Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek

Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek
260. Hari pertama Rayyan kerja


__ADS_3

Setelah dari ruangan aula kini berkumpul di ruangan Presdir.


" Ayo wisnu dan Jaka lebih baik kita pergi dari sini biarkan yang muda yang bekerja saat ini. Dan kini waktunya kita bersantai, Kita jadikan pergi lihat-lihat ikan." ucap papa.


" Jadilah." Jawab om Wisnu.


" Ya udah nak papa tinggal ya." pamit papa ke Ustad Gibran.


" Iya pah, Papa juga jangan capek-capek."


" Sip, Dan kamu mas Rayyan semoga kamu cepat beradaptasi. kalau ada yang nggak tahu kamu bisa berdiskusi dengan Deddy kamu, dengan mas Sakti atau trio kwek-kwek itu." Ucap papa yang menunjuk ke kak Hilman, kak Tondi dan juga kak Akbar.


" Iya opa doain Ray bisa menjalankan amanat opa."


Papa, om Wisnu dan om Jaka pun pergi dari ruangan itu.


" Ya udah bran gue balik ke ruangan gue dulu." Ucap kak Tondi.


" Iya gue juga." ucap kak Akbar.


" Sakti juga Deddy masih banyak yang harus Sakti kerjakan. yuk Yo." Ucap Sakti yang mengajak Rio untuk kembali ke ruangan mereka.


Kini tinggal ustad Gibran, kak Hilman, Rayyan dan Faisal yang ada di sana.


" Ya udah Ded, Ray Sama Faisal kembali ke ruangan Rayyan dulu Ded." Pamit Rayyan.


" Ya udah selamat berkerja boys."


" Terima kasih Ded, Assalamualaikum."


" Walaikum salam "


Rayyan dan Faisal pun berjalan menuju ruangan CEO.


" Selamat pagi pak selamat bergabung." Ucap Nila


Nila adalah sekretaris CEO dulu dia menjadi sekretaris ustad Gibran sekarang menjadi sekretaris Rayyan. Dan Rayyan juga sudah cukup mengenal mbak Nila Karena mbak Nila cukup lama bekerja menjadi sekretaris di sini.

__ADS_1


" Pagi juga mbak Nila, Terima kasih mbak."


" Sama-sama."


Rayyan dan Faisal pun langsung masuk ke ruangan Rayyan yang sudah di renovasi sesuai keinginan Rayyan.


" Akhirnya kita bisa barengan lagi sal, kapan-kapan kita kumpul sal udah lama tahu nggak kumpul." Ucap Rayyan.


" Kita sih sering kumpul kamu doang yang nggak ada karena jauh. "


" Gimana kalau Sabtu besom kita kumpul ? Kamu kan belum bilang kalau sudah ada di sini gimana kalau kita bikin kejutan ke mereka." ucap Faisal.


" Sip atur aja."


" Baik lah Sekarang kembali ke posisi di kantor."


" Silahkan pak Rayyan di pelajari dulu berkas berkas yang sudah saya siapkan di meja anda. Kalau nggak ada yang bapak perlukan lagi saya pergi kembali ke ruangan saya." Ucap Rayyan.


" Iya sal thanks ya."


Kini tinggal Rayyan di ruangannya dan kini Rayyan pun mulai memeriksa berkas-berkas yang ada di atas mejanya.


*****


Khayra hari ini memilih memasak makan siang untuk suami dan anaknya yang nanti dia akan antar ke kantornya.


Setelah masakannya jadi khayra pun langsung menaruh di Tupperware. Semuanya sudah rapi saatnya Khayra untuk siap-siap ganti baju dan pergi ke perusahan suaminya.


" Bi semuanya sudah di masukin ke mobil." tanya Khayra ke bibi.


" Sudah Bu sudah di mobil semuanya, Mbak jeni juga sudah menunggu." Jawab si bibi.


" Ya sudah bi saya berangkat dulu ya." Khayra langsung berjalan ke luar.


Jeni yang dari tadi berdiri di samping mobil begitu melihat khayra keluar. Jeni pun segera membukakan pintu mobilnya.


" Silahkan Bu." Jeni mempersilahkan Khayra untuk masuk kedalam mobil setelah itu jeni juga masuk ke dalam mobil dan duduk di samping bos nya.

__ADS_1


Khayra ke kantor sang suami di antar oleh supir dan juga jeni yang selalu menemani Khayra pergi kemana pun.


Di dalam mobil Jeni dan Khayra juga sambil membahas berapa pekerjaan.


Sampai perusahaan Khayra turun dari mobil dan langsung membawa makan siang untuk suami dan anaknya di bantu oleh Jeni.


Berjalan menuju lift khusus petinggi perusahaan banyak dari para karyawan yang menyapa Khayra. Dan Khayra pun selalu membalas sapaan mereka dengan sopan .


Dan dengan sikapnya itu banyak para karyawan yang mengagumi sosok Khayra.


Khayra dan JENI pun langsung masuk ke lift menuju ke lantai di mana suami dan anaknya berada.


Keluar dari lift Khayra lebih dulu menuju ruangan Sakti.


" Saktinya ada mbak." Tanya Khayra ke sekretaris Sakti.


" Ada Bu sedang bersama pak Rio, Silahkan masuk aja Bu."


" Terima kasih mbak dan ini buat makan siang." Ucap Khayra sambil menyodorkan kotak makan ke sekretaris Sakti.


" Terima kasih Bu." Ucapnya, Dia pasti akan selalu kebagian saat khayra mengantar makanan untuk putranya.


Ceklek...


Sakti dan Rio yang sedang membahas pekerjaan langsung menatap ke pintu saat ada yang membuka pintunya.


" Mommy..." ujar Sakti yang langsung berdiri menghampiri Mommy nya dan mencium tangan.


Dan di ikuti juga oleh Rio asisten nya Sakti.


" Ada apa Mom? Ayo duduk." Ujar Sakti mempersilahkan Mommy nya untuk duduk.


" Nggak usah nak, Mommy ke sini cuma mau ngasih makan siang buat kamu dan juga Rio." Ucap Khayra sambil menaruh paper bag yang berisi makanan yang dia bawa.


" Ya Allah Mommy pakai repot-repot tapi terima kasih Mom setidaknya aku nggak harus keluar makan siang." ucap Sakti.


" Rio juga ngucapin terima kasih Tante."

__ADS_1


" Sama-sama, udah ya Mommy mau ke ruangan adik kamu dan juga Deddy. Assalamualaikum."


" Walaikum salam."


__ADS_2