Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 125


__ADS_3

Samuel diam-diam melihat ke arah citra.


" Dia kenapa ya?" batin citra .


" Kenapa dia terus melihat ke arah ku ya!?" batin citra


" Memang ada yang aneh ya, sehingga dia terus melihat ku" pikir citra.


Citra merasa bingung dengan samuel yang sejak masuk kedalam mobil dia terus saja melihat kearah nya.


Setelah 30 menit perjalanan akhirnya mereka berdua sampai di depan restoran yang menjadi tempat tujuan mereka.


Samuel langsung turun dari mobil dan berlari ke pintu samping untuk membukakan pintu mobil untuk citra.


" Silahkan!" ucap samuel.


Terimakasih" ucap citra.


" Jadi, ini restoran yang kamu maksud sam?!" ucap citra sambil melihat kearah restoran.


" Ramai juga ya!" imbuhnya.


" Iya, menurut kamu restoran nya bagus tidak?" tanya samuel.


" Kalau di lihat dari luar tempat nya bagus, tempat juga strategis dan tempat ini sangat cocok untuk pengunjung yang suka foto, karena tempat ini banyak banget spot foto yang bagus" jawab citra sambil melihat sekeliling.


" Kita masuk yuk!" ajak samuel.


" Iya" kata citra sambil menganggukkan kepala.


Mereka berdua masuk kedalam restoran tersebut.


" Restoran ini memang biasa nya ramai atau karena restoran ini baru saja di buka, maka nya banyak orang yang ingin mencoba makanan disini!?" ujar citra sambil melihat sekeliling.


" Mungkin karena makanan disini enak maka nya mereka berbondong-bondong datang ke restoran ini untuk makan " ucap samuel.


" Mungkin juga sih" ucap citra sambil mengangguk-anggukkan kepala.


Akhirnya mereka sampai di tempat duduk yang telah di pesan oleh samuel sebelum nya.


" Silahkan!" ucap samuel sambil menarik kursi dan mempersilahkan citra untuk duduk.


" terima kasih "ucap citra sambil tersenyum.


Samuel hanya tersenyum dan mengangguk, lalu dia duduk berhadapan dengan citra.


" waiters" panggil samuel sambil mengangkat tangan.


pelayan itu pun datang dengan membawa buku menu.


mereka berdua pun memilih makanan setelah memilih, waiters tersebut pun kembali.


Setelah waiters tersebut pergi samuel terus menetap vitra tanpa berkedip, hal itu membuat citra merasa risih.


" Dia Kenapa sih, dari tadi terus saja melihat aku tanpa berkedip kan aku jadi risih"


Karena merasa risih ditatap oleh samuel akhirnya citra bertanya "Ada yang aneh ya di wajahku? "

__ADS_1


" Hah! Apa? "Samuel terkejut.


"Ada yang aneh ya di wajahku? " ucap citra mengulangi pertanyaannya.


" Tidak ada yang aneh di wajah kamu " ucap samuel.


" Memang kenapa kok kamu tanya seperti itu?" tanya samuel bingung.


" Tidak ada apa-apa , soalnya dari tadi kamu terus menatapku, aku kira ada sesuatu yang aneh di wajahku "jawab citra.


" sorry ya, kalau aku sudah membuat kamu jadi kurang nyaman "ucap samuel.


" Soalnya malam ini kamu terlihat sangat cantik jadi aku..." belum selesai samuel berkata citra sudah berkata " It's okay. Tidak masalah".


Saat mereka sedang berbincang makanan mereka pun datang.


" Thank you" ucap citra sambil tersenyum.


Pelayan tersebut pun hanya tersenyum dan mengangguk.


Setelah selesai menyajikan makanan nya para pelayan tersebut pergi.


Mereka berdua langsung menikmati makanan yang telah mereka pesan, dan tidak ada obrolan di antara mereka, mereka fokus pada makanan yang ada di depan nya.


Saat citra sedang minum tanpa sengaja mata nya melihat seseorang yang tidak asing lagi bagi nya, hal itu membuat citra terkejut.


" Kenapa dia bisa ada disini?!" batin citra.


Samuel yang sejak tadi terus menatap wajah citra pun penasaran dengan apa yang sedang terjadi dengan citra.


" Kamu kenapa ca?" tanya samuel sambil memegang tangan citra.


" Kamu kenapa?" ucap samuel mengulangi pertanyaannya.


" Aku baik-baik saja" ucap citra


" Jangan sampai orang itu melihat ke arah sini!" ucap citra dalam hati.


" Kita pulang yuk!" ajak citra seperti orang yang sedang ketakutan.


" Kamu kenapa kok kamu seperti orang ketakutan?" tanya samuel saat melihat wajah citra.


" Aku baik-baik saja, kita pulang sekarang yuk!" jawab citra.


" Tapi makanan ku belum habis ca" ucap samuel.


Mendengar ucapan samuel, citra pun mengarahkan pandangan pada piring yang ada di depan samuel, dan benar ternyata makanan samuel masih banyak.


" Makanan dia belum habis lagi!" ucap citra dalam hati


" Aduh! Bagaimana cara nya agar aku tidak ketahuan oleh orang itu" pikir citra.


Citra memiliki sebuah ide.


" Sam, aku mau pergi ke toilet sebentar ya" ucap citra


" Mau aku temani?!" ucap samuel menawarkan diri.

__ADS_1


" Tidak perlu, aku bisa sendiri" jawab citra menolak tawaran samuel.


" Oke! Kalau begitu kamu hati-hati ya" ucap samuel.


" Iya" ucap citra.


Citra pun langsung pergi ke toilet.


Di dalam toilet.


" Kenapa orang itu bisa ada disini sih!" ucap kesal citra.


" Tapi kalau dipikir-pikir, aku kenapa jadi seperti ini ya, dia kan bukan siapa-siapa ku tetapi kenapa seperti orang yang sedang ketakutan" ucap citra.


" Lagipula orang itu kesini bukan berarti untuk mencari aku, mungkin saja orang itu sedang ada pekerjaan di sini" batin citra.


Citra meyakinkan diri bahwa orang yang dia lihat tadi ada di negara yang sama dengan citra mungkin sedang ada pekerjaan dan bukan untuk mencari citra.


setelah merasa tenang citra pun keluar dari kamar mandi, namun sialnya dia tidak sengaja menabrak seseorang saat dia sedang berjalan, dan membuat dirinya terjatuh.


" Aw!.." citra mengaduh kesakitan sambil memegang pantat nya yang sakit.


" Are you okay?" tanya seseorang yang dia tabrak tadi.


Citra terkejut dengan suara seseorang yang ada di depan nya.


" Suara ini!" batin citra mengenali suara seseorang yang sedang berdiri di depan nya.


" Kenapa dia ada disini?" ucap citra dalam hati.


Melihat orang yang depannya diam saja, hal itu membuat mr x penasaran dengan kondisi orang yang bertabrakan dengan nya.


" Are you oke?" ucap mr x sambil berjongkok.


Hal itu membuat citra terkejut, dia pun langsung berdiri dan berlari menjauh dari orang tersebut.


Hal yang di lakukan oleh citra membuat mr x terkejut.


Hosh.... Hosh.... Hosh...


" Untung saja aku tadi langsung lari kalau tidak, aku tidak tahu apa yang akan terjadi padaku" ucap citra sambil terus berlari.


Setelah berlari cukup jauh, citra berhenti sejenak untuk memastikan apakah orang itu mengikuti dirinya atau tidak.


" Alhamdulillah, ternyata orang itu tidak mengejar ku" ucap syukur citra sambil menoleh ke arah belakang.


" Lebih baik aku pulang saja deh, daripada aku kembali lagi dan bertemu orang itu lagi kan bisa bahaya!" ucap citra.


Citra mencari taksi untuk mengantar dirinya pulang ke asrama, tidak lama kemudian ternyata ada taksi yang lewat citra pun langsung masuk kedalam taksi tersebut.


" Kenapa aku bisa ketemu orang itu di depan toilet ya?!" batin citra.


" Apa jangan-jangan orang itu tadi sudah melihat aku, maka nya orang itu mengikuti ku sampai ke toilet!" ujar citra dalam hati.


" Ya, bisa jadi itu!" ucap citra dalam hati.


Saat citra sedang melamun memikirkan kenapa dia bisa bertemu dengan orang itu di depan toilet, tiba-tiba dia teringat jika samuel masih ada di restoran.

__ADS_1


" Astaghfirullahalazim, samuel!" teriak citra.


__ADS_2