
Pulang kuliah Khayra menyusul keluarganya yang saat ini berada di asakusa. Setelah mencari-cari keberadaan keluarganya akhirnya khayra menemukan mereka di sedang beristirahat di dekat kuil.
" Assalamualaikum akhirnya ketemu juga." ujar Khayra sambil menyalami suami , om dan tantenya.
" Walaikum salam."
" Yang kenapa nggak bilang kalau udah pulang. kan mas bisa jemput sebentar "
ucap ustad Gibran sambil mengelus kepala Khayra yang tertutup hijab.
" Kai tadi bareng teman yang kebetulan memang mau kesini jadi sekalian aja." ucap Khayra
" Rayyan mana?." tanya Khayra yang tak melihat keberadaan anaknya.
" pergi beli minuman sama Dewi, Zafra, Zahra, Nadifa, Shena dan Haikal ke sana." Tunjuk ustad Gibran.
" Kayanya betah Kai tinggal di sini " ucap om Zidan.
" Betah om, orang suami sama anak Kai ada di sini." ucap Khayra.
" Sudah banyak teman Kai di sini." tanya Tante Aisyah.
" Alhamdulillah Tan, teman kampus sama berapa temannya Michiko berteman dengan Kai."
" Tapi hati-hati juga loh Kai ini negara orang."
" Alhamdulillah teman-teman Kai orangnya toleransinya tinggi jadi mereka sangat menghargai Kai yang pakaian tertutup begini, mereka juga tahu Kai sudah punya suami dan anak jadi kalau lagi pergi suka di ingatkan sudah izin belum, Dan mereka juga tahu apa yang boleh dan tidak boleh Kai makan jadi mereka selalu mengajak makan ketempat halal yang ada di sini " jelas khayra.
" Asik ya Kai "
Tak lama Rayyan, mbak Dewi, Zahra, Zafra, Nadifa, Haikal, dan Shema datang
" Mommy..." teriak Rayyan yang berada dalam gendongan mbak Dewi.
" Hallo anak mommy habis beli apa?." ucap Khayra sambil mengambil Rayyan dalam gendongan Khayra.
" Nggak apa-apa kan mbak, Dewi kasih minuman coklat itu." ucap mbak dewi.
" nggak apa-apa kok."
" cucu okat nak." ucap Rayyan.
__ADS_1
" Enak ya, mommy boleh coba."
Rayyan pun menyodorkan minuman susunya ke Khayra untuk Khayra coba.
" hhmm...enak. mas Rayyan suka ."
Rayyan pun mengangguk.
" Kita mau kemana lagi ini." Tanya Khayra.
" Pulang tapi lewat tempat yang banyak jualannya ya. Tante Ais mau beli mochi strawberry kaya yang Tante lihat di Instagram-instagram."
Mereka pun pulang kembali ke hotel untuk beristirahat karena nanti malam acara lamaran dan pertunangan mas Iqbal.
Tapi sebelum pulang mereka berbelanja bermacam makanan dan juga suvenir yang ada di daerah asakusa temple. Setelah puas berbelanja mereka pun kembali ke hotel untuk beristirahat.
Kakek, nenek, Abi, umi dan Bu Nuri juga sudah di antar oleh supir kembali ke hotel. Sedangkan Khayra, ustad Gibran, Rayyan dan mbak Dewi pun memutuskan langsung pulang setelah mengantar keluarga Khayra ke hotel.
Malam harinya Mereka sudah berada di ballroom hotel tempat keluarga Khayra menginap. Karena acara lamaran dan pertunangan akan di adakan di sana. Orang tua Michiko sengaja mengadakan di hotel karena rencananya nanti acara akad dan resepsi akan di adakan di Indonesia. Makanya orang tua Michiko mengundang keluarga besarnya dan juga berapa teman dan juga kolega bisnisnya.
Khayra yang sudah berada di ballroom hotel bersama keluarga ustad Gibran. langsung berbaur dengan keluarga ustad Gibran.
" Kai, akhirnya ketemu kamu lagi " ucap Jane istrinya Mike anak om Ryu dan Tante shanum.
" Si kembar mana aku belum ketemu, Hallo mas Rayyan." ucap Jane.
" di sana." tunjuk Khayra.
" Hallo Kai apa kabar?." tanya Mike suami Jane.
" Baik Mike."
" Aunty boleh Alex ajak main Rayyan."
" Boleh sayang." Khayra pun menurunkan Rayyan dan langsung di peluk oleh Alex dan Britney.
Mereka pun bermain bersama tak lama bergabunglah Kenzo, Kenzi anaknya Denji dan Haruka. Niki anaknya Keiko dan Albert. Riyuji anaknya Tammy dan Morota dan juga Maura anaknya kak Gita.
Kini sambil menunggu acara di mulai Khayra mengobrol dengan Haruka, Keiko, Midori, Jane, Tammy, Yuki dan kak Gita.
Tak lama rombongan keluarga Khayra datang dan di sambut oleh keluarga besar Michiko.
__ADS_1
" Michi ketemu kakak kamu dimana Kai." Tanya Jane,
" Iya, Padahal kan kami semua kenal kamu itu pas Kamu memutuskan tinggal di Jepang." ucap Keiko.
" Iya kalian nikah kan kita nggak ada yang bisa datang " timpal Tammy
Maklum mereka belum tahu ceritanya karena tammy dan keluarganya bersama papa dan mama nya yaitu om Ryu dan Tante Shanum tinggal London, sedangkan Keiko dan suami juga anaknya tinggal di Belanda sedangkan Jane, suami dan kedua anaknya tinggal di Jerman.
" Mereka ketemu saat itu Kai sama mas Gibran mau liburan ke Osaka terus nggak Michiko. Kai juga ngajak mas Iqbal dan juga temannya yang kebetulan memang sedang ikut pertukaran mahasiswa di Jepang. Dari situlah mereka bertemu " jelas Khayra.
" Oh begitu toh ceritanya."
" Besok keluarga kamu pada ikut kan ke niseko." ucap Haruka ke Khayra.
" Iya, penerbangan siang " ujar Khayra.
" yuk kita ke sana kayanya udah mau mulai "
mereka pun duduk di bangku masing-masing.
" Kamu nggak apa-apa duduk di sini ke duduk dengan keluarga kamu." bisik ustad Gibran.
" Nggak apa-apa sama aja."
Acara lamaran dan pertunangan pun di mulai. Tapi saat ini acara lamaran terlebih dahulu Hanya keluarga saja yang saat ini berada di ruangan tersebut.
Papa yang saat itu di tunjuk sebagai juru bicara keluarga Michiko pun memperkenalkan keluarga besar mamanya ustad Gibran. Maklum saat Khayra dan ustad Gibran menikah keluarga besar mamanya ustad Gibran tidak ada yang bisa datang. Jadi papa sekalian memperkenalkan mereka ke keluarga Besar Khayra.
" Mas om nya yang namanya Akhiro itu seorang pengusaha yang cukup terkenal. begitu juga omnya yang bernama Ryu juga sepupunya Gibran terbilang pengusaha sukses semuanya " Bisik om Zidan, Om Zidan yang memang seorang pengusaha jadi tahu siapa-siapa mereka.
" Yang benar kamu dan." ucap Abi
" serius nanti kamu cari aja di internet pasti ada nama-nama mereka."
Abi cukup penasaran dan berencana akan mencarinya nanti di internet setelah acaranya selesai.
Kini mereka berpindah tempat ketempat pertunangan karena keluarga Michiko mengundang banyak tamu undangan . Acara berjalan sangat meriah dan juga mewah .
Mas Iqbal sendiri tak menyangka kalau acaranya bakal semewah ini
" Michi ini mewah banget." bisik mas Iqbal.
__ADS_1
" Deddy sengaja buat acara ini soalnya kan nanti kita nikah di Indonesia pasti teman dan kolega Deddy nggak mungkin datang. Teman-teman Michi juga pasti nggak mungkin datang ke Indonesia. Lagi pula tahun depan kak James menikahnya di Amerika nggak di sini. Jadi Deddy sengaja buat yang meriah." jelas Michiko.
James dan adiknya Michiko memang tinggal di Amerika. Dan calon istrinya James juga tinggal di sana. Makanya setelah Michiko menikah dan tinggal ikut mas Iqbal di Indonesia. Orang tua Michiko akan pindah ke Amerika.