Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek

Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek
83. Ke rumah Abi


__ADS_3

Tak terasa sudah sebulan lebih Khayra melahirkan buah hatinya bersama ustad Gibran. Khayra sangat menikmati perannya sebagai istri dan juga sebagai ibu dari Rayyan, bayi mungil yang makin hari pipinya makin gembul. walaupun capek dan kurang tidur tapi Khayra amat menikmati perannya sebagai seorang ibu.


Beruntung Ustad Gibran tipe suami dan ayah yang mau ikut merawat sang buah hati. Kalau malam biasanya ustad Gibran yang menggantikan popok baby Ray. Sebenarnya Khayra kasihan melihat ustad Gibran yang sudah capek bekerja. Tapi masih harus membantu Khayra mengurus baby Ray. Ustad Gibran selalu bilang baby Ray anak kita berdua jadi sudah semestinya ustad Gibran selaku Daddy nya ikut membantu merawat baby Ray.


Hari ini Khayra akan menginap di rumah Abi dan uminya selama seminggu. Selain kangen Khayra juga mau menyaksikan adiknya di lamar Ustad Alif. Ustad Gibran nggak keberatan Khayra menginap di rumah orang tuanya kebetulan orang tuanya ustad Gibran sedang pergi ke Jepang jadi kasihan kalau Khayra di rumah.


Ustad Gibran akan mengantar khayra kerumah orang tuannya saat makan siang. Karena ustad Gibran sedang banyak kerjaan jadi mengantar khayra pas istirahat makan siang. Kalau nunggu pulang kerja kasihan baby Ray.


" Man gue cabut dulu ya?." pamit ustad Gibran saat kliennya pergi.


Ustad Gibran, kak Hilman dan kedua orang marketing di perusahaan Gibran, Dito dan Anjani. Saat ini mereka berada di restoran metting dengan klien.


" Mau kemana Lo? nggak makan dulu." tanya kak Hilman.


" Nanti aja di rumah, mau nganterin Khayra sama Rayyan ke rumah Abi sama umi mau nginap di sana selama mama dan papa pergi." jelas Ustad Gibran.


" oh... ya udah hati-hati, nanti balik lagi ke kantor kan masih ada metting sama PT. Semasta." tanya kak Hilman.


" Iya balik kok, Dito, Anjani saya pamit dulu ya. Assalamualaikum." ustad Gibran pun pergi meninggalkan restoran.


"Walaikum salam."


Dua puluh menit perjalanan akhirnya ustad Gibran sampai ke rumah.


" Assalamualaikum..." salam ustad Gibran saat masuk ke dalam rumah.


" Walaikum salam, den sudah pulang." tanya bibi.


" Iya bi, Kai mana bi?."


" Di kamar den sedang nyusui den Rayyan."


" oh... ibu suruh mamang langsung bawain aja barang-barangnya ke mobil nggak Gibran kunci kok mobilnya." ucap ustad Gibran sambil menunjuk barang bawaan yang akan mereka bawa.


Khayra sengaja memang sudah menyuruh bibi menurunkan barang bawaan yang akan mereka bawa. Khayra tahu suaminya sibuk jadi dia sudah menyiapkan semuanya.

__ADS_1


Ustad Gibran sampai lantai atas bertepatan dengan Khayra keluar kamar sambil mengendong baby Ray.


" Assalamualaikum...' Ucap ustad Gibran menghampiri istrinya dan mencium keningnya dan juga baby Ray.


" Walaikum salam. kok mas sudah pulang ini baru jam setengah sebelas loh." tanya Khayra.


" Iya mettingnya selesai lebih awal. Kamu sudah siap?" tanya ustad Gibran.


" Udah mas, emang mau langsung jalan."


" iya jalan sekarang aja ya, biar sampai sana sebelum Dzuhur. Mas kangen shalat berjamaah di masjid pesantren." ucap ustad Gibran.


" Ya udah."


Mereka pun masuk ke dalam kamar.


" Mas maaf boleh minta tolong bawain tasnya Rayyan." ucap Khayra


" Dengan senang hati sayang, ada lagi yang mau di bawa."


" Tadi sudah mas suruh mamang masukin ke mobil."


" oh ya udah itu aja. tasnya taruh depan ya mas takut dijalan Rayyan pipis atau pup jadi gampang."


" iya sayang."


Mereka pun turun kebawah dan berjalan keluar.


' Den semuanya sudah mamang masukin ke mobil." ucap bibi.


" Oh ya udah bi terimakasih, kami pamit ya bi. Hati-hati jaga rumah kalau ada apa-apa langsung hubungi saya." ucap ustad Gibran.


" Iya den. pasti."


" Ya udah bi, Assalamualaikum."

__ADS_1


" Walaikum salam."


" Tinggal dulu ya Bi, Assalamualaikum."


" Walaikum salam, hati-hati mbak Kai "


Beruntung selama perjalanan baby Rayyan tak rewel tidur pulas dalam pangkuan Khayra. Empat puluh menit perjalanan akhirnya mereka sampai di pesantren. Karena para santri besok akan bagi raport jadi para santri dan juga berapa ustad dan ustadzah sibuk kerja bakti.


Mobil yang ustad Gibran kendarai pun berhenti di depan rumah Abi dan uminya. Ustad Gibran pun turun terlebih dahulu dan mengitari mobil. Ustad Gibran membukakan pintu mobil dan membantu Khayra turun mobil sambil mengendong baby Ray.


Para santri, ustad dan ustadzah langsung melihat mobil yang di kendarai ustad Gibran masuk dan berhenti di depan rumah Gus Azam. Mereka bertanya-tanya siapa yang datang karena tak mengenali mobilnya.Tapi saat ustad Gibran turun dari mobil baru mereka tahu siapa pemilik mobil tersebut.


Karena biasanya ustad mengendari mobil Fortuner-nya tapi sekarang ustad Gibran sedang mengendari Range rover nya.


Sedangkan Zafra dan Zahra yang memang sedang ada di sana ikut kerja bakti langsung menghampiri sang kakak dan kakak ipar bersama Nadifa anaknya om Zidan.


" Kakak..." teriak Zahra berlari menghampiri Khayra.


Semua yang ada di sana hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan Zahra. Mereka nggak heran dengan kelakuan Zahra yang super heboh. Sedangkan Zafra dan Nadifa hanya mengikuti dari belakang.


" Assalamualaikum" ucap mereka.


" Walaikum salam.' jawab Khayra dan ustad Gibran.


" Hai baby Ray." ucap Zahra yang ingin menoel baby Rayyan tapi tangannya di tepis oleh Khayra.


" kak apa-apa sih." protes Zahra.


" Enak aja mau megang anak kakak, tangan kamu kotor tahu habis kerja bakti. mendingan kamu bantuin bang Gibran angkatin barang-barang." Omel Khayra lalu berjalan masuk ke dalam rumah.


Saat mau berjalan masuk kerumah Khayra melihat para santri ,ustad dan ustadzah melihat ke arah kami. Khayra pun langsung tersenyum dan mengangkukkan kepalanya lalu masuk ke dalam rumah.


" Assalamualaikum." salam Khayra saat masuk kedalam rumah dan melihat Abi dan uminya sedang duduk berbincang di ruang tengah.


" Walaikum salam." Abi dan umi pun langsung menghampiri Khayra.

__ADS_1


Khayra langsung mencium tangan kedua orang tuanya. Baby Rayyan langsung di gendong oleh umi. Sedangkan ustad Gibran membawa semua barang ke kamar Khayra.


__ADS_2