
Citra terkejut dengan perkataan vito
" Aku kira dia akan bilang kalau dia tidak mengetahui apapun. Tapi, kenapa dia bilang kalau dia juga mengantarkan aku sampai kamar segala" ucap citra dalam hati.
Setelah vito mengatakan hal tersebut semua orang yang ada di tempat itu menatap kearah citra.
" Kenapa semua orang jadi melihat kearah ku semua" batin citra.
" Kenapa semua nya jadi melihat kearah ku, memang ada yang aneh?!" ujar citra.
" Aku harus segera mengalihkan pembicaraan agar semua orang tidak melihat kearah ku lagi" ucap citra dalam hati.
" Oh iya sam! Kamu kesini ada apa sam?" tanya citra mengalihkan pembicaraan.
" Aku datang kesini sebenarnya mau mengajak kamu ke rumah ku ca" jawab samuel.
Farel yang mendengar jawaban samuel pun langsung berkata " Tidak bisa! Eca itu sudah ada janji dengan ku jadi, kamu hari ini tidak bisa membawa eca pergi kemana-mana".
" Kamu sudah ada janji ya ca, maaf ya" ucap samuel.
" Iya sam, hari ini aku sudah ada janji dengan farel, sorry banget ya sam" ucap citra.
" Iya tidak apa-apa ca, lagipula acara nya masih nanti malam kok" ucap samuel.
" Tetap saja aku merasa tidak enak sama kamu, kan kamu sudah jauh-jauh datang kesini tapi aku tidak bisa pergi sekarang" kata citra.
" Santai saja ca, aku tidak masalah lagipula aku sekalian pergi ke rumah teman" jawab samuel.
" Yasudah begini saja, nanti setelah aku pulang aku langsung pergi ke rumah kamu, bagaimana?!" ujar citra memberikan solusi.
" Jangan ca!!" kata samuel.
Citra terkejut dengan perkataan samuel yang melarang nya.
" Ada apa sam? Kamu marah sama aku karena hari ini aku sudah ada janji dengan farel!?" ujar citra penasaran.
" Maksud aku, kamu di rumah saja ca, nanti malam aku akan jemput kamu" jawab samuel menjelaskan maksud perkataan nya tadi.
" Tidak perlu! Aku bisa berangkat sendiri, aku tidak mau merepotkan kamu sam" kata citra menolak tawaran samuel.
" Tidak apa-apa ca, lagipula aku juga tidak merasa direpotkan oleh kamu ca" jawab samuel.
" Serius aku tidak merepotkan kamu sam?" tanya citra.
" Iya ca" jawab samuel sambil tersenyum
" Yasudah kalau kamu memang nanti malam mau jemput aku, aku akan menunggu kamu, tetapi.." kata citra.
Samuel yang sedang tersenyum senang akhirnya citra mau di jemput oleh dirinya pun di buat cemas lantaran ketika citra mengatakan kata "tetapi", samuel pun langsung bertanya kepada citra " Tetapi apa ca?".
" Tetapi sekarang kan aku sedang berada di rumah jadi..." jawab citra sambil memberi kode kepada samuel.
Samuel pun mengerti maksud dari kode yang di berikan oleh citra, dia pun langsung berkata " Iya ca, aku mengerti maksud kamu".
" Om, tante. Sam mau meminta ijin kepada om dan tante soalnya sam mau mengajak putri om dan tante ke rumah untuk bertemu dengan kedua orang tua sam" ucap samuel meminta ijin.
__ADS_1
" Bertemu dengan kedua orang tua kamu? Maksud bagaimana ya?!" tanya papa penasaran.
" Jadi kemarin papa bilang kalau beliau sudah lama tidak bertemu dengan eca, jadi papa dan mama mau mengundang eca untuk makan malam di rumah om" jawab samuel.
" Jadi, papa dan mama kamu yang meminta kamu untuk membawa citra ke rumah. Begitu maksud kamu sam?!" ujar papa.
" Iya om" jawab samuel sambil menganggukkan kepala.
" Om akan memberikan ijin kamu membawa putri om ke rumah kamu" ucap papa.
" Terimakasih banyak ya om" ucap samuel dengan raut wajah gembira.
" Tetapi" kata papa.
Ekspresi wajah samuel langsung berubah saat mendengar pak ardi mengucapkan kata "tetapi".
" Kalau boleh tahu, tetapi nya itu apa ya om?!" tanya samuel penasaran.
" Tetapi pulang nya tidak boleh malam-malam. Mengerti!" jawab papa.
" Insyaallah selesai makan malam samuel pasti akan langsung mengantar eca pulang om" kata samuel.
" Apakah omongan kamu bisa om pegang?" tanya papa.
" Insyaallah, omongan samuel bisa di pegang" jawab samuel penuh percaya diri.
Mendengar jawaban samuel yang penuh percaya diri, pak ardi hanya bisa menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.
Farel sudah hampir selesai makan tapi, dia melihat sahabatnya itu masih belum bersiap juga.
" Ganti baju? Buat apa rel?" tanya citra bingung.
" Memang kamu mau pergi menggunakan pakaian seperti itu?" tanya farel.
" Memang kenapa kalau aku pakai baju ini rel?" tanya citra sambil melihat ke pakaian nya.
" Yang benar saja ca, masa kamu mau pergi pakai baju seperti itu" jawab farel.
" Seperti mau menonton pertandingan saja, kita kan tidak mau menonton pertandingan ca" lanjut farel.
" Yasudah! Sekarang kamu masuk kamar dan pakai ini!" perintah farel sambil memberikan paper bag yang dia bawa.
" Apa ini rel?" tanya citra penasaran.
" Sudah tidak perlu banyak tanya, sekarang kamu ganti baju sekarang, karena kita sebentar lagi kita akan berangkat!" kata farel.
" Iya bawel!" kata citra sambil berdiri.
" Cepat ca!" ucap farel.
" Iya-iya ini aku jalan, bawel!" kata citra sambil pergi ke kamar nya.
Diam-diam citra kembali lagi tanpa sepengetahuan farel dan berkata " Jadi, orang jangan galak-galak nanti tidak ada yang mau jadi istri kamu!" kata citra tepat di telinga farel.
Hal itu membuat farel terkejut mendengar suara citra tepat di telinga nya.
__ADS_1
" Astaghfirullah eca! Kamu benar-benar ya!" geram farel.
" Sorry rel! Sengaja!" kata citra sambil berlari ke kamar nya.
Mendengar perkataan citra farel pun langsung berdiri dan mengejar citra, dan terjadilah kejar-kejaran antara farel dan citra.
Kedua orang tua citra hanya tersenyum melihat putri nya bisa tertawa lepas bersama sahabatnya.
Disaat kedua orang tua citra sedang bahagia karena bisa melihat anak nya tertawa bahagia, ada seseorang yang terlihat kesal dan seperti sedang menahan amarah karena melihat kedekatan citra dengan pria lain, selain dirinya.
" Maaf om, farel itu siapa eca ya om?" tanya samuel penasaran.
" Farel itu sahabat nya citra, mereka berdua sudah bersahabat sejak mereka masih kecil" jawab papa.
" Pantas saja semalam eca terlihat sangat bahagia saat melihat farel, ternyata mereka berdua itu bersahabat" ujar samuel dalam hati.
" Kamu sudah mempunyai kekasih sam?" tanya mama.
" Belum tan" jawab samuel sambil tersenyum.
" Padahal kamu tampan tapi, kenapa belum mempunyai kekasih! Atau kamu masih menunggu seseorang ya!" kata mama menebak.
" Iya tan, samuel sedang menunggu seseorang untuk membukakan pintu hati nya untuk sam" jawab samuel sambil tersenyum malu.
" Oh! Ternyata kamu sudah mempunyai wanita idaman sam?!" ucap citra sambil berjalan mendekati papa dan mama nya.
" Maksud aku bukan seperti itu ca, kamu salah paham!" ucap samuel mencoba menjelaskan.
" Sudah! Kamu tidak perlu menjelaskan apapun kok sam, aku tahu siapa wanita itu!" ucap citra.
" Tenang saja nanti aku akan mencoba untuk membantu kamu dekat dengan dia" lanjut citra sambil menepuk bahu samuel.
" Pa, aku berangkat dulu ya" pamit citra.
" Kalian mau pergi kemana?" tanya papa penasaran.
" Ke suatu tempat yang akan membuat eca bahagia om" jawab farel.
" Yasudah! Kalian berdua hati-hati ya" pesan papa.
" Iya pa" kata citra sambil mencium tangan papa nya
" Iya om" kata farel sambil mencium tangan mama veronica.
Citra juga mencium tangan mama nya dan juga kedua orang tua vito.
" Aku tinggal dulu ya sam, soalnya takut kesiangan" ucap citra.
" Iya ca, hati-hati" kata samuel.
" Kak, aku pergi dulu" pamit citra.
Citra melihat kearah vito dan berkata " Pak vito saya pergi dulu".
Vito hanya menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
Setelah berpamitan farel dan citra langsung berangkat ke tempat tujuan mereka berdua.