Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek

Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek
78. di jenguk umi dan abi


__ADS_3

Om Zidan baru pulang dari luar kota sekitar pukul tiga pagi. Begitu memasuki halaman pesantren om zidan melihat kakaknya sedang memanasi mobil.


" mas Azam mau kemana?." gumam om Zidan dalam hati.


Mobil om Zidan pun berhenti di depan mobil abi nya Khayra.


" Mas Azam mau kemana?." tanya om Zidan.


" Assalamualaikum."


" oh iya maaf, Assalamualaikum."


" walaikum salam baru pulang dan."


" iya mas, mas mau kemana?." tanya om Zidan.


" mas mau ke rumah sakit Kai mau melahirkan."


" Alhamdulillah, kalau sudah lahiran kabarin Zidan mas.nanti insyaallah Zidan bakal jenguk kai.'


" Iya nanti mas kabarin ke kamu."


" Ya udah Zidan pulang dulu mas assalamualaikum."


" Walaikum salam."


Tak lama Umi, Abi, Zafra dan Zahra pun berangkat ke rumah sakit.


Selesai shalat berjamaah Om Zidan pun langsung menghampiri abah nya.

__ADS_1


" Maaf bah mau ngasih tau Kai ada di rumah sakit, Kai mau melahirkan." ucap om Zidan.


" Kamu kata siapa dan." tanya kakeknya Khayra.


" Tadi pas Zidan pulang dari luar kota melihat mas Azam memanasi mobilnya. Zidan tanya mau kemana, mas Azam bilang kalau Kai di bawa ke rumah sakit karena aku melahirkan." jelas om Zidan.


" Alhamdulillah mudah-mudahan proses persalinannya lancar. ibu dan bayinya selamat.


" amin."


Tidak hanya om Zidan saja yang tidak sabaran memberitahukan berita bahagia kepada keluarga. Tante mala juga begitu.


" Umi, Ais. Kai di bawa ke rumah sakit."


" astaghfirullah, Kai sakit apa." potong nenek Khayra


" ih ummah main dipotong aja belum juga selesai ngomong. Kai masuk rumah sakit karena mau melahirkan."


" Mala juga belum tahu, mas Zidan belum dapat kabar lagi dari mas Azam. Tapi mas Zidan bilang nanti mau jenguk Kai ke rumah sakit."


" Kita ikut ya kak." ucap Aisyah.


" iya nanti jam tujuh kita berangkat."


Umi, Abi, Zafra dan Zahra pun sampai di kamar rawat Khayra.


" Assalamualaikum."


" Walaikum salam."

__ADS_1


" eh besan ayo masuk." ucap mama mertua.


Abi menyapa papa Khairul, papanya ustad Gibran dan juga ustad Gibran. sedangkan umi cipika-cipiki sama mama ustad Gibran. Dan si kembar mencium tangan ustad Gibran orang tua ustad gibran. Sedangkan kakaknya ustad Gibran sudah pulang. Setelah menyapa umi pun menghampiri Khayra.


" Selamat ya sayang sudah jadi seorang ibu." Ucap umi sambil mencium kening Khayra.


" makasih umi."


" Asi nya keluar nak." tanya umi.


" Alhamdulillah keluar umi "


" syukurlah."


" Kak anak kakak ganteng banget, lucu lagi." ucap Zafra.


" iya kak, tapi nggak mirip kakak. mirip bang Gibran." ucap Zahra.


" hahaha kakak cuma kebagian matanya aja." ledek Zahra.


Khayra hanya diam saja sebenarnya dia kesal semua orang bilang nggak mirip dengannya. padahal dia yang mengandung dan melahirkan .


Melihat kakaknya kesal Zahra langsung meminta maaf ke sang kakak.


" kak maafin Zahra ya. Zahra cuma becanda." ucap Zahra tulus.


Khayra tahu sang adik hanya becanda karena dia tahu bagaimana sikap Zahra. Tapi tetap aja kesal, iya kakak maafin.


Abi, papa sama ustad Gibran pergi keluar mencari sarapan. Sedangkan umi, mama dan Zahra sedang duduk di sofa. Bayinya Khayra berada di pangkuan umi dan Zahra sedang sibuk mengelus-elus pipi baby nya Khayra.

__ADS_1


Zafra lebih memilih duduk dekat sang kakak menemani kakaknya dari pada gabung dengan yang lain.


" Zafra kakak boleh tanya?" ucap Khayra.


__ADS_2