
Setelah acara tujuh bulanan Khayra langsung berburu barang-barang bayi.
Entah kenapa makin kesini Khayra makin merasa bawa Dania akan melahirkan bayi laki-laki. Makanya Khayra selalu tertarik dengan semua yang berbau untuk bayi laki-laki.
Seperti saat ini Khayra sedang pergi ke mall menemani si bungsu Zafira. Mereka berdua pasti akan masuk ke toko baby untuk melihat lihat barang-barang yang lucu.
Khayra juga menyiapkan banyak mainan untuk calon cucunya di rumah. Biar saat Cucunya nanti main ke rumah punya banyak mainan.
*****
Usia kandungan Dania sudah memasuki usia sembilan bulan dan menurut perkiraan dokter Dania akan melahirkan dua Minggu lagi.
Khayra juga sudah meminta Khalid agar meminta orang tuanya datang sebelum lahiran. Dan Rencananya mereka akan datang Minggu depan.
Pagi ini setelah ustad Gibran berangkat kerja dan si kembar Zafran dan Zafira berangkat ke sekolah.
Khayra pun langsung kembali ke dapur karena rencananya Khayra akan membuatkan Dania buko pandan. Sedangkan mama dan papa sedang berada di halaman belakang merawat tanaman mereka.
Di dapur Khayra langsung membuat buko pandan pesanan sang putri dan juga rencananya Khayra akan membuat brownies.
Setelah berapa jam berkutat di dapur akhirnya buko pandan dan brownies sudah jadi. Khayra pun langsung bergegas siap-siap untuk pergi ke rumah sang anak.
" Mah...pah Kai berangkat dulu ya." Ucap Khayra yang menghampiri kedua mertuanya yang sedang di halaman belakang.
" Iya sayang, Nanti sekalian mampir ke toko Tante ane mama pesan pastel sama kroket, Lagi itu Dania pingin jadi mama pesanin tadi karena kamu mau ke sana."
" Oh ya udah nanti Kai mampir Ke sana. Assalamualaikum."
" Walaikum salam."
Khayra pun langsung berjalan keluar menuju mobilnya. Hari ini Khayra menyetir sendiri mobilnya. Dan sesuai pesanan sang mama mertua sebelum ke rumah Dania Khayra mampir dulu ke toko Tante Anne ngambil pesanan mama.
" Permisi." Ucap Khayra begitu masuk toko.
" Eh ... Bu Kai mau ngambil pesanannya ya." kata karyawan toko Tante Anne.
" Iya mbak sudah siap kan."
" Sudah Bu."
__ADS_1
" Tante Anne mana." Tanya Khayra
" Oh ibu nya lagi pergi bu,"
" Ini Bu semua pesanannya "
" Oh iya mbak makasih ya."
Setelah menerima paper bag yang berisikan pastel dan kroket. Khayra pun keluar dari toko lalu masuk ke dalam mobilnya.
Khayra pun kembali melaju mobilnya menuju pesantren Al hikmah.
Akhirnya Khayra pun sampai tapi sebelum Khayra ke rumah Dania. Khayra mampir dulu ke rumah orang tuanya untuk memberikan buko pandan dan juga brownies yang dia bikin juga pastel dan kroket yang ternyata mama mertua juga memesankan untuk umi dan Abi.
"Assalamualaikum umi." Sapa Khayra saat melihat umi nya sedang duduk fi ruang tv.
" Walaikum salam, Kai sama siapa?." Tanya umi.
" Sendiri umi, Nih Kai bawain buko pandan dan brownies terus ini ada pastel dan kroket dari mama."
" Oh iya terima kasih sayang nanti sampaikan ucapan terima kasih dari umi ya Kai."
" Umi libur sayang."
" Oh ya udah umi Kai langsung ke tempat Dania ya."
" Iya nak."
" Assalamualaikum..."
" Walaikum salam."
Khayra melajukan kembali mobilnya menuju rumah Dania. Khayra pun turun dari mobil tiba-tiba di kagetkan oleh si bibi.
" Bu itu neng Dania perutnya mules kayanya mau melahirkan deh.," Ucap bibi.
Khayra pun langsung berlari masuk ke dalam rumah dan pergi ke dalam kamar Dania. Begitu masuk kamar Khayra melihat Dania sedang meringis menahan sakit.
" Sayang apa yang kamu rasakan." Tanya Khayra yang langsung menghampiri Dania.
__ADS_1
" Sa..sakit Mom."
" Kita ke rumah sakit ya, Sudah hubungan Khalid."
" Handphone den Khalid nggak bisa di hubungi Bu. Tadi saya mau ke sana manggil den Khalid." Ucap bibi.
" Ya udah bi saya minta tolong ya."
Bibi pun pergi memanggil Khalid.
" sayang tahan ya kita ke rumah sakit sekarang. tas yang akan di bawa ke rumah sakit mana." Tanya Khayra.
' Itu Mom di sana."
" Baiklah kita ke rumah sakit sekarang. Ayo Mommy tuntun kamu ke mobil."
Khayra pun menuntun Dania keluar kamar dan tiba-tiba umi masuk ke dalam rumah.
" Assalamualaikum Kai, Tadi kata bibi Dania sudah mau melahirkan."
" Iya mi, ini Kai mau bawa ke rumah sakit."
" Ya sudah ayo, tas yang mau di bawa ke rumah sakit mana?.' Tanya umi.
" Di kamar nek?." Jawab Dania.
Umi pun masuk ke kamar membawa tas perlengkapan bayi dan juga tas Dania. Sedangkan Khayra menuntun Dania masuk ke dalam mobil.
" Ini Kai tas nya, Umi akan telpon pihak rumah sakit kalau Dania akan melahirkan biar di sana siap-siap."
" Iya umi.'
Tak lama Khalid datang sambil berlari.
" Mommy...Nenek... kata bibi Dania mau melahirkan." tanya Khalid dengan nafas ngos-ngosan. Khalid langsung berlari pulang begitu bibi bilang kalau Dania mau melahirkan padahal dia sedang mengajar di kelas.
" Dania sudah di dalam Mobil Sekarang kamu masuk kita pergi ke rumah sakit."
Khayra pun langsung mengendarai mobilnya menuju rumah sakit. Sedangkan Dania dan Khalid berada di kursi belakang. Di kursi belakang Khalid terus saja mencoba menenangkan Dania.
__ADS_1