Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek

Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek
247. khawatir


__ADS_3

" Gimana ?." Tanya Bagas begitu Luna mengakhiri panggilan telponnya.


" Fira tadi pulang sama becca naik kereta kemungkinan Fira masih di stasiun nunggu hujan reda." Jawab Luna.


Tanpa banyak bicara Bagas langsung masuk ke dalam kamarnya. Tak lama Bagas keluar lagi sudah memakai jaket. Bagas juga meminta Luna mengambil jaket untuk Zafira.


Setelah itu Bagas pun keluar apartemen membawa dua buah payung.


Di dalam apartemen Luna dan Zafran saling pandang.


" Merasa ada yang aneh nggak." Tanya Zafran.


" Iya..."


" Mas Bagas nggak kesambet kan."


" Enak aja gitu-gitu kakak kandung aku tahu." Ucap Luna sebal.


" Bukan gitu Fira kan memang sudah izin pulang telat dan akan sampai rumah setelah makan malam. Dan ini belum setengah jam dari jam makan malam mas Bagas sudah kebakaran jenggot." Seru Zafran


" Iya juga ya kok perasaan mas Bagas nggak pernah sepanik ini deh. Atau jangan-jangan." Luna langsung menutup mulutnya.


" Apa yang kamu pikirkan itu juga yang aku pikirkan."


" Harus yang panik.dan khawatir itu kamu ya."


Zafran hanya mengangkat bahunya.


Bagas keluar dari apartemen berjalan terburu-buru, dirinya tidak sabaran untuk segera sampai di stasiun.


Sedangkan Zafira yang memilih menunggu hujan reda. Tapi makin lama Zafira tidak tenang karena tak jauh darinya terdapat segerombolan pria yang sedang berkumpul.


Melihat situasi tak kondusif akhirnya Zafira pun memilih untuk menerobos hujan. Setidaknya dia terbebas dari kemungkinan bahaya meskipun kehujanan.


" Zafira." Teriak Bagas.


Zafira yang mendengar namanya di panggil langsung memperhatikan siapa yang memanggilnya.


" Mas Bagas.." Ucap Zafira saat Bagas mendekat.


" Ya Allah Fira kenapa kamu hujan-hujanan sih? Kalau sakit gimana?Kenapa nggak nunggu sampai hujannya reda? Terus kenapa nggak bisa di hubungin? Kamu tahu nggak sih mas Bagas tuh khawatir sama kamu? harusnya kamu telpon mas Bagas biar mas Bagas jemput kamu?." rentetan pertanyaan yang dikeluarkan oleh Bagas sambil memberikan payung dan jaket ke Zafira.


Sedangkan Fira hanya bengong dengan sikap bagas.


" Mas Bagas Fira bingung jawabnya." Gumam Fira .


" Sudah ayo pulang kamu sudah kedinginan, sini tasnya mas bawa." Ucap Bagas.


Mereka pun berjalan berdua, Zafira benar-benar menggigil kedinginan karena tubuhnya basah kuyup karena kehujanan.


" Kasihan kamu dek kedinginan begitu kalau mas bisa meluk kamu mungkin kamu nggak kedinginan seperti itu." Gumam Bagas dalam hati.

__ADS_1


Akhirnya mereka pun sampai di apartemen.


Ceklek...


" Sudah kamu masuk ke kamar kamu terus mandi pakai air hangat." Titah Bagas.


" Ya Allah dek kenapa basah kuyup begini." Tanya Zafran.


" Fran biar Fira mandi dulu kasihan kedinginan." ucap Bagas.


Akhirnya Fira pun masuk ke kamarnya untuk mandi badannya benar-benar kedinginan.


Sedangkan Bagas sendiri langsung masuk kamar untuk ganti baju. Setelah itu dirinya pergi ke dapur ternyata sudah ada Zafran di dapur.


" Fran lagi ngapain?." Tanya Bagas.


" Ini mas mau bikinin Fira minuman hangat." Jawab Zafran.


" Biar mas aja Fran lebih baik kamu tidur, nanti mas bikin wedang jahe buat Fira biar badannya hangat."


" Ya udah Fran ke kamar ya mas." Zafran pun meninggalkan dapur karena Zafran yakin Bagas pasti akan mengurus adiknya dengan baik.


Bagas pun membuat wedang jahe dan juga memasakkan sup untuk Fira.


Di kamar setelah mandi dan berpakaian Zafira pun langsung naik ke tempat tidur dan menyelimuti tubuhnya dengan selimut tebal.


" Ya Allah dinginnya." Gumam Zafira sambil menggigil.


Tok...tok...tok...


" Aduh mas Bagas lagi mana aku nggak pakai hijab, Mau ambil hijab kakiku lemas banget." Gumam Zafira.


" Iya masuk aja mas." Ucap Fira yang menutupi rambutnya pakai selimut.


Bagas pun masuk ke dalam dan melihat Zafira membungkus tubuhnya dengan selimut.


Zafira melihat Bagas masuk dengan membawa nampan berisikan makanan.


" Dek kamu masih kedinginan tubuh kamu di bungkus selimut gitu. Kenapa nggak nyalakan pemanas ruangan." Ucap Bagas sambil menaruh nampan di nakas


" Fira nggak pakai hijab mas, hehehe .." Cengir Zafira.


" Mana hijab kamu mas ambilkan." Tanya Bagas.


" Itu di rak sana." Zafira menunjuk dengan mulutnya ke rak untuk menggantung hijab -hijab nya agar tidak kusut.


Bagas pun berjalan ke rak yang di maksud Zafira.


" Yang mana yang mau kamu pakai." Tanya Bagas


" Yang paling bawah pojok mas."

__ADS_1


Bagas pun mengambil hijab yang di minta oleh Bagas.


" Nih kamu pakai dulu, Mas Bagas akan merem."


" Bener loh mas merem jangan di buka matanya."


" Iya."


Zafira pun memakai hijab yang di berikan oleh Bagas


" Udah mas."


Bagas pun membuka matanya


" Ayo di minum wedang jahe nya biar hangat." Bagas menyodorkan gelas ke Zafira.


Zafira pun menerima gelas berisikan wedang jahe dan meminumnya.


" di habiskan dulu wedang nya atau nanti lagi setelah makan kamu pasti belum makan kan."


" Makan dulu Fira lapar."


" Kenapa tadi nggak beli roti dulu sih buat ganjal perut.' Omel Bagas sambil memberikan piring ke zafira.


" Dan itu mas Bagas bikinin juga sup ayam buat kamu."


" Makasih mas." Zafira pun makan dengan lahap.


" Tadi pertanyaan mas Bagas belum kamu jawab." tanya Bagas begitu Zafira sudah menghabiskan makanannya.


" Yang mana tadi mas Bagas nanya banyak banget." ucap Zafira sambil memanyunkan bibirnya.


" Ya Allah dek kenapa bibirnya dimanyunin kaya gitu sih. Kalau mas khilaf gimana?." Gumam Bagas dalam hati.


" Kenapa handphone nya nggak bisa di hubungi?." Tanya Bagas.


" baterai nya habis."


" Emang nggak bawa power Bank."


Zafira menggeleng.


" Tahu pas kapan baterai handphone kamu habis."


" Pas masih di mau pulang dari rumah teman." jawab Zafira.


" Kenapa nggak pinjam telpon teman kamu buat nelpon mas Bagas "


" Hehehe...lupa."


" Besok-besok power Bank di bawa dan kalau ada tugas kaya tadi lagi dan harus pulang malam langsung telpon mas Bagas. Ngerti." Ucap Bagas gemas.

__ADS_1


Zafira mengangguk.


" Ya udah sudah malam kamu tidur." Ucap mas Bagas sambil mengambil nampan dan berjalan keluar kamar zafira.


__ADS_2