
saat ini khayra bersama dengan nada, Gita dan Sarah sedang berada di kantin.
" nada, Sarah, Gina kalian mau nggak Nemani aku " tanya Khayra
" nemani kemana Ning?." ucap Sarah.
" nginap di rumah aku.'
" memang Gus gibran kemana Ning?." tanya gina.
' suami aku ada urusan kantor jadi dia harus berangkat ke Surabaya nanti sore."
" kenapa mendadak Ning?."
" ada masalah di perusahaan cabang dan ustad Gibran harus mengurus itu."
" berapa lama Ning?."
" belum tahu yang pasti sampai masalahnya beres."
" ya udah Ning kita temani tapi nggak bisa setiap hari Ning nggak enak dengan yang lain." ujar nada.
" iya Ning." timpal Gina.
" nggak apa-apa paling nanti aku bakal tidur di rumah umi."
" ya udah habis isya kami ke rumah Ning khayra."
' iya aku tunggu ya. oh iya nanti kan aku antar ustad Gibran jadi nanti kalian ambil aja kunci di bawah pot yang ada di meja teras kalian nunggu di dalam kalau aku belum sampai."
" siap Ning."
sore hari Khayra mengantar ustad Gibran ke bandara bersama kedua adiknya di supirin sama pak Parjo. selama perjalanan khayra terus saja memeluk pinggang pinggang ustad gibran.sampai bandara ternyata om Jaka dan juga kak Akbar.
tak lama pesawat yang di tumpangi ustad Gibran akan berangkat. ustad Gibran pun langsung pamit ke khayra.
" sayang mas pergi dulu ya, jangan nakal, jangan lupa makan."
" mas juga jangan nakal di sana jangan genit sama cewek juga mas harus jaga kesehatan."
" mas juga nggak akan nakal kok kamu tenang aja cuma ada kamu di hati mas .'
" oh iya kalau sudah sampai mas harus telpon Kai dan juga mas harus telpon Kai setiap hari."
" iya mas nggak akan lupa, sudah ya mas berangkat.' ustad Gibran memeluk dan mencium kening Khayra.
__ADS_1
" dek jagain kakak kamu ya kalau dia nakal dan lupa makan langsung telpon kak gibran.'
" siap.'
" Kai om berangkat ya."
" iya om, jagain suami Kai ya om.'
" siap Kai."
" kita berangkat dulu ya Kai."
" iya kak Akbar kalau mas Gibran genit sama cewek telpon Kai ya."
" siap." ucap kak Akbar memberikan jempolnya.
setelah ustadz gibran, om Jaka dan kak Akbar sudah masuk. sedangkan khayra dan kedua adiknya memutuskan untuk pulang.
" pak Parjo kita berhenti di rest area dulu kita shalat magrib."
" baik Ning."
kami pun melaksanakan shalat magrib di masjid yang berada di rest area. selesai shalat kami memutuskan untuk makan dulu karena kedua adiknya sudah merengek minta makan.
" kak kita duluan ya " pamit si kembar.
" pak Parjo ini buat pak pak Parjo." ucap Khayra sambil memberikan satu kantung plastik berisikan martabak yang mereka beli tadi.
" ya Allah Ning pakai repot-repot."
" nggak apa-apa pak buat anak dan istri pak Parjo "
" makasih ya neng,."
" iya sama-sama saya pamit duluan pak Parjo. assalamualaikum."
" walaikum salam."
Khayra pun berjalan pulang sampai rumah ternyata teman-temannya sudah menunggu di teras rumah.
" assalamualaikum, kenapa gak masuk ke dalam."
" walaikum salam, nggak apa-apa Ning. nggak sopan kalau masuk ke rumah orang tapi orangnya gak ada.'
" ayo silahkan masuk." ajak khayra." kita duduk di ruang tv aja ya."
__ADS_1
mereka pun berjalan ke ruang tv. khayra menaruh bungkusan martabak lalu khayra berjalan ke dapur mengambil minum untuk teman-temannya.
" aduh ning pakai ngerepotin."
" nggak apa-apa."
kami pun ngobrol dan bercanda sambil memakan martabak. sekitar pukul setengah sepuluh handphone khayra berdering dan muncul " my love ❤️ " di layar handphone khayra.
" semuanya aku tinggal angkat telpon dulu ya , kalau kalian ngantuk kalian tidur aja di kamar yang itu." tunjuk khayra.
" iya Ning."
setelah itu khayra Langsung naik ke lantai atas menuju kamarnya. di geser lah tombol warna hijau dan muncullah laki-laki yang sangat khayra cintai.
" assalamualaikum sayang.'
" walaikum salam mas, mas sudah sampai?."
" sudah sayang mas baru saja sampai langsung telpon kamu. kamu di rumah sayang."
" iya, Kai menyuruh nada, Gina dan Sarah menginap di rumah. mereka akan tidur di kamar bawah."
" kamu sudah makan sayang."
" sudah mas tadi pas pulang mampir dulu. mas sendiri."
" sudah tadi di bandara."
" mas Kai kangen."
" sama sayang mas juga, kalau kamu nggak sekolah mas sudah ajak kamu kaya kemarin di Bali."
" iya. ya udah mas pasti capek lebih baik mas istirahat, Kai juga mau istirahat."
" ya udah, assalamualaikum I LOVE YOU."
" walaikum salam, love you too."
setelah menerima telpon khayra pun turun lagi ke bawah. terlihat teman-temannya masih menunggu di ruang tv.
" maaf ya lama."
" nggak apa-apa Ning kita juga senang karena kita bisa nonton tv."
" ya udah kita tidur yuk."
__ADS_1