Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek

Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek
191. Zafira ngambek


__ADS_3

Pesta perayaan ulang tahun pernikahan mama dan papa di adakan di kediaman opa Hiro. Para saudara yang tinggal di Amerika mulai berdatangan dari siang tadi.


" Oh ini suaminya Dania." Tanya Tante Selin istri dari om Midori putra bungsu opa Hiro.


" Iya Tante dan om kenalin namanya bang Khalid." Ucap Dania


" bang kenalin ini Tante Selin dan itu suaminya om Midori mereka anak bungsu opa Hiro, Yang itu om Denji anak sulung opa Hiro dan itu istrinya Tante Haruka, yang itu Om James kakaknya Tante Michiko dan itu istrinya Bianca."


" Hallo Khalid maaf ya kita nggak bisa datang pas kalian nikah." ucap om Denji.


" Iya om dan Tante nggak apa-apa minta doanya aja."


****


Jam tujuh malam pesta ulang tahun pernikahan mama dan papa pun berlalu banyak kerabat dan teman mama dan papa yang datang. Juga sahabat mama dan papa yang sama-sama mereka merayakan pesta ulang tahun pernikahan.


Walaupun hanya makan malam tapi acaranya lumayan meriah. Karena teman-teman mama dan papa menjadikan itu sebagai acara reuni.


Banyak para teman mama dan papa datang membawa anak serta cucu. Banyak para anak gadis serta cucu perempuannya teman mama dan papa. Mereka terus mencuri-curi pandang ke Sakti. Tapi Sakti tidak mempedulikan mereka.


Tapi ada satu orang yang menyadari itu, Dan dia amat kesal.


" Pada ngelihatin mas Sakti begitu banget sih." gumam Zafira kesal.


" Emang nggak pernah apa lihat orang ganteng." gumam lagi.


" Pengen rasanya mencolok matanya." gerutu Zafira


Zafira pun langsung ngedeketin Sakti dan nggak ngebiarin cewek-cewek itu mencoba mendekati Sakti.


Zafira juga memberikan tatapan tajam ke para cewek-cewek itu.


Sakti yang sang adik menatap orang-orang dengan tatapan tak biasa mengeryitkan keningnya.


" Dek kamu kenapa ngelihatin mereka kaya gitu." Tanya Sakti.


" Mas Sakti nggak usah ngelihatin ke arah mereka nanti mereka kegeeran di lihat sama mas Sakti." ucap Zafira


" Oke... tapi kenapa kamu ngelihatin mereka kaya mereka musuh kamu aja."


" Emang." Zafira menjawab dengan singkat.


" Dek nggak boleh begitu mereka lebih tua dari kamu nggak sopan."


" Karena Fira masih SD gitu jadi Fira nggak boleh kesel melihat orang keganjenan begitu." Ucap Zafira sewot.


" Bukan begitu, Itu hak mereka kalau mereka mau ngelihatin mas Sakti."


" Oh jadi mas Sakti kesenangan di lihatin sana mereka."


' Nggak begitu ..."

__ADS_1


" Fira kesel sama mas Sakti." Zafira pergi dari hadapan Sakti sambil menghentakkan kakinya menuju ke dalam rumah.


Sakti hanya bisa geleng-geleng kepala melihat adik bungsunya ngambek.


Sakti pun kembali bergabung dengan para sepupunya.


****


Zafira masuk kedalam rumah sambil menggerutu kesal. Dia pun ke dapur mengambil minuman dan Snack. Setelah itu Zafira pergi ke perpustakaan mini milik opa Hiro.


Zafira lebih memilih membaca buku-buku yang ada di perpustakaan dari pada kembali ke pesta Oma dan opa nya.


Menjelang tengah malam para tamu undangan sudah pada pulang. Hanya tinggal keluarga yang kebetulan memang menginap di rumah opa Hiro.


" Tante Kai lihat kak Fira." Tanya Chloe putri pertama Midori yang datang menghampiri Khayra yang sedang mengobrol dengan yang lainnya.


Chloe lebih muda Dua tahun dari Zafira.


" Nggak sayang, Mungkin sudah ke kamar kali." Jawab Khayra


" Nggak ada Tante di kamar Chloe sama kak Fira kan tidur satu kamar."


" Hah..masa di kamar nggak ada."


Chloe mengangguk.


" Ayo Chloe, Mas Rayyan tahu di mana kak Fira." Ucap Rayyan bangkit dari duduknya dan berjalan masuk ke dalam rumah.


Chloe sendiri mengikuti Rayyan berjalan dan mereka pun langsung menuju perpustakaan.


Terlihat Zafira sedang duduk menyender sambil membaca buku dan mulutnya nggak berhenti mengunyah makanan.


Sedangkan Zafira yang mendengar suara pintu terbuka langsung menengok ke arah pintu.


" Dek di cariin Chloe." Ucap Rayyan dan berlalu pergi dari sana.


" Kamu lagi ngapain Fira." tanya Chloe.


" Lagi baca, masa lagi berenang."


" Aku pikir kamu udah di kamar pas aku nyusul nggak ada."


" Belum ngantuk jadi di sini aja baca buku. Kamu udah ngantuk?." tanya Zafira.


" Iya ."


" Ya udah ayo kita tidur."


Mereka berdua pun pergi meninggalkan ruangan perpustakaan menuju kamar mereka.


***

__ADS_1


Selesai shalat subuh berjamaah lagi-lagi Zafira memilih kembali ke kamar. Dirinya masih kesal dengan sang kakak.


Begitu waktunya sarapan Khayra tak menemukan putri bungsunya.


" Chloe lihat Fira.?." tanya Khayra.


" Ada di kamar Tante ini baru Chloe mau panggil."


" Ya udah Tante minta tolong ya."


" Iya Tante." Chloe pun pergi memanggil Zafira.


Tak lama Chloe datang bersama Zafira, Lalu mereka berdua langsung mengambil makanan sarapan mereka. Karena tak mungkin mereka makan di meja makan secara nggak akan muat.


Setelah mengambil makanannya mereka dua pun mencari tempat untuk makan.


" Nanti aku mau pergi sama mami aku." Ucap Chloe.


" Kemana?." Tanya Zafira.


" Ke rumah teman mami."


" Aku boleh ikut."


" Boleh nanti aku bilang ke mami."


" Asik."


Setelah makan mereka berdua pun langsung menaruh bekas makannya ke dapur. Lalu Chloe menghampiri mami nya yang kebetulan sedang bersama Khayra.


" Mami Fira boleh ikut gak nanti." tanya Chloe.


" Boleh." ucap Selin maminya Chloe.


" Tumben kamu mau ikut dek." Tanya Khayra ke Zafira.


" Lagi pengen aja."


" Ya udah tapi jangan nyusahin Tante kamu loh."


" Iya mi."


Akhirnya Zafira pun ikut Tante Selin dan juga Chloe ke rumah temannya Tante Selin.


****


" Mom Fira kemana Sakti nggak lihat dari pagi." Tanya Sakti ketika dia sedang makan siang.


" Oh ikut Tante Selin."


" Hah... tumben mau ikut Tante Selin nggak sama Mommy." ucap Sakti heran karena Zafira nggak bisa lepas dari Mommy nya.

__ADS_1


" Sekarang sudah besar adik kamu jadi dia sudah mulai mandiri." ucap Khayra.


" Syukurlah kalau gitu."


__ADS_2