Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 51


__ADS_3

Saat melihat citra sedang tidur pulas sambil dipeluk oleh vito membuat sang mama merasa sedih, sehingga beliau mengajak suami nya untuk keluar kamar.


" Pa, sebenarnya mama tidak tega melihat citra harus berpura-pura jadi devina, mama juga khawatir hal itu akan mengganggu kehidupan dan pendidikan nya citra sendiri pa" ucap mama setelah keluar dari kamar citra


" Iya ma, papa juga tidak tega melihat nya ma, ini juga salah nya papa yang sudah memaksa citra untuk menjadi devina ma" ucap papa


" Papa sekarang sedang berusaha untuk mencari keberadaan devina ma, agar citra bisa menjalani kehidupan nya secara normal " kata papa


" Semoga devina bisa cepat ketemu ya pa" ucap mama


" Iya ma, bagaimana pun caranya papa akan terus berusaha mencari keberadaan devina ma" ujar papa


" Yasudah ma, sekarang mama istirahat dulu saja, soalnya papa masih banyak pekerjaan yang harus papa selesai kan" ucap papa


" Iya pa, papa jangan malam-malam ya istirahat nya pa" pesan mama


" Iya ma" kata papa


Setelah berpesan agar suami nya tidak lupa untuk istirahat, mama pergi ke kamar nya untuk tidur karena memang waktu sudah menunjukkan pukul 22:00.


Papa langsung pergi ke ruang kerja, sebenarnya beliau hanya mencari alasan agar beliau bisa menenangkan diri karena beliau semakin merasa bersalah dengan citra.


" Ra, maafkan papa ya sayang karena papa, sekarang kamu jadi harus menikahi seseorang untuk kakak kamu" ucap papa


" Ini semua gara-gara papa yang selalu memanjakan devina, dan sekarang malah kamu yang tersiksa" kata papa menyesali perbuatannya


" Papa akan berusaha untuk mencari dimana keberadaan devina, agar kamu bisa menyelesaikan pendidikan kamu " ucap papa sambil memandangi foto citra


" Papa janji, mulai sekarang papa tidak akan membedakan kamu dan devina lagi, maafkan papa ra" ucap papa sambil meneteskan air mata


Tanpa terasa sang papa tertidur di ruang kerja nya sambil memeluk foto citra.


Waktu menunjukkan pukul 05:00 wib. Tidak seperti biasanya vito bangun terlebih dahulu, dia melihat disampingnya masih ada citra, dia pun merapihkan rambut yang menutupi wajah citra.

__ADS_1


Di pandang nya wajah wanita yang ada di depan nya itu masih setia dengan alam mimpi nya, dan entah apa yang sedang di mimpikan oleh citra sehingga membuat citra tersenyum disaat dia tidur, hal itu membuat vito merasa gemas, vito pun langsung mengecup kening citra.


Merasa aman vito kembali melancarkan aksinya, kini dia mulai menciumi pipi citra, dia sempat terkejut saat sedang mencium citra, citra bergerak vito pun langsung berpura-pura tidur agar tidak ketahuan oleh citra kalau dia sedang mencium citra secara diam-diam.


" Huh, hampir saja ketahuan" pikir vito


" Dia bangun apa belum ya, kenapa dia diam saja" ucap vito dalam hati sambil mencoba mengintip apakah citra bangun atau belum.


" Ternyata belum bangun, buat orang terkejut saja" gumam vito


Vito melihat setiap inci wajah citra sambil berkata " Ternyata wanita ini cantik juga, apalagi bibir nya"


Vito pun memberanikan diri untuk menyentuh bibir citra.


" Kenapa bibir nya kelihatan manis sekali ya" ucap vito pelan karena takut citra bangun


Karena penasaran dengan warna bibir citra yang terlihat sangat manis, vito pun perlahan mulai mendekat wajah nya dengan wajah citra, pelan tapi pasti kini jarak antara wajah nya dengan wajah citra hanya beberapa sentimeter saja, tanpa menunggu lama vito pun langsung mencium bibir citra yang sejak tadi sudah menggoda dirinya.


Cukup lama vito mencium bibir citra, dan vito baru melepaskan ciumannya saat dia merasa citra akan kehabisan nafas.


Sesampainya di kamar mandi dia bernafas lega dan berkata " Huh, hampir saja ketahuan, kalau sampai ketahuan kan gengsi"


" Sial, masa cuman mencium bibir nya saja mampu membuat aku sampai seperti ini" ucap vito sambil melihat dirinya sendiri


" Wah, seperti aku harus berendam dengan air dingin ini, kalau tidak aku tidak bisa pergi kemana-mana" ucap vito


Dengan terpaksa akhirnya vito berendam dengan air dingin, padahal masih sangat pagi dan pastinya masih sangat dingin.


Setelah berendam cukup lama, kini saatnya nya vito membersihkan dirinya, karena dia sudah mulai merasa kedinginan.


Sial nya dia tadi lupa untuk mengunci pintu, tiba-tiba saat dia baru akan mengenakan handuk masuklah citra tanpa mengetahui di kamar mandi ada orang atau tidak, dan saat citra melihat ada vito di dalam kamar mandi dia berteriak...


Aaaaaa.....

__ADS_1


Teriakan citra membuat vito terkejut, dan berkata " Kenapa kamu masuk!"


Citra tidak mendengarkan apa yang vito katakan, citra menutupi mata sambil terus berteriak dan melemparkan apa saja yang ada di dekat nya, hal itu membuat vito bingung harus berbuat apa, dia pun langsung berjalan mendekati citra saat sudah sampai di dekat nya vito langsung mencium bibir citra agar dia berhenti berteriak, vito takut hal itu akan membuat orang lain salahpaham dengan situasi saat ini.


Citra terus saja memberontak, vito pun tidak kehilangan akal, dia mendorong tubuh citra ke pintu agar pintu nya tertutup, selanjutnya dia langsung memegang tangan citra agar dia diam, tapi dia masih mencium citra.


Vito menggunakan satu tangan nya untuk memegang tangan citra, dan tangan satu nya dia gunakan untuk memeluk pinggang citra


" Sial, kenapa manusia kutub ini lagi-lagi mencium bibir ku seenaknya saja" pikir citra


" Aduh, mana aku kebelet lagi!" batin citra


Citra pun berusaha untuk lepas dari vito, tapi tenaga nya kalah dengan tenaga nya vito.


" Aduh, sakit banget tangan ku" ucap citra dalam hati


Citra pun memiliki ide, dan dia pun langsung melancarkan aksinya.


Akhirnya ide citra berhasil, vito melepaskan pelukan dan ciuman nya, di saat vito sedang merintih kesakitan citra langsung keluar sambil berkata " Dasar! manusia kutub mesum!"


Vito yang sedang kesakitan akibat kaki nya di injak oleh citra pun tersenyum mendengar perkataan citra.


" Awas saja! lain kali tidak akan saya lepaskan!" ucap vito sambil menahan rasa sakit.


" Hampir saja, tadi aku lepas kontrol" ucap vito


" Tapi, kenapa ya setiap dekat dengan wanita itu aku selalu tidak bisa mengontrol diriku " ucap vito


" Entah lah, yang penting sekarang aku harus berendam air dingin lagi" ucap vito dengan nada kesal


Citra langsung pergi ke kamar nya yang ada di lantai dasar, dia langsung masuk kamar mandi karena dia sudah tidak bisa menahannya lagi.


" Huh, lega!" ucap citra setelah keluar dari kamar mandi

__ADS_1


Citra melihat jam, ternyata masih pagi dia pun memutuskan untuk tidur lagi dan tak lupa dia mengunci pintu kamar nya takut kalau vito akan masuk ke kamar nya.


__ADS_2