
''Gea, besok kamu tetap bekerja di perusahaan. Dan untuk Brian, besok Papa akan mengumumkan dirimu sebagai wakil direktur yang akan membantu hyung mu di kantor.''
''Iya Pah.''
''Oh ya Gea, Om juga akan mencari posisi lain untukmu.''
''Tidak usah, Om. Posisi itu sudah pas untuk saya. Saya akan tetap bekerja tapi juga dengan posisi yang sama. Menjadi salah satu bagian dari Dirgantara grup saja sudah cukup, Om.''
''Oke baiklah, Om hargai keputusanmu.''
''Terima kasih ya Om, Tante untuk semua kebaikan kalian. Maaf untuk sikap saya selama ini.''
''Gea, kamu tidak salah, sayang. Kami juga tidak marah sama kamu.'' Ucap Nyonya Dira.
Satu minggu kemudian....
Brian kini telah kembali menjadi dirinya sendiri, memakai kembali nama Dirgantara. Gea juga kembali ke kontrakannya dan kembali bekerja di perusahaan keluarga Dirgantara. Kehadiran Brian pagi itu membuat semua karyawan terkejut. Karena generasi terakhir Dirgantara, akhirnya keluar juga. Arsen mengadakan acara penyambutan Brian sekaligus pengumuman sebagai wakil direktur perusahaan. Sembari Brian menggodok inovasi untuk bisnisnya sendiri. Gea yang hadir disana pun ikut bangga dan bahagia.
"Eh Gea, pacar elo mana? Namanya bisa sama ya sama Tuan muda Brian. Tapi tentu saja beda kelas sih," bisik Fani yang berdiri disamping Gea. Gea hanya tersenyum menanggapi ocehan Fani. Setelah acara penyambutan selesai, para karyawan kembali ke ruangan masing-masing. Tentu saja mereka saling berkasak-kusuk tentang Brian yang tak kalah tampan dari Kakaknya. Arsen lalu mengajak Brian keruangannya.
"Terima kasih hyung untuk acara penyambutannya."
"Sama-sama. Penyamaranmu kan sudah selesai jadi mereka semua harus tahu. Aku juga senang akhirnya masalahmu dengan Gea selesai." Ucap Arsen sambil menepuk pundak adiknya itu.
''Hyung kan juga banyak membantuku selama ini.''
''Tapi aku tidak menyangka kalau kamu bisa senekat itu.''
''Gea sudah membuat ku gila, Hyung. Aku sungguh gila padanya.''
''Ya, ya, ya, akhirnya playboy ketemu pawangnya juga.''
Saat jam makan siang, Brian melenggang seenaknya menuju ruangan Gea. Semua orang menyapa Brian dengan hormat, terutama Fani. Mereka semua tampak bingung karena Brian langsung menghampiri meja Gea.
''Baby, kita makan siang yuk?" ajak Brian dengan kerlingan manja. Sontak, apa yang Brian katakan pada Gea, membuat satu ruangan merasa terkejut dengan tidak percaya. Apalagi Fani, yang selama ini begitu merendahkan Gea.
"Brian, kamu ini apa-apaan sih?'' Gea merasa malu.
''Why beib? Kamu milikku! Ayo!" ulangnya lagi sambil menggandeng tangan Gea. Gea merasa tidak enak dengan semuanya. Semua mata menatap Gea penuh selidik.
__ADS_1
"Aku adalah Brian si cupu yang dulu. Yang selalu bersama Gea. So, kalian jangan heran ya. Aku sudah menemukan gadis yang mencintai kekurangan. Jadi aku harap kalian juga bersikap baik pada gadisku ini, oke?'' tegas Brian. Ucapan Brian membuat mereka semua terkejut, terutama Fani.
''What? Jad-jadi dia Brian si cupu itu? Oh bisa-bisanya aku terkecoh. Sialan!'' Fani merutuk dalam hati. Dan sejak saat itu mereka semua baik kepada Gea. Ya meskipun awalnya mereka sudah baik tapi mereka bersikap lebih baik lagi.
...****************...
Beberapa bulan kemudian.... Sheena dengan ditemani oleh Arsen, sedang berada di ruang operasi. Ya, jadwal operasi cesar untuk baby twins. Arsen berusaha tenang untuk mendampingi Sheena.
''Sayang, kita berjuang bersama ya. Aku akan menemani kamu.'' Bisik Arsen tepat ditelinga Sheena.
"Iya sayang. Aku sedikit takut."
"Jangan takut! Semuanya pasti akan baik-baik saja. Baby twins kita juga akan berjuang bersama dengan kita.'' Arsen mencium kening Sheena. Dan kesadaran Sheena perlahan telang hilang. Sementara semua keluarga menunggu di luar dengan perasaan cemas yang luar biasa. Semua berdoa untuk keselamatan Sheena dan juga bayi kembarnya.
Beberapa jam kemudian... Rasa cemas yang dirasakan Sheena dan Arsen juga semua keluarga, berangsur hilang begitu saja. Berganti dengan suasana ceria yang begitu bahagia.
''Oh gemasnya cucu Grandma.'' Ucap Nyonya Sofi yang tengah menggendong salah satu dari si baby twins.
''Selamat ya Sofi, akhirnya kamu jadi Oma. Mana langsung dua lagi.'' Sahut Nyonya Dira yang menggendong satu lagi baby twins Sheena.
''Selamat ya Darwin, Pak Ammar. Kalian akhirnya punya cucu." Sahut Tuan Keenan.
''Selamat untuk kita semua Tuan. Kita para Ayah telah menjadi Kakek.'' Ucap Tuan Ammar.
''Ayah, Ibu dan Sinta mana?'' tanya Sheena.
''Sudahlah Nak, kamu tidak usah memikirkan mereka ya. Kamu tahu mereka bagaimana.''
''Iya tapi Sheena juga ingin Ibu disini.''
''Sudah, jangan bersedih. Disini ada Ayah dan juga Papa-Mama kamu, Nak. Kamu sudah paham betul sifat mereka berdua.''
''Iya sayang, apa yang dikatakan Ayah benar sekali. Kamu harus fokus pada pemulihan ya." Ucap Arsen sambil membelai lembut kepala Sheena.
''Eonni, ada aku disini juga. Aku bahagia sekali akhirnya punya dua keponakan sekaligus." Sahut Belinda.
''Sheena, ada aku, Kakakmu juga. Selamat ya adikku, akhirnya kamu menjadi Ibu juga. Aku akhirnya punya dua keponakan yang sangat lucu dan menggemaskan.'' Sahut Arthur.
''Jadi hyung, siapa nama keponakan kembarku ini?'' sahut Brian, si bontot.
__ADS_1
''Baby boy ku bernama Prince Nicholas Oliver Dirgantara. Dan baby girl ku bernama Princess Grizelle Levronka Dirgantara. Panggilannya terserah kalian saja. Mau Prince atau Princess juga boleh.''
''WOW! Nama yang sangat bagus. Baby Prince and baby Princess, good. Itu panggilan terbaik sih.'' Ucap Brian.
''Papa juga setuju. Prince dan Princess, nama yang bagus. Mereka berdua mewarisi ketampanan dan kecantikan orang tuanya.'' Ucap Tuan Darwin. Kelahiran Baby Prince dan Princess disambut penuh dengan suka cita.
Arsen juga mengadakan syukuran kecil dirumah untuk menyambut kedatangan baby twinsnya. Suasana yang hangat dan kekeluargaan dalam keluarga kecil mereka sangat terasa. Arsen dan Sheena masih tidak menyangka bahwa hubungan keduanya sudah sampai di titik ini.
''Sayang, terima kasih sudah memberiku dua buah hati sekaligus. Apalagi laki-laki dan perempuan sekaligus. Aku bahagia sekali.''
''Sama-sama sayang. Ini adalah anugerah terindah dari Tuhan. Jadi kita harus kompak menjaganya.''
''Pasti sayang.''
DUA BULAN KEMUDIAN...
Kabar kehamilan Belinda sudah tersebar pada seluruh keluarga. Arthur sangat bahagia karena akhirnya Belinda hamil juga setelah keduanya cukup bersabar selama berbulan-bulan.
''Sayang, aku bahagia sekali. Akhirnya aku hamil.''
''Tuh kan, memang kemarin belum saatnya sayang. Aku pun tidak menuntutmu lebih. Sedikasihnya saja sama Tuhan. Kamu terlalu khawatir.''
''Ya siapa coba yang tidak sedih. Eonni saja bisa hamil secepat itu. Aku juga takut kalau kamu akan pergi meninggalkan aku.''
''Huft, pikiran buruk macam apa itu? Masa iya aku meninggalkanmu begitu saja. Sudah ya sayang, kamu harus sehat-sehat. Aku bahagia sekali akhirnya Tuhan memberi kepercayaan untuk kita. Tapi yang lebih membuatku bahagia adalah kembalinya senyum istri aku ini.'' Peluk erat Arthur.
''Kamu memang suami terbaik. I love you sayangku.''
''I love you more sayang.''
Dan keesokan harinya, semua keluarga telah berkumpul di kediaman rumah milik Gea. Disebuah rumah sederhana itu, acara pertunangan segera di mulai. Brian sudah berhasil membuktikan bahwa dirinya mampu mengembangkan bisnis baru bersama Gea. Tuan Keenan merasa bangga dengan pencapaian putra bungsunya itu. Ya, Brian dan Gea sepakat menikah dua tahun lagi. Menunggu usia keduanya benar-benar siap dan matang. Acara yang digelar secara sederhana itu berjalan penuh khidmat. Gea tampak cantik dengan balutan kebaya abu-abu dan sanggul modernnya. Membuat Brian pangling melihat wanita pujaan hatinya.
''Kamu cantik sekali, Gea.''
''Kamu juga selalu tampan. Terima kasih ya sudah menerima semua kekuranganku, Brian.''
''Justru aku yang berterima kasih karena sudah menerima ku apa adanya.'' Ucap Brian sambil mengecup punggung tangan Gea. Semua keluarga berbahagia pada hari itu. Dan akhirnya Sheena, Belinda dan Gea mendapatkan sosok suami sempura seperti Arsen, Arthur dan juga Brian. Mereka semua hidup bahagia dan saling berdampingan untuk menerima kekurangan satu sama lain dan saling menyempurnakan.
~**THE END**~
__ADS_1
Terima kasih untuk para reader yang sudah setia dan sabar untuk mengikuti kisah Arsen dan Sheena sampai detik ini. Apalagi setelah banyak sekali liburnya, hehehehe... Oh ya untuk Gea dan Brian memang sengaja author sampai di pertunangan saja. Ada kemungkinan bakal ada sekuelnya. Di tunggu saja ya 😁 Sekali lagi terima kasih dan maafkan author kalau banyak salah-salah kata ya. Love you all 😘😘😘