuat untuk mendorong tubuh vito.
Citra pun mencari cara agar dia bisa terlepas dari tubuh vito yang berada di atas perutnya, karena sekarang perutnya sedang tidak bisa di ajak kerjasama, karena hari ini dia kedatangan tamu bulanan.
" Aduh, bangun dong!" teriak citra sambil masih berusaha mendorong tubuh vito
" Cepetan dong! perut aku sakit nih!" kata citra sambil menahan sakit
Mendengar suara citra, vito pun berusaha bangun dari posisi nya, tapi kaki nya kembali menginjak selimut yang dia bawa, mengakibatkan dirinya terjatuh kembali.
Ouch...
Teriak citra mengaduh kesakitan akibat perutnya kembali tertimpa tubuh vito.
Ini pertama kali nya, citra berbicara dengan nada keras di depan vito, mungkin karena hari ini dia sedang kedatangan tamu bulanan atau mungkin karena ada alasan lain.
Vito yang mendengar citra membentak dirinya, hal itu membuat vito merasa kesal dan akhirnya dia mencari pegangan tangan agar dirinya bisa bangun dari posisi nya saat ini.
Dengan susah payah, akhirnya vito bisa bangun dan saat vito akan memarahi citra, dia melihat wajah citra terlihat sangat pucat, karena takut terjadi sesuatu dengan citra, vito pun bertanya kepada citra " Kamu kenapa?"
Citra tidak menjawab pertanyaan dari vito, dia hanya diam saja sambil memegangi perutnya yang sakit.
Karena panik, vito langsung menggendong citra ala bridal style dan langsung membawa nya ke rumah sakit.
Selama perjalanan menuju rumah sakit, citra terus memegangi perutnya, hal itu semakin membuat vito merasa panik.
__ADS_1
" Wanita ini kenapa lagi?" pikir vito
Vito pun mencoba menanyakan keadaan citra, tetapi dia tidak mendapat jawaban apapun dari wanita di samping nya itu.
" Jangan sampai terjadi sesuatu dengan wanita ini!" batin vito
Melihat kondisi citra yang semakin lemah dan wajah nya juga terlihat semakin pucat, vito pun menambah kecepatan mobilnya, tapi hal saat membuat citra merasa mual, sehingga dia meminta vito untuk berhenti dengan menarik baju vito, tapi bukan nya berhenti vito malah semakin menambah kecepatan mobilnya, karena sudah tidak bisa di tahan akhirnya citra kembali menarik baju vito sambil berteriak "BERHENTI!!!"
Mendengar kata berhenti, vito langsung menginjak pedal rem secara mendadak mengakibatkan kepala citra hampir terbentur dasboard mobil, untung nya dia sempat melindungi kepala nya agar tidak terbentur.
Setelah mobil berhenti, citra langsung keluar dari mobil tanpa mengucapkan sepatah katapun kepada vito, hal itu membuat vito penasaran, sehingga dia ikut keluar untuk melihat kemana citra pergi.
" Mau kemana wanita itu?" batin vito
Karena penasaran vito pun mengikuti kemana citra pergi, setelah dekat dengan citra dia mendengar suara yang aneh, sehingga dia melangkahkan kakinya lagi untuk lebih dekat dengan citra, dan saat tepat di samping citra dia melihat kalau citra sedang mabuk darat.
" Oh, jadi dia tadi menarik baju ku, bukan memberi kode aku untuk mempercepat kecepatan mobil nya, tapi dia memberi kode agar aku menghentikan mobilnya" ujar vito dalam hati
Vito pun kembali ke mobil untuk mengambil air mineral, setelah mendapat apa yang dia cari, vito pun langsung berjalan mendekati citra, sesampainya di samping citra, dia melihat citra terlihat sangat lemah dan tidak bertenaga hal itu vito semakin panik.
" Nih, minum dulu setalah itu saya akan membawa kamu ke rumah sakit" ucap vito sambil memberikan air mineral
Citra mengambil air mineral yang di berikan oleh vito tanpa bicara apapun, setelah selesai minum citra berusaha untuk berdiri tapi dia terjatuh karena perutnya terasa sakit lagi.
Vito yang melihat citra sedang berusaha untuk berdiri tapi dia terjatuh lagi, akhirnya dia kembali menggendong citra ala bridal style menuju mobil, citra sempat menolak untuk di gendong oleh vito, tetapi vito berkata " Kalau menunggu kamu bisa jalan sendiri ke mobil, yang ada kita sampai di rumah sakit nya besok!"
" Lebih baik sekarang kamu diam, supaya kita lebih cepat sampai di rumah sakit, agar kamu cepat di tangani oleh dokter" ucap vito dengan nada lembut
__ADS_1