Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek

Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek
212. Masak untuk calon cucu


__ADS_3

Kini Jihan dan adik-adiknya sudah berada di pesantren mereka menempati salah satu rumah yang ada di lingkungan pesantren.


Bagas, aji dan Luna mereka pindah sekolah ke sekolah yang ada di pesantren. Sebenarnya Khayra tidak meminta mereka pindah tapi mereka yang meminta.


Sedangkan untuk Jihan, dia akan kuliah di kampus milik keluarga Al Fatir bersama Dania. Tapi karena masih sebulan lagi baru masuk kuliah. Jihan pun membantu-bantu di pesantren.


Pagi ini Jihan sibuk memasak sarapan untuk ketiga adiknya sekolah. Sebenarnya Khayra tidak memaksa Jihan untuk memasak makan mereka. Mereka bisa makan atau mengambil makanan di dapur pesantren. Tapi jihan bilang dia akan memasak sendiri kalau waktu dia senggang.


Karena itu Khayra mengisi kulkasnya dengan bahan makanan dan juga aneka Snack.


Dan pagi ini jihan memasak nasi goreng sosis sesuai request Luna. Setelah selesai memasak nasi goreng Jihan pun memanggil ketiga adiknya.


" Wah nasi goreng sosis." Seru Luna begitu melihat menu sarapannya.


" Kan kamu yang minta untuk di bikinin nasi goreng sosis." Ucap Jihan.


" Kak, Kakak hari ini sibuk nggak?." Tanya aji.


" Kenapa?."


" Aji mau makan SOP ayam."


" Besok aja ya dek, Soalnya semalam Mommy bilang nggak usah masak nanti mau ke sini bawa makanan soalnya kak Dania lagi ngidam minta di masakin sama Mommy."


" Ya udah deh kak."


" Besok kakak janji bakal masakin kamu SOP ayam."


" Iya kak nggak apa-apa kok, Kasihan Mommy sudah masak capek-capek nanti nggak ada yang makan."


Setelah sarapan semuanya pun langsung berangkat ke sekolah. Sedangkan Jihan merapikan rumah dulu setelah itu Jihan pergi ke dapur pesantren membantu memasak di sana.


Jihan sangat senang bisa berada di lingkungan pesantren. Terkadang Jihan sangat-sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Allah SWT yang sudah begitu baik terhadap dirinya dan juga adik-adiknya.


Di saat Jihan dan adik-adiknya di buang oleh ayahnya dan tak tahu harus tinggal dimana. Tapi Bu Surti datang sebagai penolong mereka, Mereka diajak bu Surti untuk tinggal di panti asuhan.


Ternyata tidak sampai di situ saja Allah begitu baik terhadap Jihan dan adik-adiknya. Mereka di pertemukan dengan Khayra dan juga keluarganya.


Dan yang membuat mereka tak menyangka adalah mereka di adopsi oleh keluarga yang terkenal begitu kaya raya.


Terkadang Jihan selalu berpikir bagaimana orang seperti Bu Surti, Bu Yuni, orang-orang yang ada di panti asuhan, Keluarga angkatnya saat ini dan juga orang-orang yang ada di pesantren Al hikmah Begitu membuka tangan mereka begitu lebarnya menerima uluran tangannya.

__ADS_1


*****


Siang hari Khayra datang ke pesantren membawa banyak makanan. Dan Khayra menyuruh anak-anaknya untuk kumpul makan.


Jihan keluar dari rumah dan berjalan menuju rumah orang tua Khayra. Di jalan Jihan bertemu Dania yang juga akan pergi menuju ke sana.


" Dania." Panggil Jihan.


" Hai Jihan mau ke Mommy." Tanya Jihan.


" Iya."


" Yuk kita ke sana, aku sudah nggak tahan pingin makan masakan Mommy." ajak Dania.


" Memang kamu minta masakin apa sama Mommy."


" Aku minta masakin Sop ayam, Udang tepung, sambal goreng kentang, rendang sama puding."


" Wah kayanya enak banget."


" Sudah pasti enak, Mommy tuh masakannya paling the best." Mereka berjalan sambil mengobrol dan mereka pun sudah sampai.


" Walaikum salam." Jawab Khayra yang sibuk menata makanan di meja makan.


Dania dan Jihan pun langsung mencium tangan Mommy angkatnya.


" Wah banyak banget Mom jadi sudah nggak sabar mau makan." kata Dania yang melihat makanan pesanannya sudah berjejer di meja makan.


" Aduh cucu Oma sudah nggak sabaran buat makan ya." Ucap Khayra sambil mengelus perut Dania.


" Mau makan sekarang sayang atau mau nunggu yang lainnya. Soalnya sebentar lagi sudah mau adzan Dzuhur. Si kembar juga sudah dalam perjalanan ke sini di jemput supir ke sekolahnya."


" Nanti aja deh Mom, Dania juga kangen makan bareng Fira."


" Baiklah kita siap-siap sudah adzan Dzuhur kita shalat di rumah aja ya."


" Iya Mom."


Selesai shalat ternyata si kembar sudah datang.


" Assalamualaikum ." Zafran dan Zafira mencium tangan Khayra, Dania dan Jihan.

__ADS_1


" Walaikum salam."


" Kak Dania kangen." Ucap Zafira memeluk Dania.


" Sama kakak juga kangen, Sekarang kalian berdua shalat dulu sana." Ucap Dania menyuruh ke dua adiknya untuk shalat.


Tak lama yang lainnya pun datang ke rumah.


" Abi gimana kakinya sudah baikan?." tanya Khayra ke Abi nya yang berapa hari lalu kecelakaan motor beruntung tidak luka parah hanya kakinya saja yang terkilir.


" Alhamdulillah nak sudah lebih baik walaupun masih sedikit ngilu."


" Syukurlah."


" Mom kangen." Rayyan memeluk Khayra dan mencium pipi Khayra.


" Sama Mommy juga kangen jagoan Mommy."


" Mommy nginap di sini, kan besok libur." tanya Rayyan.


" Kamu kenapa sih mas tumben manja banget sama Mommy."


" Nggak Rayyan kangen aja meluk Mommy."


" Iya Mommy akan nginap di sini silahkan kamu sepuasnya memeluk Mommy, Asal siap-siap saja dapat tatapan tajam dari Deddy sama princess nya."


" Selalu." gumam Rayyan.


" Sudah yuk kita makan kasihan kakak kamu sudah nunggu."


" Baiklah dari pada keponakan aku ileran." ucap Rayyan melepas pelukannya.


Kini mereka semua memakan makanan yang Khayra masak dan bawa dari rumah demi calon cucu nya.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN , MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN.


SELAMAT HARI LEBARAN


Author minta maaf kalau ada salah 🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2