Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek

Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek
139. Kabar mengejutkan


__ADS_3

Selesai Makan Malam Mereka pun merayakan ulang tahun Sakti yang ke sepuluh. Walaupun hanya tiup lilin aja tapi terpancar kebahagiaan di mata Sakti.


" Berdoa dulu Mas Sakti sebelum tiup lilinnya." Ujar Khayra.


Sakti pun menuruti ucapan Khayra untuk berdoa terlebih dahulu.


Dalam doanya Sakti tak lupa mendoakan kedua orang tuanya yang sudah meninggal. Dan dirinya juga mendoakan yang terbaik untuk adik dan juga keluarga angkatnya. Terutama untuk Mommy dan Deddy nya yang tidak membedakan kasih sayangnya antara Sakti dan Dania dengan Rayyan, Zafran dan Zafira. Sakti sangat amat bersyukur diangkat anak oleh mereka. Dan dirinya juga berjanji akan belajar dengan giat dan nggak akan mengecewakan mereka.


Setelah meniup lilin Sakti memotong kuenya untuk di bagikan. Mereka berlima pun langsung menikmati cake dengan senang.


Setelah Memakan Cake nya Rayyan dan Dania langsung bergegas ke kamarnya untuk belajar. Rayyan pun sama saat ini sedang di ajarin oleh Khayra di Kamar Mas Rayyan. Si kembar mereka masih bermain dengan Oma nya. Sedangkan ustad Gibran dan papa mereka sedang berada di ruang kerja.


Hari yang di tunggu anak-anak pun tiba mereka akan pergi ke Disneyland. Anak-anak Tampak bahagia karena mereka akan menaiki berapa wahana.


Sampai sana mereka langsung menaiki berapa wahana yang aman untuk anak-anak.


" Deddy, Zafira mau es Krim kepala Mickey mouse." Rengek Zafira.


Ustad Gibran pun membelikan mereka es krim yang di inginkan oleh Zafira.


Sebelum pulang mereka menunggu parade, Zafira dan Dania sangat antusias karena mereka bisa melihat tokoh kartun yang mereka sukai dalam parade tersebut. Zafira dan Dania sangat menyukai Mickey mouse, Cinderella, dan snow white.


Selesai menonton parade mereka pun memutuskan untuk pulang karena anak-anak juga sudah pada lelah


*****


Malam hari Tiba-tiba Umi menelpon memberitahukan bahwa Zahra akan menikah lusa.


" Assalamualaikum umi."


" Walaikum salam, Bagaimana nak sehat?." tanya umi di sebrang sana.


" Alhamdulillah kami baik umi."


" Oh iya Kai umi mau memberitahukan bahwa besok adik kamu Zahra akan menikah."

__ADS_1


" Apa." Teriak Khayra ustad Gibran yang berada di sebelahnya sedang mengecek email sontak ikut kaget mendengar teriakan Khayra.


" Ada apa sih yang bikin kaget aja."


Khayra pun langsung mengganti ke panggilan Video.


" Umi nggak salah besok Zahra mau menikah?." ustad Gibran yang mendengar besok Zahra akan menikah Langsung ikut masuk ke dalam frame panggilan video.


" Nggak terjadi sesuatu sama Zahra kan mi? Kenapa mendadak begini sih mi? Zahra nggak Hamil duluan kan mi."


" Ngaco kamu Kai adik kamu nggak kaya gitu tahu." potong umi.


" Terus kenapa mendadak begini."


" Begini, Kenapa mendadak karena memang harus cepat, Karena sudah nggak ada waktu lagi."


" Umi ceritain yang jelas dan dengan siapa Zahra akan menikah." Ucap Khayra penasaran.


" Besok adik kamu akan menikah di rumah sakit."


" Yang jangan di potong dengerin umi dulu." Ucap ustad Gibran yang gemes melihat istrinya selalu memotong pembicaraan uminya.


" Iya Kai, Zahra akan menikah di rumah sakit karena istri dari calon suaminya Zahra sedang sakit parah."


" Tunggu....tunggu maksud umi Zahra jadi istri kedua gitu."


" Jadi Gini, saat itu Zahra menolong seorang wanita yang pingsan dan di bawa ke rumah sakit. Ternyata wanita tersebut mengidap kanker darah stadium akhir. Mungkin Karena merasa hidupnya nggak akan lama lagi. Dia meminta Zahra untuk menikah dengan suaminya. Karena dirinya takut anaknya mendapatkan ibu pengganti yang tidak menyayangi anaknya. Mereka mempunyai anak perempuan seumuran sama Si kembar. Awalnya Zahra menolak apalagi saat tahu kalau suami tersebut adalah dosen Zahra yang kebetulan juga dokter bedah di rumah sakit kita. Zahra menolak karena menurut Zahra dosennya itu killer, dingin, kaku dan nyebelin. Tapi Karena wanita itu terus memohon ke Zahra dan suaminya itu juga meminta Langsung ke kami. Awalnya Abi dan umi kaget tapi saat Abi dan umi menemui wanita tersebut akhirnya. Umi mengerti kekhawatiran wanita tersebut. Zahra pun akhirnya menyetujui dan Kami pun juga mendukung dan merestui mereka. Apalagi Anaknya langsung lengket ke Zahra." jelas umi.


" Ya udah kalau itu yang terbaik Kai dan mas Gibran cuma bisa mendoakan. Dan Isya Allah umi kenaikan kelas nanti kami bakal pindah lagi ke Indonesia. "


" Alhamdulillah, Akhirnya kita bisa kumpul lagi." ucap umi Bahagia.


" Maaf ya umi Gibran bawa anak dan istri Gibran tinggal jauh."


" Jangan merasa bersalah nak toh kamu tinggal di Jepang buat ngurus pekerjaan kamu. Jadi jangan merasa bersalah."

__ADS_1


" Makasih umi."


" Sama-sama nak, Cucu-cucu umi sudah pada tidur."


" Iya umi, mereka sudah pada tidur."


" Ya udah kalian istirahat lah, Assalamualaikum."


" Salam buat yang lainnya umi, Walaikum salam."


" Akhirnya semua anak umi dan Abi sudah menikah." ucap ustad Gibran.


" Iya mas, cuma aku sedih ya mas kenapa Zahra yang terakhir menikah malah harus jadi istri kedua."


" Jangan sedih sayang kita doain semoga Zahra bahagia dengan rumah tangganya. Lagi pula bukan keinginan Zahra untuk menjadi istri kedua. Tapi keadaanlah yang memaksa dia untuk menerima untuk di jadikan istri kedua."


" Iya mas semoga saja Zahra bahagia."


" Sudah lebih baik kita tidur sudah malam.".


Keesokan harinya Khayra pun memberitahukan kepada mertuanya bahwa hari ini Zahra menikah. Sama seperti Khayra mereka juga kaget apalagi Khayra bilang kalau Zahra menikah atas permintaan istrinya si laki-laki itu. Tapi pada saat Khayra cerita barulah mertuanya mengerti dan ikut mendoakan kebahagiaan Zahra.


Siang harinya Khayra memelpon uminya menanyakan acara akad nikahnya Zahra. Alhamdulillah pas Khayra telpon acara akannya pun selesai. Jadi Khayra pun bisa berbicara langsung dengan Zahra.


Khayra memberikan ucapan selamat ke Zahra dan juga suaminya.


*******


Saat sedang sarapan Khayra mendapatkan kabar kalau istri pertama suaminya Zahra meninggal dunia. Khayra sempat syok karena wanita tersebut benar-benar memikirkan anaknya agar di urus dan di sayangi pada orang yang tepat menurutnya. Dan setelah merasa anaknya berada di tangan orang yang tepat wanita itu pun pergi meninggalkan suami, anak juga Zahra selama-lamanya.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


segitu dulu ya semoga puas membacanya.


Kalau keburu doain triple up tapi kalau nggak besok up lagi ya

__ADS_1


__ADS_2