Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek

Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek
40. new


__ADS_3

khayra pun turun ke bawah menuju dapur di sana sudah ada umi dan Tante maryam.


" pagi umi, pagi Tante." ucap Khayra


" Kai pagi-pagi udah bangun aja Kai. kirain masih betah kelonan." ledek Tante maryam sambil tertawa.


" Tante mah ngeledek Kai aja."


" sudah-sudah kamu mau apa Kai." tanya umi.


" Kai mau bantuin umi."


Tante Maryam tertawa mendengar kalau aku mau bantuin umi di dapur.


" Tante kenapa sih tertawa." ucap Khayra sambil memanyunkan bibirnya.


" wah mbak coba dari dulu aja di nikahinya. keponakan Tante sudah dewasa kayanya."


" udah ah, Tante maryam ngeledekin Kai aja. Kai mau buatin kopi dulu buat mas Gibran." ucap Khayra.


" nih udah Tante buatin sekalian buat yang lain juga. kamu bawa kuenya aja Tante yang bawa kopinya." Khayra pun nurut apa yang di katakan oleh tantenya setelah mengantarkan kopi kami kembali ke dapur untuk masak sarapan.

__ADS_1


" umi kita mau masak apa? " tanya Khayra


" umi mau bikin nasi kuning. kai kamu iris tempe untuk bikin orek tempe terus kupas kentang potong untuk buat perkedel."


" iya umi."


mereka pun sibuk membuat menu untuk sarapan. satu jam kemudian semua masakan sudah matang dan kini sudah tertata di meja.


" Kai kamu panggil zafra, Zahra sama Tania. Tante yang bakal panggil para cowok di depan."


khayra pun langsung naik ke atas menuju kamar si kembar.


ceklek


" kirain masih pada tidur." ucap Khayra.


" kita udah bangun dari subuh kali kak. kita lagi nonton Drakor aja."


" oh udah di tunggu buat sarapan. ayo turun." ajak khayra.


mereka pun turun menuju meja makan terlihat di sana sudah pada kumpul khayra pun langsung duduk di samping ustad Gibran. dan Kai pun langsung mengambilkan nasi kuning untuk ustad Gibran. suasana meja makan hening tidak ada pembicaraan karena memang di keluarga kami tidak begitu suka makan sambil berbicara.

__ADS_1


selesai makan para cowok kembali kumpul di teras depan. Zahra, zafra dan Tania kembali ke kamar. sedangkan Khayra membantu umi untuk membereskan bekas sarapan tadi. setelah itu Khayra kembali ke kamar untuk membereskan kamar. khayra mulai mengganti sprei , menyapu dan mengepel lantai terus dia juga membersihkan kamar mandi setelah itu Khayra memutuskan untuk duduk di balkon kamarnya sambil menonton film dari laptopnya.


ustad Gibran masuk ke dalam kamar tapi tidak mendapati sang istri berada di sana padahal tadi umi bilang khayra sudah kembali ke kamarnya. ustad Gibran pun mencoba mencari di kamar mandi tapi hasilnya tetep nggak ada.


" sayang, kamu dimana?" panggil ustad Gibran.


khayra yang mendengar suaminya manggil." iya mas Kai ada di balkon."


ustad Gibran yang mendengar kalau istrinya sedang berada di balkon kamar maka dia pun segera menghampiri istrinya dan ikut duduk di sampingnya.


" sayang mas cariin juga." ucap ustad Gibran sambil memeluk Khayra.


" Kai habis beresin kamar terus istirahat di sini cari angin."


" hari ini kita mau ngapain nih. apa mau seharian di kamar aja. kalau itu mas nggak nolak."


" sebenarnya Kai bosen, tapi mau kemana?."


" gimana kalau kita pacaran hari ini terserah kamu mau nonton atau apa bebas. tahu mau belanja keperluan rumah siapa tahu ada yang kurang."


" kita ke mall aja yuk mas."

__ADS_1


" boleh udah sana siap-siap."


__ADS_2