
Flashback on.
Setelah mendapat panggilan telepon dari sang mama citra bergegas pergi ke toko kue.
" Selamat datang!" sapa menjaga toko.
" Mau pilih kue apa kak?" tanya penjaga toko.
" Kue tart kak" jawab citra.
" Kue nya ada nama yang sedang berulangtahun tidak kak?" tanya penjaga toko.
" Iya ada kak" jawab citra.
Citra langsung memberitahu penjaga toko siapa nama yang akan di tulis di atas kue tart yang dia beli.
Setelah selesai, citra langsung bertanya " Maaf kak, di toko ini ada layanan antar tidak kak?"
" Kebetulan di toko kami ada kak" jawab penjaga toko.
Citra tersenyum saat mendengar jawaban penjaga toko.
" Ada kertas dan bolpoin tidak mbak?" tanya citra kepada penjaga toko.
" Ada kak, tunggu sebentar ya kak saya ambilkan!" jawab penjaga toko.
Citra hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.
" Ini kak!" kata penjaga toko kue sambil menyodorkan buku kecil dan bolpoin.
Citra mengambil buku kecil dan bolpoin, lalu dia menuliskan ucapan ulangtahun untuk farel.
Selain menulis surat untuk farel, citra juga menuliskan alamat rumah farel agar bisa sampai di rumah farel dengan cepat.
" Oh iya mbak, tolong antarkan kue yang saya pesan ke alamat ini ya mbak!" kata citra sambil menyodorkan sebuah kertas yang berisi alamat rumah farel.
" Baik kak" ucap penjaga toko.
" Mbak, nanti surat ini di taruh di atas kue nya ya mbak!" ujar citra sambil menyodorkan sebuah kertas yang berisi surat yang dia tulis untuk farel.
" Baik kak, ada lagi kak?" ucap penjaga toko.
" Oh iya mbak satu lagi! Nanti jika ada yang bertanya dimana orang yang memesan kue nya, tolong katakan saja orang yang memesan kue ini hanya melalui via telepon dan menyuruh nya untuk mengirim kue ini ke alamat yang sudah di kirim oleh pemesan kue, tolong ya mbak!" ucap citra.
" Soal nya saya mau membuat kejutan untuk sahabat saya yang sedang berulangtahun ini mbak" imbuh nya.
" Baik kak, nanti kami akan menyampaikan pesan anda kepada yang orang yang akan mengirimkan kue ini kepada sahabat anda" ujar penjaga toko.
" Terimakasih banyak mbak. Oh iya! Ini buku dan bolpoin nya mbak" ucap citra sambil mengembalikan buku dan bolpoin yang dia pinjam tadi.
Setelah itu citra membayar kue tersebut dan tidak lupa dia juga memberikan bonus kepada penjaga toko untuk di bagikan kepada teman-teman nya.
Setelah selesai citra langsung pergi ke rumah farel untuk memberikan kejutan kepada farel, dia mengendarai motor dengan kecepatan rata-rata.
Tapi, sebelum itu dia mampir ke penjual bakso untuk mengisi perut nya terlebih dahulu karena tadi dia belum sempat mengisi perut nya.
Setelah selesai makan bakso, citra langsung pergi ke rumah farel karena acara sudah mau di mulai, dan dia memprediksi kue yang dia pesan sebentar lagi akan sampai, oleh karena itu dia langsung menancap gas motor nya agar segera sampai di rumah farel namun, tiba-tiba...
__ADS_1
BRAKKK!!!!
Terdengar suara benturan keras dan tabrakan maut tidak bisa dihindarkan.
Motor citra di tabrak oleh sebuah mobil yang melaju kencang dari arah berlawanan.
Semua orang yang mendengar suara benturan keras langsung pergi ke lokasi untuk melihat dan menolong korban.
Motor citra mengalami kerusakan 50% dan untung saja citra melihat mobil yang melaju kencang kearah nya sehingga saat terjadi tabrakan itu citra bisa langsung melompat turun dari motor nya agar dia terhindar dari tabrakan maut itu.
" TOLONG!!"
Terdengar suara seseorang meminta tolong.
Citra mendengar suara seseorang meminta tolong pun langsung mencoba berdiri meskipun kaki dan tangan nya terluka.
" Sshhtt!! Aku harus bisa menolong orang itu!!" ucap citra sambil berjalan dengan tertatih karena kaki nya terluka.
Tok! Tok! Tok!
Citra mengetuk kaca mobil.
Setelah seseorang yang berada di dalam mobil melihat citra, citra pun memberi isyarat melalui gerakan bibir nya agar seseorang tersebut dapat membuka pintu mobil nya.
Tetapi sayangnya tidak mudah untuk di mengerti oleh orang yang berada di dalam mobil tersebut.
" Bau apa ini?" ucap citra saat mencium bau sesuatu.
Citra lalu melihat sekeliling untuk mencari sumber bau tersebut dan betapa terkejutnya citra saat melihat ada cairan yang keluar dari mobil tersebut.
" Waduh!! Gawat!!" ucap citra.
" Aku harus mencari cara agar bisa membuka pintu mobil ini!!" ucap citra sambil melihat sekeliling untuk mencari sesuatu yang bisa dia pakai untuk memecahkan kaca mobil tersebut.
" Nah! Itu!!" ucap citra sambil tersenyum saat melihat sesuatu yang dia cari.
Citra langsung pergi meninggalkan mobil itu untuk mengambil sesuatu.
Beberapa saat kemudian citra kembali ke mobil tersebut dengan membawa sebuah batu untuk memecahkan kaca mobil tersebut.
" Awas!! Minggir! Saya akan memecahkan kaca pintu mobil nya!!" ucap citra sambil memberikan isyarat kepada seseorang yang berada di dalam mobil tersebut.
" Bismillahirrahmanirrahim!" ucap citra sambil mencoba memecahkan kaca mobil tersebut.
Setelah beberapa kali percobaan, akhirnya....
PRANGG!!!
" Alhamdulillah!" ucap citra saat melihat kaca mobil tersebut telah pecah.
Dengan hati-hati citra mencoba untuk membuka pintu mobil tersebut.
" Ayo!! Cepat keluar!!" ucap citra sambil memegangi kepalanya.
Citra membantu orang tersebut keluar dari mobil dengan selamat.
Saat orang tersebut berhasil keluar dia terkejut saat melihat kondisi citra.
__ADS_1
" Terimakasih sudah menyelamatkan saya" ucap seseorang tersebut.
" Iya sama-sama" ucap citra sambil tersenyum.
Baru saja orang tersebut akan mengajak citra pergi ke rumah sakit namun, citra sudah jatuh pingsan terlebih dahulu sebelum dia mengajak pergi ke rumah sakit.
" TOLONG!!! TOLONG!!!" teriak seseorang tersebut mencari pertolongan.
" Hei! Bangun!!" ucap seseorang tersebut sambil memangku tubuh citra.
Orang tersebut langsung membuka helm citra, dia terkejut karena melihat ada darah yang mengalir di wajah citra.
Tidak lama kemudian para warga datang karena mendengar suara tabrakan tersebut dan segera menolong citra dan korban yang lainnya.
Citra tersadar dari pingsannya saat dia sedang di periksa oleh dokter.
" Dok, dokter pasien sudah sadar!" ucap seorang wanita berpakaian seperti suster.
Mendengar itu, dokter tersebut langsung memeriksa kondisi citra.
" Aku ada dimana?" tanya citra sambil memegangi kepalanya.
" Kamu sekarang ada di rumah sakit" jawab dokter.
" Rumah sakit??" kata citra.
" Iya, kamu mengalami kecelakaan dan Alhamdulillah tidak ada luka yang fatal, hanya saja pelipis kamu terluka tapi itu hanya luka kecil" ucap dokter menjelaskan.
" Tapi kenapa kepala ku sakit ya dok?" tanya citra sambil memegangi kepalanya.
" Mungkin itu karena kepala kamu tadi terbentur benda keras, tapi untungnya kamu memakai helm jadi, kamu tidak sampai mengalami amnesia akibat dari benturan keras pada bagian kepala kamu" jawab dokter.
" Amnesia?!" batin citra.
" Apa aku pura-pura amnesia saja ya, agar aku bisa menjauh dari manusia kutub" ucap citra dalam hati.
" Jika aku pura-pura amnesia kan vito bisa tetap bersama viona, meskipun hati ku pasti akan sangat sakit saat melihat mereka bersama tapi, setidaknya aku tidak menyakiti hati viona" batin citra.
(Citra tidak mengetahui jika vito dan viona itu adalah saudara sepupu).
Citra tersadar dari lamunannya saat melihat wajah dokter yang ada di depan nya.
" Kamu!!" kata citra sambil menunjuk dokter yang ada di depan nya.
" Iya, saya yang tadi kamu tolong" ucap dokter tersebut.
" Pantas saja wajah nya terlihat tidak asing lagi" ujar citra.
" Dokter, aku boleh minta tolong tidak?!" ucap citra
" Minta tolong apa?" tanya dokter tersebut.
" Sini saya akan bisikan kepada anda" ujar citra sambil memberikan isyarat tangan agar dokter tersebut mendekat.
" Apa!!" teriak dokter
" Aku mohon dok, please!!" ucap citra sambil memohon.
__ADS_1
Dengan terpaksa dokter tersebut mengiyakan permintaan dari citra.
Flashback off