
Maaf ya kemarin nggak up karena sibuk jadi hari ini Double up sebagai gantinya 🙏🙏🙏🙏
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Khalid terbangun dan membuka matanya, Khalid langsung melihat ke sisi kirinya. Lalu Khalid tersenyum melihat wajah cantik sang istri yang masih tertidur pulas.
Khalid memandangi wajah sang istri dan dirinya mengingat bagaimana selama dirinya berhasil membobol pertahanan milik Dania. Khalid merasa bangga juga senang karena dirinya yang berhasil menembus mahkota berharga milik istrinya.
Sambil terus memandangi sang istri tangan Khalid mulai mengelus pipi chubby milik Dania.
Karena memang Khalid selalu bangun jam segini untuk shalat malam. Akhirnya Khalid pun beranjak dari tidurnya dan berjalan ke kamar mandi
tiga puluh menit menyelesaikan mandinya, Khalid pun langsung keluar kamar mandi. Tak lama Khalid pun mulai menggelar sajadahnya.
Khalid sangat khusyuk menjalankan shalat malamnya. Dan khalid juga tak lupa berdoa mengucap syukur atas apa yang telah Allah SWT berikan terhadap dirinya. Dan juga berdoa semoga pernikahannya dengan Dania langgeng sampai Jannah.
Begitu subuh Khalid pun segera membangunkan Dania.
" Yang bangun yuk sudah subuh." Bisik Khalid sambil sesekali mencium pipinya Dania.
" Hmmm..." itu lah yang keluar dari mulut Dania tanpa mau membuka matanya.
" Yang ayo bangun kita shalat berjamaah dulu nanti selesai shalat subuh kalau mau tidur lagi silahkan." ucap Khalid yang gemas melihat Dania malah makin memeluk erat selimutnya.
Karena tak kunjung juga membuka mata Khalid pun jadi gemas sendiri. Khalid pun menciumi wajah Dania dan sukses membuat Dania membuka matanya.
" bang ihs...ngeselin banget sih aku masih ngantuk tahu." ucap Dania sambil mengerucutkan bibirnya.
" Nanti tidur lagi sekarang bangun terus mandi kita shalat subuh." ucap Khalid lembut.
Dania pun terpaksa bangun dari tidurnya.
" Auwh..." rintih Dania saat akan beranjak turun dari ranjang.
Tanpa banyak bicara Khalid pun langsung mengendong sang istri masuk ke dalam kamar mandi. Khalid mendudukkan Dania di closet lalu dia mengisi bathtub dengan air hangat.
" Sayang kamu berendam dengan air hangat buat ngurangin rasa nyerinya." ucap Khalid saat air hangatnya sudah siap.
" Jangan lama-lama Abang tunggu buat shalat berjamaah." Ucap Khalid lagi sebelum keluar dari kamar mandi.
Dania hanya mengangguk.
__ADS_1
setelah sang suami keluar Dania pun segera melakukan ritual mandinya. Tiga puluh menit akhirnya Dania pun menyelesaikan ritual mandinya. Dia pun keluar dari kamar mandi dengan berjalan pelan karena bagian sensitifnya masih ngilu.
Dania melihat sang suami sudah bersiap untuk shalat subuh berjamaah. Dania pun segera memakai mukenanya dan bersiap shalat.
***
Selesai shalat lagi -lagi Khalid melancarkan aksinya walaupun dirinya tahu bagian sensitifnya Dania masih sakit. Tapi entah mengapa dirinya merasa ketagihan.
Sedangkan Dania hanya bisa pasrah walaupun dalam hatinya mengomel. Karena kesal Khalid benar-benar nggak peduli dengan dirinya.
Dania benar-benar kelelahan karena Khalid seakan tak pernah lelah.
" Bang, Udah aku capek juga ngantuk." Keluh Dania di tengah pertempuran mereka.
" Sebentar sayang ah... tangguh ini." Jawab Khalid
Mendengar jawaban Khalid sudah pasti suaminya akan berhenti setelah mendapatkan puncaknya. Akhirnya Dania pun memilih memejamkan matanya. Dirinya benar-benar sudah ngantuk berat.
****
Tidur Dania terganggu karena sinar matahari yang masuk ke dalam kamar dari celah gorden. Dania pun membuka mata perlahan dan yang pertama di rasakan ada sesuatu yang berat menimpah pinggangnya.
Dania pun pelan-pelan mengangkat tangan Khalid yang melingkar di pinggangnya. Setelah mengangkatnya pelan-pelan dan hati-hati. Akhirnya Dania pun bisa melepaskan diri dari pelukan sang suami.
Dania langsung masuk ke dalam kamar mandi dan yang ingin dia lakukan adalah berendam air hangat. Dia berharap dengan berendam air hangat pegal di badannya dapat diatasi.
Sambil menunggu airnya penuh dania pun berdiri di depan wastafel yang berada di dalam kamar mandi.
" Astaghfirullahaladzim." Ucap Dania kaget sambil menutup mulutnya.
" Astaga kenapa tubuh aku jadi merah-merah gini sih. Di leher juga banyak begini udah kaya habis di hisap sama vampir aja." Gumam Dania sambil memperlihat lehernya di kaca.
" Ini juga kenapa dada aku juga banyak merah-merah juga."
Akhirnya Dania pun bergegas menuju bathtub untuk berendam. Rasanya rileks sekali tubuh Dania setelah Dania merasakan tubuhnya remuk.
Hampir satu jam Dania menghabiskan waktunya untuk berendam. Dania pun keluar dari kamar mandi sudah memakai baju ganti yang dia bawa tadi ke dalam kamar mandi.
Saat keluar kamar mandi Dania melihat Khalid sudah bangun dan sedang duduk bersandar di headboard ranjang.
" Sayang kenapa nggak membangun kan Abang." Ucap Khalid begitu melihat Dania keluar dari kamar mandi.
__ADS_1
Khalid terbangun dari tidurnya karena dirinya tak merasakan keberadaan istrinya yang dia peluk sehabis pergulatan tadi. Khalid pun mencari keberadaan istrinya tapi saat mendengar suara gemericik air. Khalid tahu ternyata istrinya sedang mandi.
" Abang tidurnya pulas banget jadi Dania nggak tega." Ucap Dania sambil berjalan membuka gorden membiarkan cahaya matahari masuk.
" Harusnya kamu bangunin Abang, Abang juga kan mau mandi."
" Ya udah sekarang Abang mandi, Dania mau pesan makanan Dania sudah sangat lapar." Ucap Dania.
" Yang kamu mau kemana?." Tanya Khalid melihat istrinya keluar kamar.
" Mau duduk di ruang tamu."
" Terus Abang gimana?."
Dania mengeryitkan keningnya gak mengerti maksud suaminya.
" Maksudnya."
" Ini Abang mandi sendiri.'
" Lah biasanya juga Abang mandi sendiri."
" Tapi Abang pengen mandi sama kamu."
" Abang aneh kaya anak kecil aja. Udah ah Dania mau pesan makanan." Dania pun keluar kamar dan tak memperdulikan suaminya yang sedang merajuk.
" Sayang kamu sayang nggak sih sama abang." teriak Khalid dari dalam kamar.
" Mau mandi sekarang atau Dania tinggal makan di restoran hotel. Biar Dania bisa ketemu sama cowok-cowok bule ganteng di sana." Jawab Dania.
" Yang awas aja kalau melirik cowok-cowok bule. Emang aku kurang genteng apa?."
" Abang cepetan mandi kalau masih terus aja bicara Dania tinggal beneran." Ucap Dania yang masuk kembali ke kamar mengambil kerudung instan juga dompet.
" Yang kamu mau kemana itu ngambil kerudung sama dompet. Cepat taruh di tempatnya lagi "
" Nggak pokonya Dania tunggu sampai dua menit Abang nggak juga masuk kamar mandi Dania langsung pergi ke restoran." ancam Dania.
Sebenarnya dirinya juga malas turun ke bawah tapi Dania kesal dengan suaminya yang kaya anak kecil. Jadilah dirinya mengancam sang suami agar segera mandi.
Khalid yang mendapatkan ancaman dari Dania pun segera bergegas masuk ke dalam kamar mandi dengan kesal. Karena niatnya ingin mandi bareng sang istri jadi gagal karena Dania nggak bisa di bujuk.
__ADS_1