Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek

Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek
195. kembali


__ADS_3

Setelah tiga hari menginap di hotel Dania dan Khalid pun kembali ke rumah opa Hiro. Mereka di jemput oleh supir yang memang sudah Dania minta menjemput.


" Assalamualaikum." ucap salam Dania dan Khalid begitu masuk ke dalam rumah.


" Walaikum salam." Jawab para orang tua yang sedang duduk di ruang tengah sambil mengobrol.


Dania dan Khalid pun mencium tangan semua yang ada di sana.


" Kalian istirahat aja nanti pas akan siang kami akan panggil." ucap Oma Amel.


Akhirnya Dania dan Khalid pun pergi ke kamarnya. Sepertinya Oma Amel sangat mengerti Dania, Jujur Dania amat lelah setelah tiga hari di kurung di dalam hotel. Belum lagi dirinya harus melayani sang suami untuk urusan ranjang.


Dania pun langsung naik ketempat tidur dia ingin tidur sebentar.


" Bang jangan ganggu aku dan jangan minta jatah lagi ya. Aku benar-benar lelah please." Ucap Dania tak lama dirinya memejamkan mata.


Khalid pun membiarkan Dania tidur karena dia juga sangat mengerti kalau istrinya sangat kelelahan. Khalid juga nggak tahu dirinya seolah tak pernah puas. Dirinya ingin lagi dan lagi sehingga imbasnya ke Dania.


Karena nggak tahu mau ngapain Khalid memilih untuk membaca buku.


Saat waktunya makan siang bibi memanggil kami karena yang lain sudah menunggu di meja makan. Ya walaupun meja makan tak menampung kami semua


Dania dan Khalid pun keluar kamar menuju meja makan. Dania pun segera mengambilkan makanan untuk sang suami. Barulah Dania mengambil makanan untuk dirinya sendiri.


Dania dan Khalid memilih makan bersama para sepupunya di ruang tv. Mereka makan sambil mengobrol Karena habis ini semuanya akan kembali ke aktifitas masing-masing.


Selesai makan mereka pun bergegas masuk kamar masing-masing untuk bergegas packing. Karena nanti malam mereka memutuskan untuk kembali ke Indonesia.

__ADS_1


Khayra pun sama dirinya harus bergegas packing Karena ada banyak yang harus dia packing. Khayra harus packing barang milik dirinya, suaminya, Rayyan, Zafira dan Zafran. Tapi tidak hanya itu Khayra juga harus mengurusi oleh-oleh untuk para pekerja di rumahnya, oleh-oleh untuk keluarganya Khayra. Belum lagi barang-barang belanjaan dia beli di sini. Di tambah titipan barang untuk Michiko sekeluarga dari kak james kakaknya Michiko.


***


Malam harinya mereka pun berangkat di antar oleh supir dan juga Sakti juga Maura.


" Ingat mas, kamu harus jaga kesehatan jangan suka telat makan. Kalau pilih teman yang baik jangan ada kejadian yang kaya kemarin lagi. Sungguh hati Mommy nggak tenang. Cepat selesaikan kuliah kamu dan kembali ke rumah." Ucap Khayra sebelum dirinya masuk ke dalam bandara.


" Iya Mom Sakti nggak akan lupa makan dan Sakti juga akan jaga kesehatan. Dan Mommy juga nggak perlu khawatir mulai saat ini Sakti akan menjaga jarak dengan orang-orang yang belum sakti kenal dekat." ucap Sakti menenangkan sang Mommy.


Khayra juga berpamitan dengan keponakan nya Maura, yang hanya beda setahun dari Sakti.Tapi Maura sudah tinggal di Amerika dari masuk SMA. Khayra juga berpamitan dengan opa Hiro dan Oma Amel. Dan juga di ikuti oleh yang lainnya


Kemudian mereka pun masuk ke dalam pesawat setelah sang pilot mengatakan bahwa sudah siap terbang. Zafira sudah mencari tempat ternyaman karena dia ingin tidur begitu juga Zafran. Beruntung mereka memakai pesawat pribadi jadi Mereka bisa beristirahat dengan nyaman.


Pesawat yang kami tumpangi pun take off meninggalkan negeri paman Sam.


****


Mereka pun turun dari pesawat dan berjalan menuju ruang tunggu untuk menunggu barang-barang mereka di turunkan.


Setelah semua barang-barang sudah di turunkan dan sudah berada bersama mereka. Mereka pun langsung berjalan keluar bandara dan ternyata supir yang menjemput sudah menunggu.


Sang supir pun langsung menaruh barang-barangnya ke bagasi mobil. Setelah itu mereka pun berpisah dengan kak Gita dan keluarganya karena kak Gita akan langsung pulang ke rumahnya.


Mereka pun masuk ke dalam mobil dan berjalan pulang ke rumah.


Sampai rumah mereka pun masuk ke dalam kamar masing-masing untuk beristirahat.

__ADS_1


****


Keesokan harinya Khayra mengajak keluarganya untuk mengunjungi orang tuanya. Sekalian Khayra juga ingin memberi titipan buat Michiko kakak iparnya dari kakaknya yang tinggal di Amerika.


Zafira dan Zafran juga sudah nggak sabaran untuk bertemu dengan para sepupu-sepupunya. Mereka membelikan oleh -oleh untuk sepupunya.


Dengan dua mobil mereka pun sampai di pesantren. Pesantren masih sepi hanya ada berapa santri yang sudah kembali ke pesantren. Dan ada juga santri yang memang tidak pulang karena jauh. Biasanya mereka tinggal di luar pulau Jawa makanya mereka akan pulang kalau sudah lulus


Mobil yang mereka tumpangi pun berhenti di depan rumah orang tua Khayra. Mereka pun turun dari mobil dan tak lupa juga menurunkan oleh-oleh yang mereka bawa.


" Assalamualaikum." Ucap mereka begitu masuk ke dalam rumah orang tua Khayra.


" Walaikum salam." Teriak para keponakan Khayra yang ternyata sudah menunggu.


Mereka pun masuk dan mencium tangan Abi dan umi.


Zafran dan Zafira sibuk membagikan oleh-oleh yang mereka bawa. Semua tampak senang karena mendapatkan oleh-oleh.


" kak Michi yang di koper itu punya kak Michi ya dari kak james." ucap Khayra sambil menunjuk koper berwarna biru.


" Makasih ya Kai. "


" Sip, oh iya dapat salam dari semuanya. Nanyain kenapa nggak ikut."


" Habis gimana kakak kamu kerjaannya lagi banyak. Tapi semuanya sehat kan."


" Alhamdulillah sehat."

__ADS_1


Rumah Abi dan umi ramai karena ada tiga kubu. Para laki-laki berkumpul di ruang tamu, Para wanita berkumpul di ruang tv dan anak-anak berkumpul di halaman belakang.


__ADS_2