
Papa sangat mengerti menantunya begitu penasaran dengan semua ini.
" Dengerin papa Kai, menurut kamu kenapa ayahnya mereka mengusir mereka." tanya papa.
" Nggak tahu pah, mungkin karena harta atau mungkin ada yang lainnya." Jawab Khayra.
" Ayahnya mereka sampai saat ini masih menjalankan perusahaan milik keluarga ibu mereka. Sekarang kamu baca ini tentang perusahaan TNT corp." Ucap papa sambil membelikan tabletnya yang di sana tentang perusahaan TNT corp.
" Kamu lihat di sana masih tertera nama Evi Riana Tanu sebagai pemilik perusahaan TNT corp dan di sana juga tertera bahwa setelah dirinya meninggal anak-anaknya lah yang mewarisi perusahaan tersebut. Bukan suaminya, suaminya hanya menjalankan saja. Kalau memang ayahnya mereka mau menguasai warisan mereka. Sudah pasti saat ini perusahaan itu sudah atas nama ayahnya Luna " lanjut papa.
" Terus kenapa mereka harus di usir."
" Saat mereka akan diadopsi papa menghubungi pengacara perusahaan TNT corp. Pengacaranya itu ternyata orang kepercayaan keluarga ibunya Luna. Dan papa bilang ke pengacaranya kalau akan mengadopsi mereka."
" Dan keesokan harinya ternyata pengacaranya dan Rudi Anggoro datang menemui papa. Rudi Anggoro bercerita kenapa dia memilih untuk mengusir anak-anaknya. Sebenarnya itu pilihan yang sulit untuk dia tapi dia tak punya pilihan lain. Karena dia tidak mau apa yang terjadi pada istrinya terjadi juga ke empat anaknya."
__ADS_1
" Rudi Anggoro mendapati istrinya meninggal dunia bunuh diri loncat dari balkon kamar hotel tempat dirinya menginap. Dan dalam kamar tersebut ada seorang laki-laki yang tewas terbunuh. Dan polisi menyimpulkan bahwa Evi membunuh pria tersebut lalu melakukan bunuh diri. Tapi Rudi tidak percaya kalau istrinya bunuh diri dia yakin kalau istrinya di bunuh."
" Saat Rudi ingin mencari tahu kebenarannya ternyata keluarga dari laki-laki yang di temukan terbunuh di dalam kamar tempat Evi menginap meminta pertanggung jawaban kepada Rudi. Sampai akhirnya mereka mengancam Rudi kalau tidak menikah dengan hena. Dengan terpaksa Rudi pun menurutinya sambil mencari barang bukti." Papa menjelaskan panjang lebar.
" Apakah keluarga hena ada hubungannya dengan kematian ibunya Jihan dan adik-adiknya." Tanya Khayra yang sangat penasaran.
" Iya Rudi sudah mengetahuinya tapi dia tidak memiliki bukti yang kuat. Rudi juga berapa kali menggagalkan hena yang mencoba membunuh ke empat anaknya. Tujuannya menguasai harta kekayaannya karena kalau mereka membunuh Rudi terlebih dahulu otomatis jatuh ke anak-anaknya. Maka dari itu mereka mau menghabisi anak-anaknya dulu baru Rudi. Oleh karena itu Rudi pura-pura membenci dan mengusir anak-anaknya supaya mereka tidak di celakai oleh mereka. karena Rudi tahu anak-anaknya Pasti akan di bawa oleh Bu Surti ke panti asuhan. Rudi juga meminta Bu Surti untuk membuat pernyataan kalau dia sudah mengusir Jihan dan adik-adiknya supaya hena percaya padahal dia sudah kerja sama."
" Kamu tahu kenapa ustadzah Susan begitu membenci Jihan dan adik-adiknya." tanya papa.
" Karena Ustadzah Susan adalah adik dari hena. Rino dan Rina adalah keponakan hena dan Susan. Sebenarnya Rino dan Rina tidak ada sangkut pautnya karena mereka hanya di pengaruhi oleh ustadzah Susan saja. Karena ibu Rino dan Rina yang mana kakak pertama dari hena dan ustadzah Susan sudah meninggal dunia saat Rina baru lahir dan mereka berdua di urus oleh ayahnya. Dan mereka berdua sudah lama tidak bertemu dengan ustadzah Susan dan baru bertemu kembali saat ustadzah Susan mengajar di pesantren."
" Dan ustadzah Susan menghasut Rina untuk membenci dan menindas Luna. Karena ustadzah Susan dan hena takut rencana mereka terbongkar saat tahu mereka di adopsi oleh kita."
" Oke, sekarang Kai paham pah."
__ADS_1
" Sekarang tugas kamu adalah menjaga Jihan dan adik-adiknya." Ucap papa ke Khayra.
" Tapi pak apakah ayahnya Jihan sudah mempunyai bukti yang kuat. Kenapa papa nggak membantu ayahnya Jihan."
" Kamu tenang saja sebentar lagi semuanya terungkap, Jihan dan adik-adiknya akan berkumpul dengan ayahnya. Kita hanya perlu berapa bukti sehingga tidak ada satu orang pun dari komplotan mereka lolos."
" Baik pah Kai percaya sama papa."
" Pah, Papa kroscek ke pak Rudi apa kah rumah dan yang lainnya selain perusahaan ada tidak yang sudah berpindah tangan. Soalnya Gibran takut mereka mengambil surat-surat berharga atau memalsukannya." ucap ustad Gibran yang akhirnya bersuara.
" Coba nanti papa tanya kan."
" Soalnya pah dua bulan yang lalu pas Kai mau mencari tanah untuk usaha supermarketnya Kai. Ada orang yang menawarkan ke John tapi tanah tersebut pas di cek beda dan ada yang janggal. di sertifikat atas nama hena kalau nggak salah tapi pas di cek ke badan pertanahan atas nama Evi Riana Tanu." jelas ustad Gibran.
" Besok papah coba hubungi pengacaranya, sekarang lebih baik kita tidur sudah malam." Ucap papa.
__ADS_1
Akhirnya kami pun pergi ke kamar masing-masing.