Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek

Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek
240. pamitan


__ADS_3

Sakha yang sudah izin sama umi nya langsung berlari ke rumah kakek buyutnya.


" Assalamualaikum...." Teriak bocah itu masuk ke dalam rumah.


" Walaikum salam." Jawab Abi, umi, Khayra, Zafran dan Zafira yang sedang mengobrol di ruang keluarga.


Sakha pun mencium tangan semua yang ada di sana. Sakha juga tak lupa memberikan pelukan dan juga ciuman di pipi Oma dan tantenya.


Setelah itu dirinya berdiri di depan Zafran.


" Ngapain berdiri di depan om." tanya Zafran ke keponakannya.


" Om Zafran lupa ya, Kata umi jangan suka ingkar janji." ucap Sakha.


" Janji apa emang om pernah janji."


" Oma..." Panggil bocah itu menghampiri Khayra.


" Apa sayang." ucap Khayra yang langsung mendekap bocah tersebut.


" Oma kayanya om Zafran harus di bawa ke dokter deh." Ujar Sakha.


" Kenapa? emangnya om Zafran sakit." tanya Khayra.


" Iya Oma masa om Zafran sudah pikun. Kasihan ya." Kekeh Sakha.


" Hai kamu ya ngatain om Zafran pikun." omel Zafran yang pura-pura kesal


" Om Zafran kan lupa sama janjinya berarti om Zafran pikun."


Belum Zafran ingin menjawab ternyata Dania datang menuntun si cantik Shanum.

__ADS_1


" Assalamualaikum..."


" Walaikum salam."


Shanum langsung berlari menghampiri Omanya.


" Wah kangen Oma ya sayang." ucap Khayra memeluk cucu cantik nya dan mencium pipi Shanum.


" Shanum nggak mau Salim sama om Zafran." tanya Zafran karena Shanum nggak mau mencium tangan Zafran sedangkan semuanya Shanum mencium tangan.


Shanum menggeleng.


" Hahaha... Adik Shanum nggak mau sama om pikun." Tawa Sakha meledek Zafran.


" Mas Sakha kok ngomong nya begitu sama om Zafran." Dania menegur anaknya.


" Maaf umi habisnya om Zafran pelupa sih. Kemarin kan om Zafran udah janji mau membelikan Sakha sama adik Shanum MC Donald tapi om Zafran nya lupa." Ucap Sakha tertunduk sedih.


" Allahuakbar om Zafran lupa sayang maaf ya. Ya udah kita beli ya tapi kita pesan online aja ya nggak usah ke sana gimana?." ucap Zafran.


" Yei..." Shanum ikutan berteriak padahal di belum mengerti.


" Ayo sini Sama om kita lihat menunya." Ajak Zafran agar Sakha dan Shanum mendekat.


Sakha semangat langsung beranjak dan berjalan ke om nya tidak dengan Shanum dia hanya diam saja di perlukan Oma nya.


" Adik sini." Panggil Sakha.


" Iya ayo doang sini." Panggil Zafran juga.


Shanum tetap diam Engan menjauh dari Oma nya. Shanum tidak mau jauh kalau sudah bertemu dengan Khayra. Shanum akan mengikuti Khayra kemana pun.

__ADS_1


" Ade nggak mau es krim, om Zafran mau beli es krim." Ucap Khayra.


" Eis ciem ." Ucap Shanum mentap Khayra.


" Iya es krim, sana gih."


Shanum pun langsung berlari ke om nya.


" Besok kamu jadi bawa Sakha sama Shanum tapa Dania dan Khalid." Tanya umi.


" Jadi umi Kai Sudah ngomong kok ke Khalid. Lagi pula Khalid mau pergi ke Sulawesi menemui om nya."


" Sudah ketemu Dania." Tanya Abi.


" Kata orang nya Deddy om nya Khalid berada di sebuah desa di Sulawesi. Makanya Abang di suruh memastikan dulu." Jawab Dania.


" Karena anak-anak di bawa Mommy jadi Dania ikut Abang."


" Toh anak kamu kalau sudah ada Oma dan opa nya lupa sama umi dan abi nya." ujar Abi


" Nanti belajar yang rajin biar cepat lulus. Harus bisa jaga diri di negara orang dan yang terpenting jangan tinggalkan shalat nya ya ." Ucap umi mengelus kepala Zafira yang tertutup hijab.


" Iya nek insyaallah Fira tidak akan pernah melupakan kewajiban Fira. Fira juga minta nenek doain Fira biar kuliah Fira lancar dan bisa kembali ke sini secepatnya."


" Amin nenek akan selalu mendoakan kamu."


" Mas Zafran nanti di sana jagain cucu nenek yang paling cantik ini loh mas." Pinta nenek.


" Nenek tenang aja Zafran akan memprotek dia."


Sore hari ustad Gibran dan sakti sampai di pesantren begitu juga Khalid. Tapi Khalid langsung pergi ke rumahnya untuk bersih-bersih. Sedangkan ustad Gibran dan Sakti masuk ke dalam kamar mereka yang ada disini.

__ADS_1


Tak lama ustad Gibran, Sakti, dan Khalid pulang. Zafra dan Alif pun pulang.


Setelah shalat magrib dan isya berjamaah di masjid pesantren dan juga makan malam di rumah Abi dan umi. Mereka pun pamit pulang, Zafran dan Zafira juga pamitan kepada semuanya.


__ADS_2