Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 42


__ADS_3

Setelah sang mama pergi, angel langsung berusaha keluar dari dalam lemari, citra pun menyadari kalau angel sedang berusaha keluar dari dalam lemari pun mempunyai ide untuk membuat angel kesal.


" Lain kali kalau cium bilang dong mas, kan aku bisa siap-siap dulu" ucap citra sambil memegang pipi vito


" Bagaimana kalau kita lanjutkan yang tadi sempat terganggu mas, mumpung mama sudah pulang" ujar citra dengan nada menggoda


" Kalau bukan karena ada cewek genit ini masih ada disini, mana mungkin aku mau ngomong seperti itu" batin citra


" Saat bicara seperti itu rasa nya aku seperti ingin muntah saja" ucap citra dalam hati


" Menggelikan" batin citra


Benar dugaan citra, saat citra sedang menggoda vito, tiba-tiba tangan citra di tarik paksa oleh angel.


Ouch...


Citra mengaduh kesakitan akibat tangannya di tarik oleh angel.


" Apa-apaan sih kamu pegang-pegang pacar orang!" ujar angel


"Siapa yang pegang pacar orang" tanya citra


" Iya kamu, memang siapa lagi" jawab angel


" Aku?" tanya citra sambil menunjuk ke arah dirinya sendiri


" Iya, kamu!" ucap angel


" Memang nya salah yah, kalau aku pegang-pegang suami aku sendiri?!" ujar citra


" Ya salah lah, dia kan pacar ku" jawab angel


" Pacar kamu, itu kan suami aku" ucap citra


" Jadi, tidak masalah dong kalau aku pegang suami aku sendiri!" sambung citra


" Ya, tetap saja salah, kalian kan hanya suami istri kontrak" ucap angel


" Meskipun kita nikah kontrak, tapi kan kita sudah sah!" ucap citra


" Jadi, tidak masalah dong kalau aku peluk dan cium suami aku sendiri" ucap citra penuh percaya diri


Angel tidak bisa berkata apa-apa lagi.


" Bahkan jika aku mau mencium mas vito di depan kamu juga tidak dosa, beda jika kamu yang mencium mas vito itu baru dosa" ucap citra


" Kamu ini ya!" ucap angel kesal dengan sikap citra yang terus membuat dia marah.


" Aku memang kenapa?" tanya citra santai

__ADS_1


Angel semakin merasa geram dengan sikap citra, dan dia pun berniat ingin kembali menampar citra, tapi saat dia akan maju ke depan, tiba-tiba handphone citra berdering, sehingga citra bergegas pergi untuk mengangkat telepon tersebut.


Tidak lama kemudian citra kembali lagi ke tempat dimana vito dan angel berada, saat sampai di sana dia melihat angel sedang bermesraan dengan vito.


Citra pun langsung berjalan menuju vito, saat sudah ada di samping nya....


Cup!....


Citra langsung mencium pipi vito sambil berkata " mas, aku pergi dulu ya"


Vito yang mendapat kecupan mendadak dari citra pun sangat terkejut sehingga membuat vito terdiam, sampai saat citra berpamitan pun dia tidak mendengar nya.


" Sayang!" ucap angel sambil menggoyangkan tangan vito


Vito pun kembali tersadar dari lamunannya


" Ha! Iya, ada apa?" tanya vito setelah tersadar dari lamunannya


" Kamu kenapa mau saja sih di cium sama dia" jawab angel sambil menunjuk ke arah citra


" Memang nya tidak boleh?" tanya citra


" Ya tidak boleh lah!" ucap angel


" Yasudah, kalau tidak boleh" ucap citra


" Tapi, kalau mau minta bicara sama mas vito boleh kan?" tanya citra


" Mas vito sayang, aku pergi dulu ya" ucap citra


" Pergi kemana?" tanya vito


" Ketemu teman" jawab citra


" Kalau urusan ku sudah selesai, aku janji langsung pulang " ucap citra


" Boleh kan" ucap citra sambil menunjukan ekspresi wajah seimut mungkin


" Manis nya" batin vito


Vito pun tidak bisa melarang citra, setelah melihat ekspresi wajah citra


" Huh, oke!" ucap vito singkat


" Terimakasih mas" ucap citra sambil mencium tangan vito


Vito pun hanya menjawab dengan kata " Hm".


Saat mendapatkan ijin dari vito citra langsung pergi meninggalkan vito dan angel, tapi baru saja akan membuka pintu kamar dia berbalik badan dan berjalan menuju arah vito, dan saat sampai di depan vito, citra pun tiba-tiba...

__ADS_1


Cup!....


Satu kecupan manis mendarat di bibir vito, tapi kecupan manis itu tidak berlangsung lama karena citra langsung melepaskan kecupannya.


Vito kembali di buat terkejut oleh citra yang tiba-tiba mencium bibir nya, vito tersadar dari lamunannya karena mendengar suara dari angel.


" Kamu!, berani-beraninya ya!" ucap angel sambil berusaha menarik tangan citra, namun usaha nya gagal karena citra kini sudah berlari menjauh


" Mas vito, ciuman tadi sebagai ucapan terimakasih ku" ucap citra sambil berusaha membuka pintu kamar


Angel pun langsung mengelap bibir dan pipi vito yang tadi sempat di cium oleh citra.


" Sayang, mulai hari ini kamu tidak boleh dekat-dekat dengan istri kontrak kamu itu!" ucap angel dengan nada kesal


" Kalau kamu masih dekat-dekat dengan dia, aku mau kita putus!" sambung angel mengancam vito


" Kalau aku tidak dekat-dekat dengan devina nanti mama dan papa curiga" ujar vito


" Kamu boleh dekat-dekat dengan devina, tapi cuman saat kamu di depan papa dan mama" ucap angel


" Selain sedang berada di dekat papa dan mama, kamu tidak boleh dekat-dekat dengan dia, mengerti!" ujar angel


" Iya" jawab vito


Saat angel mau mencium bibir vito, tiba-tiba....


Tok tok tok


Terdengar suara seseorang mengetuk pintu kamar nya, vito pun langsung pergi meninggalkan angel yang masih dengan posisi bibir di majukan.


" Huh, gagal lagi, siapa sih mengganggu saja!" ucap angel kesal


Setelah membukakan pintu, vito pun langsung pergi ke lemari dan langsung mengambil baju, tapi saat dia akan meletakkan baju di atas tempat tidur, dia di buat terkejut karena di atas tempat tidur sudah di siapkan baju untuk nya, dia pun meletakkan kembali baju yang dia ambil sebelumnya kedalam lemari.


" Siapa yang sudah menyiapkan baju untuk ku ya?" tanya vito dalam hati


" Entah lah, tidak perlu lagi di pikirkan, yang lebih penting karena sudah ada yang menyiapkan baju mending aku pakai saja baju nya" pikir vito


Vito pun langsung mengambil baju yang ada di atas tempat tidur dan langsung membawa nya kedalam kamar mandi, setelah beberapa saat, vito kembali dari kamar mandi sudah memakai baju yang rapi dan bersiap untuk pergi.


Melihat sang kekasih sudah rapi, angel pun bertanya " Sayang, kamu mau pergi kemana?"


" Aku harus pergi ke kantor, karena sebentar lagi aku ada meeting dengan klein yang sangat penting" jawab vito


" Jadi, aku di tinggal lagi " ucap angel dengan raut wajah yang di buat sesedih mungkin


" Iya" ucap vito singkat tanpa melihat raut wajah angel


" Yasudah, aku pergi dulu" ucap vito berpamitan dengan angel

__ADS_1


Saat sampai di depan pintu, dia menoleh ke arah belakang sambil berkata " Sebaiknya kamu juga pergi, soalnya aku tidak mau usaha ku hancur hanya karena ada yang melihat kamu ada disini dan orang itu memberi tahu mama ku!"


__ADS_2