Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 68


__ADS_3

Tidak butuh waktu lama akhirnya mereka sampai di rumah sakit tempat oma akan menjalani pengobatan, sesampainya di rumah sakit, mereka sudah di tunggu oleh para perawat dan dokter yang akan menangani penyakit oma.


Oma pun langsung di bawa ke ruang ICU untuk mendapat menjalani pemeriksaan, setelah hampir 45 menit akhir nya dokter keluar dari ruangan tersebut, lalu papa bertanya " bagaimana keadaan oma "


" Ibu anda sekarang kondisi nya baik-baik saja" jawab dokter tersebut


( Dokter yang menangani penyakit oma nya citra di luar negeri kebetulan adalah orang Indonesia, sahabat dari dokter ridwan)


" Untung sebelum ibu anda di bawa ke sini, dokter ridwan sudah menjelaskan tentang kondisi pasien jadi, ketika pasien datang segera kami tangani" ucap dokter tersebut


" Kamu yang nama nya citra ya?" tanya dokter tersebut


Citra tidak menjawab pertanyaan dari dokter, karena dia masih teringat dengan seseorang yang tadi dia lihat di jalan saat dia dan yang lainnya akan menuju rumah sakit.


Sang mama yang melihat anaknya tidak menjawab pertanyaan dari dokter pun menyenggol lengan citra sambil bertanya " Sayang, kamu kenapa?"


Citra yang mendapat pertanyaan dari sang mama terkejut.


" Hah! apa ma?!" ucap citra


" Tadi dokter nya tanya kamu, eh malah kamu malah melamun saja!" ujar mama


" Maaf dok, tadi sedang tidak fokus" ucap citra


" Dokter tadi tanya apa ya?" tanya citra


" Iya tidak apa-apa" jawab dokter tersebut


" Tadi saya tanya, apa kamu yang nama nya citra?!" ucap dokter tersebut


" Iya dok, namaku citra ada apa ya dok?!" kata citra


" Kamu masih ingat dengan saya?" tanya dokter tersebut


" Maaf dok, apa sebelumnya kita pernah bertemu?" tanya citra


" Iya, kita pernah bertemu saat di pesta anniversary nya dokter ridwan tahun lalu" jawab dokter tersebut


" Anniversary nya dokter ridwan tahun lalu?!" ucap citra bingung


" Apa jangan-jangan, orang ini yang waktu itu yang dokter ridwan kenalin ke aku ya" pikir citra


" Jadi, dokter teman nya dokter ridwan" ucap citra


" Iya, saya teman nya dokter ridwan" kata dokter tersebut


" Nama haikal" ucap dokter tersebut memperkenalkan diri nya


" Oh iya, aku ingat sekarang dok jadi, dokter ini ayah nya cantika ya?" ujar citra


" Iya betul, saya ayahnya cantika" ucap dokter haikal


" Oh iya dok, kenalkan ini papa dan mama ku" ucap citra sambil menunjuk ke arah papa dan mama nya


" Nama saya haikal pak" ucap dokter haikal sambil mengulurkan tangannya


" Nama saya ardi, dok papa nya citra" ucap papa sambil menyambut uluran tangan dokter haikal


" Nama saya haikal bu" ucap dokter haikal


" Nama saya veronica, mama nya citra" ucap mama


Mereka pun saling bersalaman.


" Pak, bu saya permisi dulu mau memeriksa pasien yang lain" ucap dokter haikal pamit

__ADS_1


" Iya silahkan, sekali lagi saya ucapkan terimakasih dok" ucap papa


" Iya sama-sama pak" ucap papa


" Saya permisi dulu" ucap dokter haikal


" Iya dok" ucap citra sambil tersenyum


Setelah berpamitan, dokter haikal pergi, setelah dokter oma di bawa ke ruang rawat, mereka pun mengikuti kemana oma di bawa.


Kini mereka sudah sampai di depan ruangan yang akan menjadi ruangan oma selama beliau di rawat di rumah sakit ini, saat citra akan ikut masuk kedalam, tiba-tiba handphone nya berdering citra mengambil handphone nya untuk melihat siapa yang menelepon.


" Amel!" ucap citra saat melihat nama sahabat nya tertera di layar handphone nya


Citra pun langsung menjawab telepon dari amel


* Mode telepon on *


" Halo! assalamualaikum" ucap citra


" Walaikumsalam ra" jawab amel


" Ada apa mel?" tanya citra


Bukan nya menjawab pertanyaan dari citra, amel malah bertanya kepada citra " Kamu sudah sampai ra?"


" Sudah mel" jawab citra


" Terus sekarang kondisi oma bagaimana ra?" tanya amel


" Kondisi oma sekarang baik-baik saja mel" jawab citra


" Tadi waktu sampai di rumah sakit oma langsung di tangani oleh dokter " ucap citra


" Aku jadi lega dengar nya ra" ucap amel


" Oh iya ra, tadi aku ketemu kak rama di jalan ra" ucap amel


" Kak rama, dimana mel?" tanya citra


" Di jalan arah ke rumah ku ra, ternyata rumah nya kak rama itu tidak jauh dari rumah ku ra" jawab amel


" Serius mel?" tanya citra


" Iya ra" jawab amel


" Wih! asik dong, kamu bisa main ke rumah kak rama mel" ucap citra


" Hehe iya juga sih ra, tapi..." kata amel


" Tapi, apa mel?" tanya citra


" Tapi aku malu ra, masa cewek yang main ke rumah cowok ra!?" kata amel


" Iya juga sih mel" kata citra


" Cari cara dong ra, supaya aku bisa dekat sama kak rama!" ucap amel


" Yasudah deh, nanti akan aku pikirkan bagaimana cara nya supaya kamu bisa dekat sama kak rama" ucap citra


" Tidak bohong kan ra?" tanya amel


" Iya aku tidak bohong mel" jawab citra


" Yeah!! Thank you ra, kamu cantik deh" ucap amel

__ADS_1


" Hem!" kata citra


" Yasudah ya mel, aku mau lihat keadaan oma dulu!" ucap citra


" Oke! ra" kata amel


" Assalamualaikum" ucap citra


" Walaikumsalam" jawab amel


* Mode telepon off *


Setelah selesai menelpon, citra langsung masuk ke dalam ruangan oma, di sana sudah ada papa dan mama, dan juga dokter ridwan.


" Citra!" panggil dokter raka


Citra yang mendengar nama nya di panggil, dia pun menoleh ke belakang dan menemukan orang yang memanggil namanya.


" Ada apa dok?" tanya citra


" Tidak ada apa-apa, hanya ingin panggil saja" jawab dokter raka


" Kirain ada apa dok" ucap citra


" Mari dok, kalau dokter mau menemui oma!" ajak citra


Dokter raka hanya menganggukkan kepalanya.


Mereka pun jalan bersama menuju papa dan yang lainnya.


Saat citra sampai di samping mama, dokter ridwan bertanya " Ra, tadi kamu sudah ketemu sama haikal?"


" Sudah dok" jawab citra


" Oh iya dok, dokter haikal itu yang waktu itu pernah dokter ridwan cerita ke aku bukan?" tanya citra


" Iya ra, dia yang pernah teman abang yang pernah abang cerita ke kamu" jawab dokter ridwan


" Dia itu hebat ra, setelah dia lulus S1 dia langsung lanjut S2 nya ke luar negeri ra" kata dokter ridwan


" Jadi, dokter haikal itu lulusan luar negeri ya dok?" tanya citra


" Iya ra" jawab dokter ridwan


" Menurut kamu haikal bagaimana orang nya ra?" tanya dokter ridwan


" Kalau menurut ku sih, dokter haikal baik, ramah, terus ganteng dok" jawab citra


" Iya sih, haikal ganteng tapi, masih lebih ganteng abang kamu ini kan ra?" ujar dokter ridwan percaya diri


" Iya deh percaya, dokter ridwan memang yang paling ganteng, tapi..." jawab citra


" Tapi apa ra?" tanya dokter ridwan


" Tapi kalau di lihat dari atas gedung, pakai sedotan bang, hahaha" jawab citra sambil tertawa


Semua orang yang ada di ruangan itu ikut tertawa saat mendengar jawaban citra.


" Citra, citra kamu bisa saja menghibur orang" ucap dokter raka sambil tertawa.


" hehehe, iya dong bang" ucap citra


" Kan biar semua orang happy" imbuh nya


Mereka pun kembali tertawa, dan saat mereka sedang tertawa, tiba-tiba terdengar handphone papa berdering papa pun keluar untuk mengangkat telepon tersebut.

__ADS_1


__ADS_2