Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek

Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek
256. Wisuda Rayyan


__ADS_3

Hari ini mereka akan berangkat ke Amerika untuk menghadiri wisuda Rayyan. Rayyan telah menyelesaikan kuliah S2 nya, Rayyan yang memang termasuk anak yang pintar bisa cepat menyelesaikan kuliahnya.


Khayra dan ustad Gibran sengaja mengajak keluarganya untuk menghadiri wisuda Rayyan. Saat Rayyan wisuda pas S1 hanya Deddy dan Mommy nya saja yang bisa menghadiri.


Dan kali ini Khayra dan ustad Gibran mengajak seluruh keluarga untuk menghadiri acara wisuda Rayyan. Sekalian juga akan menghadiri acara pernikahan anak sepupunya ustad Gibran di sana.


Lagi pula mereka sudah lama tidak pergi dengan keluarga besar lengkap.


Dari rumah keluarga al-Fatir Khayra dan ustad Gibran berangkat bersama mama, papa, Sakti , Dania berserta keluarga kecil mereka.


Sedangkan kakak ustad Gibran kak Gita berangkat dari rumahnya sendiri bersama dengan suaminya. Maura bersama dengan suami sedangkan Miko anak bungsu kak Gita memang sedang berkuliah di sana.


Sedangkan keluarga besar Khayra sendiri yang ikut pergi. Abi dan umi, keluarga om Zidan, Keluarga Tante aisya, Keluarga Zafra dan keluarga Zahra. Dan untuk keluarga mas Iqbal sendiri mereka akan berangkat dari Belanda karena terlebih dahulu menengok sang putra Faris yang kuliah di sana dan tinggal bersama orang tua Michiko.


Mereka pun sudah berada di bandara tinggal menunggu terbang. Sambil menunggu mereka masuk ke dalam pesawat ketiga cucu Khayra dan ustad Gibran. Sakha, Shanum dan Ghazan menempel terus ke Oma dan opanya.


Tak lama mereka pun masuk ke dalam pesawat. Mereka memakai 3 pesawat pribadi pesawat milik al-Fatir, pesawat milik kak Radit dan juga pesawat milik sepupunya ustad Gibran.


" Nak Zafran dan Zafira mereka ke sana juga kan." Tanya umi yang menanyakan keberadaan kedua cucunya yang sedang kuliah di London.


" Mereka akan berangkat lusa dengan keluarga mas Gibran yang di sana." Jawab Khayra.

__ADS_1


" Syukurlah umi sudah kangen sama princess."


Perjalanan dari Indonesia memakan waktu yang lama. Ketiga cucunya sudah tidur di kamar yang terdapat di pesawat di temani sama mama mereka. Umi dan mama juga sudah bergabung tidur di kamar.


Khayra selalu saja bersyukur karena Allah menjodohkan dia dengan ustad Gibran. Menikah di usia muda dengan laki-laki yang usianya beda lumayan jauh. Tapi ustad Gibran selalu menyayangi, perhatian dan memanjakannya.


Tidak hanya dirinya tapi juga keluarga besar Khayra. Ustad Gibran selalu memberikan yang terbaik untuk keluarga Khayra. Walaupun keluarga Khayra sendiri termasuk keluarga yang berkecukupan.


Ustad Gibran tidak masalah mengeluarkan uang banyak untuk mengajak keluarga Khayra seperti saat ini.


Karena menurut ustad Gibran uang bisa di cari tapi moment kebersamaan terkadang susah di cari. Makanya ustad Gibran akan memanfaatkan moment seperti ini untuk mengajak seluruh keluarganya. Dengan begitu bisa mempererat silaturahmi Apalagi kalau hari-hari biasa terkadang susah untuk berkumpul kecuali ada moment yang penting.


Setelah mengurus imigrasi mereka pun langsung menuju hotel tempat mereka akan menginap karena mereka sampai sudah malam. Rombongan kak Gita sudah lebih dulu tiba di hotel. Sedangkan rombongan Tante Aisyah dan om Zidan baru akan sampai sejam lagi.


Rayyan nggak menjemput kedua orang tuanya di bandara Karena dia masih ada urusan di kampusnya. Jadi Rayyan menunggu kedatangan orang tuanya di hotel bersama sepupunya Miko.


Rayyan dan juga Miko sudah sampai di hotel jam delapan malam dan dia menunggu di lobby hotel.


Tak lama tibalah rombongan kak Gita datang dan juga Zahra dan keluarga yang kebetulan ikut pesawat kak Gita.


" Aunty Gita..." Panggil Rayyan yang langsung menghampiri kakak dari Deddy nya bersama Miko.

__ADS_1


" Apa kabar kesayangan aunty." Kak Gita langsung memeluk sang keponakan.


" Alhamdulillah baik."


" Mah masa yang di peluk Ray duluan sih kan aku anaknya harusnya aku duluan yang di peluk." Miko merajuk.


" Iya..iya sini mama peluk." Kak Gita pun langsung memeluk putra bungsunya.


Sedangkan Rayyan memeluk Uncle Radit, Tante Zahra dan om Fachri. Setelah itu bersalaman dengan para sepupunya.


" Mommy belum Sampai aunty." tanya Rayyan.


" Pesawat Mommy kamu mendarat sejam setelah pesawat kita." jawab Kak Gita.


" Oh."


Rombongan pertama pun langsung cek in dan beristirahat di kamar mereka masing-masing.


Miko juga sudah pergi mengikuti orang tuanya tinggal Rayyan menunggu kedatangan orang tuanya.


Walaupun dia sudah cek in kamar yang akan dia tempat bersama orang tua dan kedua adiknya. Kamar yang mereka tempati di dalamnya terdapat dua kamar. Jadi selama di sini mereka memanfaatkan waktu untuk Quality time bersama keluarga ini mereka.

__ADS_1


__ADS_2