Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek

Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek
138. anak-anak


__ADS_3

Tak terasa waktu berjalan cepat tak terasa kini mereka sudah menetap di Jepang kurang lebih empat tahun. Yang awalnya ke Jepang untuk menghindari wanita yang ingin merusak rumah tangganya. Malah jadi nya menetap di sana, Khayra juga jadi menyelesaikan kuliahnya di Jepang.


Mas Iqbal dan Michiko sudah menikah sebulan setelah acara lamaran dan pertunangan di Jepang. Mereka menikah di Indonesia di sebuah hotel mewah dan Mas Iqbal dan Michiko memilih tinggal di rumah milik orang tua Michiko. Mas Iqbal juga di minta oleh orang tuanya Michiko untuk memegang perusahaannya yang ada di Indonesia. Kini mereka juga sudah di karuniai anak laki-laki bernama Faris Miqdad Nazeeh Ibrahim yang berusia satu tahun.


Zafra dan ustad Alif juga sudah di karuniai seorang putra yang bernama Muhammad Yusuf Alauddin Fauzi. Sama seperti Faris anaknya mas Iqbal dan Michiko Usia Yusuf juga satu tahun kurang dua bulan. Ustad Alif masih bekerja memegang supermarket milik Khayra, sedangkan Zafra masih kuliah kedokteran sama seperti kembarannya Zahra juga mengambil kuliah kedokteran. Hanya saja Zafra lebih tertarik menjadi dokter anak. sedangkan Zahra lebih tertarik menjadi dokter bedah.


Kalau ustad Alif bekerja dan Zafra kuliah biasanya Yusuf diantar ke rumah Bu Nuri ibunya ustad Alif. Mereka masih tinggal bersama umi dan Abi, Karena masih mengajar di pesantren walaupun sudah tidak full seperti dulu.


Pagi ini Khayra menemani Mas Rayyan di sekolah karena di sekolah Mas Rayyan sedang ada acara. Si kembar Zafran dan Zafira di tinggal di rumah bersama Oma dan opanya yang kebetulan sedang ada di Jepang. Ya mama dan papa kembali ke Indonesia setelah acara lamaran dan pertunangan Mas Iqbal dan Michiko. Dan Akan berkunjung ke Jepang berapa bulan sekali menemui cucu-cucunya.


Walaupun masih sekolah taman kanak-kanak tapi Kepintaran Mas Rayyan di atas anak-anak seusianya. Mas Rayyan sudah fasih memakai tiga bahasa Indonesia karena Khayra dan juga orang-orang di rumah selalu menggunakan bahasa Indonesia. Bahasa Jepang itu sudah pasti karena mereka sedang berada di Jepang dan sudah pasti harus bisa bahasa jepang. Bahasa Inggris Karena dari kecil sudah biasa oleh opa nya diajarin bahasa Inggris. Kara opanya calon penerus al-Fatir harus bisa berapa bahasa.


Mas Rayyan Hari ini akan ikut lomba melukis, Sebenarnya ada lomba yang lainnya tapi Mas Rayyan lebih tertarik dengan melukis. Mas Rayyan sudah duduk di tempatnya dan dirinya sudah menyiapkan alat lukisnya di atas meja.


Khayra terus memandangi putranya dari luar ruangan bersama ibu-ibu yang lain. Khayra bersyukur Karena para orang tua murid tidak menganggap aneh Khayra yang notabene memakai hijab. Mungkin sudah banyak wisatawan muslim yang berkunjung ke Jepang jadi mereka tak pernah menjauhi Khayra.


Mas Rayyan bersama teman-temannya yang sama mengikuti lomba melukis satu persatu sudah keluar dari ruangan. Mas Rayyan pun langsung menghampiri Khayra.


" Sudah mas." Tanya Khayra saat Mas Rayyan menghampirinya.


" Sudah." Jawab Mas Rayyan sambil mengangguk memberikan tas berisikan alat lukisnya.


" Ray Kita main ke sana." Ucap Yasuke dan Chris teman Sekelas Mas Rayyan.


" Mommy Mas Rayyan mau main sama mereka." Ucap Mas Rayyan.


" Ya sudah sana." ucap Khayra


Mereka pun langsung bergegas menuju area bermain yang berada di taman samping sekolahnya. Sedangkan Khayra masih mengobrol dengan orang tua murid lainnya.


Saat ini mereka dalam perjalanan pulang tapi sebelumnya Khayra akan mampir terlebih dahulu ke supermarket. Sedangkan Mas Rayyan dari tadi tersenyum bahagia karena dirinya mendapat juara 1 lomba melukis.

__ADS_1


" Mommy Mas Rayyan boleh beli jajanan buat di makan sama adik." Tanya mas Rayyan saat mereka baru saja masuk ke dalam supermarket.


" Memang mas Rayyan mau beli apa?." Tanya Khayra.


" Chiki, biskuit, jelly, coklat, permen, susu banana, dan banyak lagi." ucap Mas Rayyan semangat.


" Karena Mas Rayyan juara satu melukis Mommy bolehin beli yang Mas Rayyan mau." Mas Rayyan pun Langsung kegirangan.


Setelah berbelanja mereka pun pulang dan lagi-lagi Mas Rayyan minta Mampir ke Toko cake Karena Dia ingin membelikan Sakti Kue Karena hari ini Sakti berulang tahun yang ke sepuluh. Sakti dan Adiknya Dania adalah anak angkat ustad Gibran dan juga Khayra.


Dua tahun yang lalu orang tua Sakti dan dan Dania meninggal dunia karena kecelakaan. Ayahnya mereka adalah karyawan di perusahaan Keluarga Mama yang sekarang di pegang ustad Gibran. Keduanya meninggal setelah di rawat di rumah sakit.


Ayah dan Ibu mereka adalah anak yatim piatu yang di besarkan di panti asuhan. Berkat kepintaran dan kerja kerasnya mereka mendapat beasiswa kuliah ke Jepang. Dan mereka bertemu di saat sama-sama kuliah di Jepang.


Karena mereka anak yatim piatu setelah lulus dan mendapatkan pekerjaan di Jepang. Dan mereka pun memilih menetap di Jepang daripada kembali ke Indonesia. Setelah mendapatkan pekerjaan akhirnya mereka memutuskan menikah dan dikaruniai dua anak Sakti dan Dania.


Sebelum meninggal orang tua Sakti dan Dania menitipkan Anaknya ke Khayra dan ustad Gibran. Khayra dan ustad Gibran langsung menyetujui karena mereka sudah tidak punya siapa-siapa. Dan mereka pun langsung mengurus surat adopsi Sakti dan Dania.


Sampai rumah Khayra dan Mas Rayyan Langsung di sambut dua kurcaci.


" Yeah... Mommy sama mas Rayyan pulang." seru Zafira.


" Mommy itu apa?." Tanya Zafran melihat Khayra membawa kotak cake.


" Mas sakti kan ulang tahun jadi mas Rayyan dan Mommy tadi mampir beli kue." ujar Mas Rayyan.


" Oh iya lupa." ucap Zafran sambil menepuk jidatnya.


" Nanti Zafira minta cake nya ya."


" Tadi Mas Rayyan juga beli jajanan banyak di supermarket, Mas Rayyan ganti baju dulu nanti kita makan sama sama." ucap Mas Rayyan.

__ADS_1


Kedua adiknya bersorak kesenangan.


Khayra dan Mas Rayyan pun memilih masuk ke kamar masing-masing untuk mengganti pakaian. Setelah itu mereka kembali ke ruang tv, Karena si kembar sedang menonton tv bersama Oma dan opa nya


Khayra langsung duduk bersama mertuanya, sedangkan mas Rayyan kini sedang membagi jajannya ke kedua adiknya dan juga Mas Rayyan juga tak lupa memisahkan jajanan untuk kedua kakak angkatnya.


" Oh iya Oma, opa tadi Mas Rayyan juara satu lomba melukis." ucap Mas Rayyan.


" Wah hebat." ucap Oma.


" Mas Rayyan mau hadiah apa dari opa."


" Zafira.boleh minta hadiah juga nggak opa." ucap Zafira lebih dulu.


" Fira kan Mas Rayyan yang juara masa Fira yang minta hadiah." Protes Zafran ke kembarannya.


" Sudah-sudah Gimana kalau Hadiahnya Kita minta ke Disneyland." ucap Mas Rayyan.


" Yeah.." Seru mereka berdua.


" Boleh, Nanti opa Tanya Deddy dulu sibuk atau nggak weekend ini." ucap opa.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Hari ini insyaallah Double up ya.


Di tunggu


Semoga pada suka ceritanya.


Maaf juga kalau ada kata-kata yang salah

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2