Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek

Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek
216. baby Sakha


__ADS_3

Sehabis Dzuhur ruang rawat Dania ramai karena kedatangan kak Gita Kakaknya ustad Gibran, Dan juga yang lainnya.


Setelah itu Rayyan datang bersama Jihan dan juga adik-adiknya.


" Kak selamat ya?." Ucap Rayyan ke kakak perempuannya.


" Terima kasih ya dek."


ceklek


Muncul si kembar Zafran dan Zafira yang baru pulang dari sekolah.


" Mana anaknya kak Dania Fira mau lihat. " Ucap zafira menghampiri sang kakak setelah menyalami semua yang ada di sana.


" Sayang kasih selamat dulu ke kakaknya terus cuci tangan kamu baru boleh lihat baby boy nya." Ucap Khayra.


Zafira pun memilih masuk ke kamar mandi untuk mencuci tangan di ikuti oleh Zafran.


" Kakak selamat ya." Ucap Zafran memeluk sang kakak.


" Terima kasih ya dek."


" selamat kakakku yang cantik tapi lebih cantik Fira. Nanti Fira pinjam baby boy nya ya kak." Ucap Zafira memeluk sang kakak.


" Emang anak kakak boneka apa di pinjam."


" Hahaha boneka hidup "


Zafira menghampiri sang Mommy yang sedang mengendong Baby boy. Zafira yang melihat baby boy jadi gemas dia pun mentoel pipi baby boy.


" Kak nama nya siapa kak?." Tanya Zafira.


" Eh iya betul siapa nama baby boy nya " kata Zafra.


" Arsakha virendra shafwan. " ucap Khalid


" Bagus namanya." Ucap Khayra. " Hallo baby Sakha."


" Artinya apa lid?." tanya om Zidan.


" Bangsawan / Dermawan yang mulia dan pemberani penuh cinta kasih."


" Khalid orang tua kamu sudah di beritahu." Tanya Abi.


" Sudah kek katanya besok berangkatnya ke sini "


" Ya sudah kalau sudah di beritahukan "


" Terus Aqiqah nanti mau dimana?." Tanya Abi lagi.


" Biar di rumah mereka aja bi, toh besan juga pasti sudah datang." Ucap ustad Gibran.


" Iya kamu Khalid siapin kambing nya aja, untuk yang lainnya biar Mommy yang urus " Timpal Khayra.


" Mom, Aku boleh gendong nggak?." Tanya Zafira.


" Memang kamu bisa."


" Di coba dulu atuh Mom."


" Biar kak dia coba siapa tahu kalau sudah jago gendong Sakha kan bisa jadi baby sitter dadakan." seru Zahra.

__ADS_1


" Nggak masalah tapi bayarannya mahal " Ucap Zafira.


" Kamu masih minta bayaran Mommy sama Deddy kamu tuh sudah kaya banget tahu." Balas Zahra.


" Biarin biar duit Fira tambah banyak."


Zafira pun mencoba mengendong baby Sakha dan Zafira sangat senang bisa mengendong keponakannya itu.


" Kak Dania, mas sakti video call dan mau bicara sama kakak." Ucap Rayyan sambil berjalan mendekati sang kakak dan memberikan ponselnya.


Dania pun menerima ponsel miliknya adiknya itu dan Dania pun menatap layar ponselnya dan Dania melihat wajah sang kakak muncul di sana.


" Assalamualaikum dek "


" Walaikum salam mas,, Kangen."


" Sama mas sakti juga, Selamat ya sudah menjadi seorang ibu."


" Terima kasih kak. Mas Sakti kapan pulan?."


" Kakak akan pulang pas liburan nanti, Sekarang mana keponakan mas?.'


" Lagi di gendong sama Zafira."


" Oh.. Di sebelah kamu Khalid ya dek " Tanya sakti


" Hallo mas Sakti apa kabar?." Khalid yang langsung ikut muncul.


" Baik, Selamat ya lid sudah menjadi seorang ayah."


" Makasih mas "


" Dek Ada Mommy nggak di sana ?."


" Iya boleh."


Dania pun memberikan ponsel milik Rayyan ke Mommy nya.


" Assalamualaikum nak."


" Walaikum salam Mom, Mommy sehat kan."


" Alhamdulillah Mommy sehat, Kamu sendiri sehat nak."


" Iya Mom, Yang lainnya gimana Mom pada sehat."


" Semuanya sehat." Ucap Khayra sambil layar ponselnya memperlihatkan semuanya yang ada di ruangan rawat Dania.


" Kamu lagi flu ya nak." Tanya Khayra karena suara Sakti sedikit bindeng.


" Iya Mom efek kurang tidur "


" Jangan begadang nak?."


" Pengennya Mom tapi Sakti harus segera menyelamatkan kuliah Sakti lebih cepat agar kita kembali berkumpul."


" Iya Mommy juga pengennya begitu tapi kamu juga harus mikirin kesehatan kamu juga."


" Iya Mom, Mom keponakan Sakti."


" Tuh lagi di gendong Fira." Ucap Khayra sambil mengarahkan ponselnya ke zafira.

__ADS_1


" Mas Sakti kangen."


" Sama mas Sakti juga, Ya udah nanti kalau mas sakti pulang kita pergi jalan-jalan."


" Sip."


" Dek kamu bisa gendong... Eh iya Mas Sakti lupa nanya namanya siapa?."


" Namanya Arsakha virendra shafwan."


" Wah bagus banget. Hallo baby Sakha."


" Hallo uncle yang nggak pulang-pulang." kata Zafira menirukan suara anak kecil.


" Dek kamu nggak ngeri gitu gendong baby Sakha secara kan masi bayi."


" Tapi aku bisa kan mas , Fira tuh serba bisa."


" Ya udah nak nanti di terusin lagi nanti lebih baik kamu minum obat lalu istirahat."


" Iya Mom, Assalamualaikum."


" Walaikum salam."


Khayra pun mengembalikan ponselnya ke Rayyan.


****


Sore hari semuanya sudah pulang hanya tinggal Khayra, ustad Gibran, Zafran dan Zafira yang masih di rumah sakit.


Sehabis isya Ustad Gibran mengajak anak dan istrinya pulang.


" Mommy pulang dulu ya kak besok Mommy ke sini lagi."


" Iya Mom, hati-hati du jalan."


" Nak Deddy pulang dulu ya kalau ada apa-apa suruh Khalid hubungi Deddy atau Mommy."


" Iya Ded."


" Kak kita pulang dulu ya "


" Iya dek makasih sudah jengukin kakak."


" Lid kami pulang dulu ya, Mommy besok ke sini lagi. Kalau ada apa-apa langsung hubungi kami. Terus jangan bikin Dania stress Sampai baby blues ya lid. Kalau Sakha rewel dan Dania nggak bisa nangani langsung minta suster membantu kamu."


" Iya Mom."


" Assalamualaikum."


" Walaikum salam."


Kini tinggal Khalid, Dania dan baby Sakha saja.


" Sayang mumpung baby sakha bobo mendingan kamu juga bobo."


" Nanti Abang sendirian dong jaga Sakha."


" Nggak apa-apa sayang nanti kita gantian."


" Ya udah Dania tidur dulu ya."

__ADS_1


" Iya sayang." Ucap Khalid mencium kening Dania.


Khalid pun duduk di dekat box bayi sambil memandangi baby gantengnya itu. Dirinya tak menyangka sudah menjadi seorang ayah.


__ADS_2