Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 250


__ADS_3

" Yasudah, setelah selesai makan kita akan membahas rencana kita selanjutnya. Bagaimana?" ujar papa.


" Iya pa, kita setuju" jawab citra.


Dan di ikuti oleh yang lainnya yang juga menyetujui usulan pak ardi.


" Terus nanti apa saja yang akan kita rencanakan pa?" tanya devina.


" Terus, acara nya mau diadakan di rumah saja atau di luar pa?" lanjut devina.


Saat devina sedang membicarakan tentang acara ulangtahun bi sum, tiba-tiba orang yang sedang di bicarakan datang dari arah dapur, pak ardi yang melihat kedatangan bi sum pun langsung memberikan kode kepada devina agar dia diam.


" Ada apa pa?" tanya devina yang tidak mengerti kode yang di berikan oleh papa nya.


" Sssttt... Devina jangan bicara terus, cepat habiskan makanan kamu!" ucap papa.


Citra yang penasaran dengan kode yang di berikan oleh sang papa pun langsung menoleh kearah mata papa nya melihat.


" Oh!!" ucap citra sambil mengangguk-anggukkan kepalanya saat mengetahui maksud dari kode yang di berikan oleh papa nya.


" Kamu kenapa ra?" tanya devina bingung saat melihat citra mengangguk-anggukkan kepalanya.


" Tidak apa-apa kok kak" jawab citra.


Baru saja citra selesai bicara, bi sum sudah sampai di samping nya.


" Ini makanan yang tadi nak eca minta ibu masakan" kata bi sum sambil meletakkan mangkuk di depan citra.


" Terimakasih bu" ucap citra.

__ADS_1


" Iya sama-sama" jawab bi sum.


" Kalau begitu ibu pamit ke dapur lagi" pamit bi sum.


Dan hanya di jawab oleh citra dengan anggukan kepala saja.


Setelah bi sum pergi citra langsung memakan makanan yang di sajikan oleh bi sum.


" Hhmm.. Enak nya" kata citra setelah mencicipi makanan tersebut.


Karena enak citra pun tidak menawarkan makanan tersebut kepada siapapun, dia menghabiskan makanan itu sendiri.


" Alhamdulillah, kenyang" ucap citra setelah selesai makan.


" Memang makanan nya sangat enak ya ra?" tanya devina penasaran.


" Tidak apa-apa, hanya saja tadi saat kamu makan kelihatan nya masakan itu sangat enak, sampai-sampai kamu habiskan sendiri tanpa membagi makanan nya kepada kita" ucap devina menjelaskan.


Citra hanya tersenyum saat mendengar ucapan kakaknya itu.


" Sebenarnya makanan nya sangat enak kak" ucap citra dalam hati.


" Pa, ma citra pamit ke depan sebentar" ucap citra.


" Kamu mau pergi kemana ra?" tanya papa.


" Ke depan pa, mau ambil sesuatu" jawab citra.


" Perlu bantuan tidak ra?" tanya vito

__ADS_1


" Tidak perlu mas, aku masih bisa membawa sendiri kok mas" jawab citra menolak tawaran sang sang suami.


Citra langsung pergi ke depan rumah untuk mengambil sesuatu.


Tidak lama kemudian citra kembali dengan membawa sebuah paper bag.


" Bu.. Ibu..." teriak citra memanggil bi sum.


" Iya" jawab bi sum sambil berlari dari dapur.


" Tolong antarkan ini ke rumah bang ridwan ya, bilang kalau ini adalah oleh-oleh dari aku!" pesan citra.


" Iya, ibu akan antarkan ini ke rumah mas ridwan" ucap bi sum.


" Oh iya, ibu minta antar pak supir saja, terus nanti tolong belikan bakso yang seperti biasanya ya" ucap citra.


Bi sum hanya menganggukkan kepalanya, beliau pun langsung pergi karena dia tidak ingin membuat citra marah lagi.


" Kamu menyuruh bibi pergi kemana ra?" tanya devina.


" Ke rumah bang ridwan kak" jawab citra sambil duduk.


" Supaya ibu tidak tahu kalau kita akan merayakan ulangtahun beliau kak" lanjut citra.


" Itu ide yang bagus sayang" ucap mama.


" Karena kita semua sudah selesai makan, sekarang kita pindah ke ruang keluarga untuk membahas apa saja yang akan kita persiapkan untuk acara nanti malam!" ujar papa.


Mereka semua langsung bergeser menuju ruang keluarga, dan tak lupa pak ardi juga memanggil semua pegawai nya untuk ikut berkumpul di ruang keluarga untuk membahas acara ulangtahun bi sum.

__ADS_1


__ADS_2