
Flashback on
Setelah kembali dari toilet, citra melihat vito sedang berbicara dengan seseorang melalui sambungan telepon.
" Manusia kutub sedang menelepon siapa ya, kenapa dia senyum-senyum! Tidak seperti biasa nya!" batin citra.
Karena penasaran citra pun berjalan mendekati vito yang sedang asik berbicara dengan seseorang melalui sambungan telepon, tanpa di ketahui oleh vito.
Saat jarak citra hanya terhalang satu meja sama, tiba-tiba citra teringat sesuatu.
" Apa jangan-jangan dia sedang berbicara dengan orang yang tadi menelepon dia ya?!" batin citra.
Citra langsung menghentikan langkahnya, dan berpikir " Jika memang benar dia sedang berbicara dengan seseorang yang sejak tadi terus menghubungi nya, sebaiknya aku pulang saja daripada nanti kehadiran ku akan mengganggu mereka".
Citra pun langsung pergi meninggalkan restoran tersebut dan dia pergi ke asrama nya,
Saat di perjalanan, citra terus memikirkan apakah nama yang tadi menelepon vito itu adalah nomor yang sama dengan nomor seseorang yang dia kenal.
Flashback off.
Kini citra sudah berada di asrama di dekat kampus nya.
Dia langsung membersihkan dirinya, agar segar kembali setelah seharian penuh beraktivitas.
Setelah selesai dengan rutinitas mandi nya, citra langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur yang beberapa hari terakhir ini dia tinggal.
Hari ini citra tinggal seorang diri di kamar asrama karena teman sekamar nya karena mereka sedang pulang ke negaranya masing-masing.
" Tadi kenapa nama yang tertera di layar handphone nya manusia kutub, itu sama seperti nama yang menjadi nama panggilan kesayangan viona ya?" ucap citra sambil mengingat nama seseorang yang tadi menelepon vito.
" Ini hanya sebuah kebetulan saja atau foto yang ada di handphone viona itu memang manusia kutub?!" ujar citra.
" Jika memang itu nomor nya viona, terus hubungan antara mereka itu apa? Apakah saudara atau kekasih nya!" ucap citra.
" Atau mungkin istrinya!" imbuhnya.
" Istri nya? Tunggu dulu, bukan nya manusia kutub itu sudah menikah dengan angel kan? Lah terus hubungan antara manusia kutub dan viona itu apa?!" ucap citra berbicara sendiri.
Saat citra sedang berbicara sendiri, tiba-tiba terdengar suara handphone nya berdering, dia pun langsung melihat siapa yang sedang menghubungi dirinya.
" Farel?!" Citra terkejut saat melihat nama sahabat nya tertera di layar handphone nya.
" Tumben dia menghubungi ku? Ada apa ya?" kata citra penasaran.
Karena penasaran, citra pun langsung menerima panggilan telepon dari sahabat nya itu.
...* Mode telepon *...
" Assalamualaikum, ada apa rel?" tanya citra.
" Walaikumsalam ca" jawab farel.
__ADS_1
" Sekarang kamu ada di rumah tidak ca?" tanya farel belum mengetahui jika citra sudah berangkat ke London.
" Aku sekarang sudah berangkat ke London rel" jawab citra
" Hah! Kamu sudah berangkat ke London! Kapan ca?!" kata farel terkejut saat citra mengatakan jika dirinya sudah berangkat ke London.
" Tadi pagi rel" jawab citra.
" Tadi pagi??" kata farel tidak percaya dengan jawaban citra.
" Iya rel" jawab citra.
" Berarti tadi waktu aku mengirim pesan ke kamu, kamu sudah ada di London ca?!" kata farel.
" Iya rel, tadi saat kamu mengirim pesan kepada ku, aku sudah sampai di London rel" jawab citra.
" Kamu serius ca?! Terus kenapa kamu tidak memberitahu aku!" ujar farel.
" Kan kamu tidak bertanya rel, ya aku tidak bilang rel" kata citra.
" Iya juga sih!" kata farel mengingat jika tadi dia tidak bertanya kepada citra.
Mendengar perkataan farel, citra tersenyum senang karena dia bisa menang dari farel.
" Oh iya rel! Omong-omong kamu kenapa mencari aku rel?" tanya citra mengalihkan pembicaraan.
" Tadi nya aku mau mengajak kamu pergi, eh ternyata kamu sudah berangkat" jawab farel.
" Kamu mau mengajak aku pergi kemana rel?" tanya citra antusias.
" Malam-malam untuk apa pergi ke rumah pohon rel?" tanya citra penasaran.
" Aku sedang ingin pergi ke rumah pohon saja ca" jawab farel.
" Yasudah, begini saja rel, bagaimana kalau aku pulang ke Indonesia kita pergi ke rumah pohon rel!" ujar citra memberikan solusi.
" Yasudah iya deh! Memang kamu kapan pulang nya ca?" jawab farel.
" Belum tahu rel" kata citra.
Saat citra dan farel sedang mengobrol melalui sambungan telepon, tiba-tiba ada yang memanggil farel.
" Ca, sudah dulu ya! Aku di panggil teman ku!" ujar farel.
" Iya rel, aku juga mau tidur soalnya aku sudah sangat mengantuk" jawab citra.
" Assalamualaikum ca" ucap farel.
" Walaikumsalam rel" jawab citra sambil mengakhiri sambungan telepon.
Setelah mengakhiri sambungan telepon, citra langsung memejamkan mata nya karena dia sudah sangat lelah.
__ADS_1
Benar saja, tidak butuh waktu lama bagi citra untuk pergi ke alam mimpi.
Cahaya matahari menerobos masuk kedalam kamar melalui jendela kamar.
Citra bangun dengan badan yang segar kembali, citra langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Setelah selesai, citra pergi mencari sarapan untuk mengisi perut nya.
Dia pergi ke restoran yang ada di depan kampus nya, sesampainya di restoran tersebut langsung memesan makanan.
Tidak lama kemudian pesanan dia datang, citra pun langsung menyantap makanan yang dia pesan.
Setelah selesai makan, citra pergi ke kampus untuk bertemu dengan dosen.
Disisi lain
Vito masih mencari citra sejak semalam suntuk belum juga ketemu, dia pun mulai merasa takut jika citra pergi meninggalkan dirinya lagi.
" Ra, kamu pergi kemana? Kenapa kamu meninggalkan ku ra!" ucap vito.
" Apa jangan-jangan dia pergi ke kampus ya?!" pikir vito.
Vito pun langsung pergi ke kampus citra untuk mencari keberadaan citra disana.
Sesampainya di kampus citra, vito langsung pergi ke ruang dosen yang hari ini akan di temui oleh citra, dan benar dugaan nya, citra sekarang sedang berada di ruangan dosen yang menjadi tempat tujuan vito.
" Excuse me!" ucap vito sambil berjalan memasuki ruangan tersebut.
Deg!...
Citra terkejut saat mendengar suara seseorang.
" Kenapa suara nya mirip dengan manusia kutub!" batin citra
Mendengar ada seseorang yang datang Mr carlos melihat kearah pintu masuk dan langsung berkata " Mr elvito!!" sambil berjalan kearah pintu.
" Welcome! Mr elvito!" ucap mr Carlos sambil berjabat tangan dengan vito.
" How are you long time no see?!" ucap mr Carlos.
" I'm fine" jawab vito dingin.
" Please sit down, sir!" ucap Mr Carlos.
" Thanks, but it looks like you're busy" ucap vito dingin.
" Not busy sir, he is just one of my student" jawab Mr Carlos.
Citra yang sudah selesai membereskan berkas nya pun langsung berdiri dan berjalan mendekati dosen nya, lalu berkata " Then i will go to class first sir, axcuse me"
Mr Carlos hanya menganggukkan kepalanya, setelah mendapat ijin dari Mr Carlos citra langsung pergi meninggalkan ruangan sang dosen.
__ADS_1
Saat citra sudah sampai di depan pintu, tiba-tiba...
" Tunggu!!!"