
...🥀🥀🥀...
...Kehidupan ku ini suram namun semuanya sirna setelah kehadiran mu....
...~Princess Endut~...
...•...
...•...
...Jangan lupa untuk memberikan vote dan komen. ...
...•...
...•...
...Tandai jika ada kesalahan penulisan. ...
...•...
...•...
...🥀🥀🥀 ...
Weva melangkah menaiki anakan tangga ketika dirinya telah tiba di tempat sesuai Ken tujukan pada kartu alamat yang rupanya adalah tempat gym Ken, yah Tempat yang sama dimana weva dan Wiwi pernah malu karena baju yang keduanya kenakan terlalu terang, hah lagi dan lagi weva mengingat sahabat cerewetnya itu.
Oh Wiwi tunggu sampai weva langsing ! Setelah itu kita bisa sama-sama lagi. Lagi pula bagi weva, Wiwi tak seburuk apa yang Ken pikirkan. Ken tak tau betapa serunya memiliki sahabat cerewet seperti Wiwi.
__ADS_1
Langkah weva terhenti ketika dirinya telah tiba di depan pintu kaca tembus pandang. Baru saja weva ingin menyentuh ganggang pintu itu tiba-tiba pintu di dorong oleh orang-orang membuat weva dengan cepat menyingkir.
Weva mengkerutkan alisnya menatap heran pada pengunjung tempat gym itu yang nampak melangkah keluar dari ruangan.
Apakah tempat gym nya sudah tutup hingga semuanya keluar atau bagaimana ?.
Weva kini melangkah masuk kedalam ruangan dengan tatapan yang was-was menatap ke segala arah, tak ada orang di sini.
"KEN !" Teriak weva.
Weva kembali menoleh ke segala arah dan tetap saja ia tak menemukan siapa pun di sini. Apakah Ken si pria monyet pemanjat tiang listrik itu kembali mengerjainya.
"KEEEEN !!!!".
"HELLO ADA ORANG NGGAK SIH ?" Teriak weva.
Weva menoleh mendapati Ken dengan sebuah ember di permukaan lantai.
"Dari mana ajah Lo ?" Tanya Ken.
"Da...dari...".
"Lo telat dua detik !" Ujar Ken setelah menatap permukaan jam di tangannya.
Ken kembali menatap weva dengan sorotan mata ciri khasnya yang tajam membuat weva menelan ludah.
"Bersihkan ruangan ini dan....".
__ADS_1
"Aa..." weva menghentikan gerakan bibirnya ketika ia berniat untuk membantah ujaran ken, namun Ken dengan cepat menunjuk ke arahnya. Ini benar-benar sebuah ancaman.
"Daaaan pel yang bersih ! Setelah itu gue tunggu Lo di depan !" Ujar Ken lalu berpaling pergi meninggalkan weva yang nampak melongo.
"Tapi kan weva cuman telat dua detik Ajah Ken, masa harus di hukum berat kayak gini ?" Ujar weva tak terima sembari menatap punggung Ken yang semakin menjauh.
Weva menghembuskan nafas yang cukup panjang membuat sorot matanya menatap ke arah pantulan cermin besar dimana tubuh gendutnya terlihat jelas di sana.
"Apa ?".
"Ini itu semua karena kamu !" Tunjuknya jahat pada dirinya sediri di pantulan cermin yang berada di hadapannya.
"Itu semua karena kamu ! Siapa suruh kamu gendut !, Coba Ajah weva langsing pasti ceritanya nggak kayak gini !".
Weva meringis mengeluarkan suara tangisan seakan sedang menangisi nasib buruknya yang penuh dengan penderitaan ini.
"Ayo wev semangat !!!!".
"Ini demi tubuh yang langsung, HIDUP LANGSING !!!!" Teriak weva semangat 45 yang membara lalu meraih ganggang pel yang telah Ken bawa dan memulai semua tugasnya.
Untuk pertama kalinya bagi wanita princess bertubuh gendut ini melakukan hal seperti ini, yah bahkan kuku weva pun tak pernah ia potong sendiri melainkan atas bantuan para pelayan yang setia mendampinginya.
Weva nampak begitu semangat mengepel lantai yang nampak bersih sedari awal weva datang ke tempat gym ini.
Weva menghentikan gerakan tangannya yang menarik mundurkan ganggang pel dan beralih menatap wajah nya di pantulan cermin.
Â
__ADS_1
"Kasian banget sih kamu wev ! Udah gendut, jelek, teraniaya lagi !" Sedihnya.