
Berapa tahun kemudian.
Anak-anak sudah semakin dewasa dan mereka sudah mempunyai kehidupan masing-masing.
Si kembar Zafran dan Zafira saat ini duduk di bangku kelas tiga SMA dan hanya tinggal ujian nasional saja mereka pun akan lulus SMA.
Dan hanya berapa bulan lagi si kembar juga akan pergi mengikuti jejak kakaknya yang memilih kuliah di luar negeri.
Kalau Rayyan mengikuti jejak Sakti untuk berkuliah di Amerika. Dan sudah dua tahun Rayyan kuliah dan tinggal di sana.
Tapi kalau si kembar mereka lebih memilih untuk berkuliah di London bersama dengan Luna saudara angkat mereka. Kebetulan di sana juga sudah ada Bagas yang memegang perusahan Al Fatir yang ada di London.
Bagas memang memilih untuk tidak ikut memegang perusahan milik ayahnya. Bagas malah memilih untuk memegang perusahan orang tua angkatnya. Karena menurut Bagas sudah ada sang kakak Jihan yang memegang perusahan tersebut setelah ayahnya pensiun. Walaupun masih suka ikut membantu di tambah lagi ada Aji yang juga sudah terjun walaupun masih kuliah.
Di Amerika Rayyan tidak hanya berkuliah tapi juga di minta oleh Deddy nya untuk terjun ke perusahaan yang ada di Amerika. Dan di bantu oleh orang -orang kepercayaan keluarga al-Fatir.
Untuk Dania sendiri sudah di karuniai dua orang anak yang. Laki-laki dan perempuan, Laki-laki bernama Arsakha virendra shafwan Abdullah biasa di panggil Sakha.
Sakha saat ini berusia empat tahun dan sudah bersekolah Tk. Sedangkan adiknya bernama Nuwaira Shanum Alfarizqia Abdullah yang berusia dua tahun.
Dania sendiri begitu lulus kuliah dan mendapatkan gelar sarjana nya. Justru Dania lebih memilih untuk menjadi ibu rumah tangga saja.
__ADS_1
Walaupun baik ustad Gibran maupun Khayra sudah meminta Dania untuk memegang salah satu usaha milik Khayra tapi Dania masih enggan. Dania ingin berperan Langsung mendidik tumbuh kembang anaknya.
Dania dan keluarga kecilnya masih tinggal di pesantren atas permintaan kakek dan neneknya. Walaupun Khalid sudah membeli rumah jadi terpaksa rumah yang di beli oleh Khalid di kontrakan. Lagi pula Khalid juga masih ikut mengajar walaupun tidak full seperti dulu. Karena usaha yang di dirikan olehnya semakin maju dan juga sukses.
Sedangkan Sakti sendiri baru saja menikah dengan adik teman kuliah Sakti saat menempuh S2 nya. Saat itu adik temannya itu sedang mengunjungi sang kakak sekaligus liburan.
Sakti sendiri langsung jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Amara diva Sevira. Awalnya Sakti sempat ragu untuk menyatakan cintanya karena terpaut usia yang jauh.
Saat itu Amara baru saja lulus SMA sedangkan di keluarganya sendiri tidak ada kata berpacaran.
Sakti berkali-kali melaksanakan shalat istikharah untuk menemukan jawabannya. Apakah dirinya harus berjuang walaupun usia Amara masih muda atau mengikhlaskannya.
Dan entah bagaimana ternyata Mommy dan Deddy kenal baik dengan keluarga Amara. Deddy dan papanya Amara ternyata rekan bisnis.
Atas dukungan Mommy dan Deddy nya Akhirnya Sakti pun memberanikan diri untuk melamar Amara. Dan Amara pun menerima lamarannya dengan catatan dirinya masih di perbolehkan untuk kuliah.
****
Setelah makan malam Oma, Opa, ustad Gibran, Khayra, Zafran dan Zafira memilih untuk duduk di ruang tv.
" Kalian beneran nih bakal ninggalin Mommy ke London kalau Mommy kangen gimana?." ucap Khayra yang pura-pura sedih.
__ADS_1
Sebenarnya Khayra berat melepas Zafran dan Zafira untuk berkuliah di London. Tapi dirinya juga nggak boleh egois dan membeda-bedakan.
" Bukannya justru asik Mom nggak ada kita jadi Mommy bisa pacaran terus sama Deddy." Kata Zafran.
" Lagi pula kalau Mommy kangen sama anak-anaknya tinggal pergi aja nemuin anak-anaknya. Kalau kangen mas Rayyan tinggal ke Amerika. Kalau nanti kangen kita ya tinggal pergi ke London." kata Zafran lagi.
" Mom... Mommy lupa istrinya siapa? Mommy itu istrinya Muhammad Gibran al-Fatir putra tunggal keluarga al-Fatir. penerus semua kerajaan bisnis keluarga al-Fatir." ucap Zafira penuh drama.
" Setiap bulan Mommy mondar-mandir ngunjungi mas Rayhan dan kita nanti nggak akan menguras seperempat tabungan Deddy Mom. Bukannya asik Mom nanti kalau Mommy ngunjungi Fira kita bisa shopping sepuasnya."
" Jadi Deddy yang kerja cari uang kita tinggal ngabisin dan bersenang-senang. ha...ha..ha..." Tawa Zafira.
Semua yang ada di sana hanya geleng-geleng kepala.
" Astaga anak Deddy kenapa jadi matre begini. Jangan-jangan ini anak ketukar deh Mom ." Goda Ustad Gibran.
" Iya deh Ded kayanya Mommy nggak punya anak yang alay kaya gini." Khayra yang ikut menggoda zafira.
" Mommy... Deddy..." berdecak kesal.
Sedangkan Oma, opa, ustad Gibran, Khayra dan Zafran langsung tertawa melihat zafira kesal.
__ADS_1