Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek

Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek
107.


__ADS_3

" Assalamualaikum."


" Walaikum salam."


" Kalian lihat saja, orang ini akan membantu saya menghancurkan pesantren ini."


" Mari silahkan pak Wisnu, bapak tahu aja saya di sini. Ini siapa?." ucap Kyai Salman.


" Iya pak Kyai, ini namanya Pak Gilbert dia adalah pengacara."


" tuh lihat pak kyai, mereka tahu saya sedang di zolimi. Makanya sekarang mereka mau membantu saya." ucap Kyai Salman sombong.


" Maaf kyai Salman saya kesini bukan mau menemui anda."


" Terus..."


" Saya ke sini mau menemui Gus Azam dan. juga Athar.'


" Kok bisa begitu."


" Kyai Salman nggak tahu."


" Tunggu saya jadi binggung."


" Pak Khairul adalah besan dari Gus Azam, Anaknya Gus Azam menikah dengan putranya pak Khairul."

__ADS_1


" apa..." ucap Kyai salman kaget.


" Iya memang kyai Salman nggak tahu."


Kyai Salman hanya menggeleng lemah


" Kenapa aku nggak tahu." gumam Kyai Salman dalam hati.


" Oh iya, kyai Ibrahim Gus Azam. Kedatangan saya kesini mau mengantar pengacara yang di utus oleh pak Khairul untuk membantu Alif. "


" Oh iya pak Wisnu bisa langsung ke Athar saja."


" Maaf pak Wisnu, kok pak Khairul mengirim pengacara untuk ustad Alif. Memang apa hubungannya?." ucap kyai Salman yang masih penasaran.


" Alif, Athar dan Shema adalah anak angkat pak Khairul. Makanya dia langsung menelpon saya untuk mencarikan pengacara untuk Alif." jelas om Wisnu.


" Maaf pak kyai, Gus Azam dan yang lainnya. Pak Gilbert dan saya sudah datang ke kantor polisi dan juga mempelajari kasusnya. Jadi mulai saat ini silahkan langsung komunikasi dengan pak Gilbert." ujar om Wisnu.


" Kalau saya sama Azam menyerahkan semuanya ke Athar." ucap Kyai Ibrahim.


Akhirnya Athar pun berkomunikasi dengan pak Gilbert. Dan mereka menuju ke kantor polisi, sedangkan Shema pergi ke rumah sakit bersama Zafra dan juga umi.


Sedangkan kyai Salman dan rombongan juga memilih meninggalkan pesantren. Mereka pasrah saat tahu berhadapan dengan siapa?. Kyai Salman selama ini di percaya oleh pak Khairul untuk mengawasi perkebunan kelapa sakit. Begitu juga dengan pesantren di bangun oleh pak Khairul dan di percayakan kepada orang tua istrinya kyai Salman. Karena beliau sudah meninggal jadilah kyai Salman yang sekarang mengelola.


Sedangkan pak Khairul sebenarnya sudah tahu kelakuan anaknya kyai Salman. Pak Khairul sempat geram saat dia tahu ternyata dia meminta Ustad Gibran untuk menjadikan madunya atau menyuruh menceraikan istrinya. Tapi beruntung mereka mau menurut untuk pindah ke Jepang untuk sementara waktu. Dan dari situ pak Khairul menyuruh orang untuk memantau anaknya Kyai Salman.

__ADS_1


Dan benar saja sekarang anak angkatnya ustad Alif hampir saja terkena jebakannya. Maka dari itu pak Khairul meminta om Wisnu untuk menyuruh pengacaranya untuk membantu ustad Alif. Dan pak Khairul juga meminta om Wisnu memberi pelajaran kepada kyai Salman agar tak semena-mena.


Sebelum ikut ke rumah sakit dengan shema dan umi. kakek, nenek, Abi, umi, om Zidan, Tante Mala, om Zaki dan Tante Aisyah berbicara dengan Zafra.


" Nak kenapa kamu meninggalkan kelas?.' tanya kakek lembut.


" Sebenarnya kek kenapa Zafra memilih meninggalkan kelas dan datang ke aula pertemuan. Jujur dua Minggu yang lalu Syifa menemui Zafra dan meminta untuk Zafra mundur. Saat itu Zafra nggak mau dia marah dia bilang kalau kak Alif akan jadi miliknya. Dan dia akan meminta kyai Salman untuk menekan keluarga kita biar pertunangan Zafra dan kak Alif batal. Dan tak lama dia menelpon Kyai Salman dan kyai Salman malah mendukung anaknya. Makanya Zafra mutusin buat keluar kelas, Zafra cuma mau nunjukin ke kyai Salman boleh sayang sama anaknya. Tapi tidak dengan menyakiti orang lain dan memaksa kehendaknya." ujar Zafra.


" Baik kali ini kakek maafin kamu, Tapi lain kali jangan ya nak. Bagaimanapun kyai Salman orang tua? Kalau kamu mau berpendapat alangkah lebih baik kamu bilang terlebih dahulu ke kami. Biar nanti kami yang akan menyampaikan, Zafra paham kan." ujar kakek lembut.


" Paham kek, Zafra minta maaf."


" Ya sudah Abi dan yang lain sudah memaafkan!. Begini nak melihat kondisi Alif saat ini dengan kejadian yang semalam. Jadi kami memutuskan untuk menikahkan kalian, Bagaimana menurut kamu Zafra? Abi tahu kamu memikirkannya sekolah kamu. Tapi dengan kejadian semalam alangkah baiknya di segerakan. Lagi pula semua orang tahu kalian sudah bertunangan dan mereka pasti mengerti kalau kamu dan Alif menikah walaupun masih sekolah. Kami rasa kasus semalam sudah menyebar."


Zafra berpikir sejenak


" Kalau menurut kalian itu yang terbaik buat Zafra, Zafra nggak apa-apa. Tapi Abi Bagaimana dengan mas Iqbal masa mas Iqbal di langkah dua kali. Apalagi Mas Iqbal kan kemarin baru patah hati karena wanita yang di ajak ta'aruf sama mas Iqbal memilih mengkhianati mas Iqbal." ucap Zafra sedih.


Jujur dia nggak ingin melangkahi kakak laki satu-satunya. Zafra nggak mau melihat mas Iqbal sedih karena belum mendapatkan jodoh. Walaupun Zafra yakin kakaknya sudah move on setelah bertemu dengan sepupu bang Gibran.


" Nanti sebelum Abi bicara dengan Alif Abi akan bicara dengan kakak kamu. Jadi jangan khawatir insyaallah mas Iqbal mengerti."


" kalau mas Iqbal nggak apa-apa, Zafra juga nggak apa-apa bi."


" Ya udah sekarang ganti baju kamu kan mau ikut ke rumah sakit."

__ADS_1


Zafra pun pergi berganti pakaian dan pergi ke rumah sakit


__ADS_2