Mendadak Menjadi Istri CEO

Mendadak Menjadi Istri CEO
Eps 60


__ADS_3

" Apa mereka pacaran!" batin dokter raka


" Tapi, dia kan katanya tidak punya pacar!" ujar dokter raka dalam hati


Citra yang melihat kedatangan papa nya dia langsung bergegas menuju ke arah papa nya, saat citra melangkah tangan rama ikut ke tarik tangan citra menyebabkan dia hampir terjatuh.


" Ca berhenti dulu, itu nak rama tadi hampir saja jatuh karena tangan nya ke tarik tangan kamu!" ucap oma


Citra yang mendengar nya langsung berhenti dan melihat kearah yang di maksud sang oma, citra terkejut melihat ternyata rama belum melepaskan genggaman tangannya


" Maaf ya kak" ucap citra


" Iya, tidak apa-apa" jawab rama


Rama pun langsung melepaskan genggaman tangannya agar citra bisa pergi ke papa nya.


Setelah genggaman tangannya di lepas, citra langsung menghampiri papa nya dan berkata " Citra mau bicara sama papa!"


" Yasudah, ayo!" ajak papa


Citra dan papa lalu pergi meninggalkan ruangan untuk mencari tempat yang cocok untuk mereka mengobrol.


Akhirnya mereka memilih taman sebagai tempat untuk mereka mengobrol.


Belum sempat citra berbicara papa sudah langsung berkata " Kamu tenang saja, yang penting kamu temani oma untuk menjalani pengobatan di luar negeri"


" Urusan vito nanti papa yang akan urus" imbuh nya


" Kok papa tahu kalau aku mau tanya soal mas vito ke papa?" tanya citra


" Papa tahu dari raut wajah kamu ra" jawab papa


" Masa sih pa?" tanya citra penasaran


" Iya ra" jawab papa


" Pokoknya kamu tidak perlu memikirkan masalah vito, bila perlu kamu tidak usah berpura-pura menjadi devina lagi ra, papa akan bicara yang sebenarnya kepada vito ra" kata papa


" Kenapa papa bilang begitu pa?" tanya citra penasaran


" Karena papa tidak ingin ada anak papa yang tidak bahagia ra" jawab papa


" Papa tidak perlu khawatir, manusia kutub itu sebenarnya tidak seperti yang orang-orang katakan kok pa, hanya saja..." ucap citra tidak meneruskan ucapannya


" Hanya saja apa ra?" tanya papa


" Hanya saja, apa orang itu tidak akan diam saja jika dia tahu papa membohongi dirinya" ucap citra dalam hati


Papa melihat citra diam saja tidak menjawab pertanyaan dari dirinya pun menepuk bahu nya sambil memanggil namanya " Citra!"


Citra terkejut dan tersadar kembali dari lamunannya

__ADS_1


" Iya, ada apa pa?" tanya citra


" Hanya saja apa ra?" tanya papa


" Maksud papa?" tanya citra kembali karena dia bingung dengan pertanyaan yang diajukan oleh papa nya


" Maksud papa, tadi kamu bilang kalau vito itu tidak seperti yang orang-orang katakan hanya saja, terus kamu tidak melanjutkan ucapan kamu itu ra" jawab papa


" Maka nya papa tanya sama kamu, hanya saja apa ra?!" ujar papa


" Oh, kalimat itu yang papa maksud" kata citra


" Iya ra" kata papa


" Hanya saja, apa manusia kutub itu akan menerima penjelasan dari papa" ujar citra


" Iya papa belum tahu juga sih ra, mudah-mudahan saja dia mau menerima penjelasan dari papa ra" jawab papa


" Amin" ucap citra sambil mengusapkan tangannya ke wajah nya


" Oh iya pa, oma kapan akan di bawa ke luar negeri nya?" tanya citra


" Hari ini ra, maka nya kamu harus mengemas barang-barang yang akan kamu bawa selama kamu disana" jawab papa


" Citra tidak mau pulang pa, nanti citra akan minta tolong ibu untuk mengemas barang-barang yang aku butuhkan selama disana pa" ucap citra


" Yasudah, terserah kamu saja ra" kata papa


" Iya papa dan mama ikut ke sana juga ra" jawab papa


" Papa tentu saja ikut ke sana ra, karena informan papa mengatakan kalau dia melihat devina ada di negara yang akan kita datangi ra" ucap papa dalam hati


" Yasudah, sekarang kamu tidak perlu sedih lagi, karena sekarang ada papa dan mama yang selalu ada di samping kamu untuk merawat oma" ucap papa


" Iya pa, terimakasih ya pa, karena papa sudah mau meluangkan waktu untuk datang ke rumah sakit" ucap citra sambil memeluk papa


" Iya sama-sama sayang" jawab papa sambil mengelus kepala citra


Dari kejauhan, terlihat seseorang sedang memperhatikan bapak dan anak yang sedang berpelukan.


" Kenapa aku merasa senang melihat mereka akrab seperti itu ya?!" gumam seseorang tersebut


Orang itu pun langsung meninggalkan bapak dan anak yang sedang berpelukan, dia pun melanjutkan perjalanan menuju tempat tujuan nya sejak awal.


" Ternyata aku bisa merasakan pelukan hangat dari papa disaat aku sedang membutuhkan seseorang untuk memberikan semangat untuk aku" ucap citra dalam hati


Cukup lama citra memeluk papa nya


" Yasudah, sekarang kamu tidak perlu khawatir lagi ya!" ucap papa


" Iya pa" jawab citra sambil melepaskan pelukannya

__ADS_1


" Sekarang papa mau kembali ke ruangan oma lagi ya" ucap papa


" Iya pa, citra boleh kan pa kalau di sini sebentar lagi?" tanya citra


" Iya tentu saja boleh dong sayang" jawab papa


" Terimakasih ya pa" ucap citra


" Iya sama-sama sayang" jawab papa


" Yasudah, papa kesana dulu ya" ucap papa


" Iya pa" ucap citra


Sebelum pergi papa mengecup kening citra, hal itu membuat citra terkejut dengan sikap papa yang tiba-tiba mengecup kening nya.


Citra pun langsung menyentuh kening nya dan berkata " Tumben papa cium kening ku, biasanya cuman kakak saja yang di cium keningnya oleh papa!"


Citra pun bersyukur karena kini papa nya mulai menyayangi diri nya.


Setelah papa nya pergi citra menghubungi seseorang.


* Mode telepon on *


" Halo!" ucap citra saat seseorang di seberang sana sudah mengangkat panggilan telepon dari nya


" Bagaimana, apa sudah ada informasi terbaru?" tanya citra


" Oke! Kita ketemu di kafe depan rumah sakit kasih bunda!" ucap citra


Setelah mengucapkan lokasi pertemuan nya dengan seseorang dia pun langsung memutuskan sambungan telepon.


Citra langsung pergi ke ruangan sang oma untuk minta ijin untuk pergi sebentar.


Dari kejauhan citra seperti melihat seseorang yang tidak asing lagi bagi dia.


" Orang itu siapa ya?" batin citra


" Kenapa aku merasa tidak asing lagi dengan orang itu ya?!" ujar citra dalam hati


Karena penasaran citra mempercepat langkahnya agar dia lebih dekat dengan orang tersebut, betapa terkejutnya citra saat mengetahui siapa orang yang sedang berdiri di depan ruangan oma nya.


" Manusia kutub!" ucap citra terkejut


Citra pun langsung menghentikan langkahnya saat melihat vito yang ada di depan ruangan oma nya.


" Mau apa dia ke sini?" tanya citra dalam hati


" Aduh! jangan-jangan papa sudah bilang ke orang itu lagi!" gumam citra


Saat citra sedang dilanda kebingungan apakah papa nya sudah memberitahu vito atau belum.

__ADS_1


Saat citra melihat papa nya berjalan mendekati vito, citra langsung berlari menuju dimana vito berada, tapi disaat citra belum sampai papa nya sudah hampir mengucapkan sesuatu, hal itu membuat citra merasa panik.


__ADS_2