Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek

Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek
233. lagi


__ADS_3

" Tunggu.."


Ustad Muhidin dan istri pertamanya datang.


" Sayang tolongin aku mereka mau menangkap aku." Rengek ustadzah Susan.


" Mohon waktunya pak." Izin ustad Muhidin ke polisi.


" Silahkan pak."


" Saya nggak mau berbasa-basi saya sudah tahu kejahatan kamu terhadap Rosidah. "


" Sayang itu semua bohong mereka mau menjebak aku."


" Diam." Ucap ustad Muhidin yang sudah malas melihat ustadzah Susan.


Ustadzah Susan langsung diam.


" Susan Anggraini mulai detik ini kamu saya talak langsung talak tiga. Karena kita menikah secara sirih berarti kita sudah bercerai dan saya sudah tidak mau berurusan dengan anda." ucap ustad Muhidin.


" Sayang aku nggak mau berpisah." Teriak ustadzah Susan sedangkan ustad Muhidin tak menghiraukan.


Ustadzah Susan pun di bawa ke kantor polisi.


sepeninggalan ustadzah Susan yang di tahan oleh pihak berwajib.


Kharya pun langsung menghampiri Luna dan Luna pun langsung memeluk erat Khayra.


" Sudah ya sayang nggak usah takut ada Mommy di sini." Ucap Khayra menenangkan Luna.


" Nak lebih baik kamu bawa Luna ke rumah deh biar dia lebih tenang." Ucap Abi.


" Tapi Abi Kai harus ke kantor polisi soalnya kan Kai yang melaporkan ustadzah Susan." Ucap Khayra.


" Kamu bawa ke rumah ada umi di rumah yang akan menenangkan Luna. Kamu telpon Jihan ajak dia ikut mengawasi kasus ini. Bagaimana pun Jihan kakak kandungnya?." ucap Abi

__ADS_1


" Iya Abi. Kai sudah telpon Jihan untuk menuju ke kantor polisi."


" Ya sudah kamu bawa Luna, Sebentar lagi Bagas dan aji juga selesai bersekolah jadi mereka bisa menemani Luna."


" Assalamualaikum." salam Khayra yang pergi membawa Luna ke rumah umi nya.


" Walaikum salam "


di sepanjang jalan menuju rumah umi Luna sama sekali tidak mau melepaskan pelukannya.


" Assalamualaikum.." Ucap salam Khayra masuk ke dalam rumah umi.


" Walaikum salam." Sahut umi dan mbak-mbak santri yang membantu umi.


" Ya Allah cucu umi kenapa?." tanya umi yang langsung menarik Luna ke dalam pelukannya.


Khayra pun menceritakan kepada uminya tentang kejadian tadi dan juga tentang ustadzah Susan yang sudah di tangkap polisi.


" Mi Kai titip Luna ya, Kai harus segera ke kantor polisi." Ucap Khayra.


" Makasih umi, Nanti kalau Bagas dan aji sudah pulang biar Luna di temani oleh mereka." Ucap Khayra.


" Luna Mommy tinggal nggak apa-apa ya, Di sini Luna sama nenek dulu nanti mas Bagas dan mas Aji yang akan menemani Luna setelah mereka pulang sekolah." Ucap Khayra lembut sambil mengelus kepala Luna.


Luna mengangguk dan Khayra pun bernafas lega Luna mau di tinggal


" Umi Kai pergi dulu ya, Assalamualaikum." Pamit Khayra setelah mencium tangan uminya dan Luna mencium tangan Khayra.


" Walaikum salam."


Khayra yang di temani oleh Ramon dan Jeni pun pergi meninggalkan pesantren Al hikmah.


****


Diwaktu yang bersamaan ternyata Rudi Anggoro ayah Jihan dan adik-adiknya. Akhirnya melaporkan hena dan juga orang-orang yang terlibat di dalamnya. Termasuk kedua anak hena yang ternyata mereka ikut andil.

__ADS_1


Dalam kesempatan itu juga Rudi Anggoro pun langsung menceraikan Hena.


Saat ini Rudi Anggoro di kantor polisi di temani oleh Khairul Al Fatir mertua Khayra , Ustad Gibran dan juga orang-orang papa dan suaminya yang membantu Rudi Anggoro.


" Terima kasih banyak untuk kalian semua yang sudah membantu saya. Terutama pak Khairul dan pak Gibran jujur saya sempat putus asa karena tidak menemukan bukti kejahatan mereka." Ucap Rudi Anggoro.


" Nggak usah sungkan Nak, sudah sejatinya memang harus tolong menolong kebetulan kamu bertemu dengan kami melalui anak-anak kamu." ucap papa.


" Iya pak kalau saja anak-anak tidak diangkat anak oleh kalian mungkin selamanya saya tidak akan bersama anak-anak."


" Sudah lupakan semuanya kini kamu bisa berkumpul kembali dengan anak-anak kamu." ucap papa.


****


Jihan yang sedang berada di kampus di telpon oleh Mommy nya untuk segera ke kantor polisi. Mommy nya mengabarkan bahwa ustadzah Susan sudah di tangkap begitu juga dengan Hena.


Jihan pun langsung pergi menuju kantor polisi yang di maksud oleh Mommy nya. Walaupun dirinya masih ada dua mata kuliah lagi tapi dirinya memilih untuk izin tidak mengikuti mata kuliah berikutnya.


" Tika aku titip absen ya." Ucap Jihan kepada sahabatnya.


" Loh kamu mau kemana?." tanya Tika.


" Maaf Tika aku ada urusan penting, Orang yang membuat adik aku trauma yaitu ustadzah Susan sudah di tangkap polisi."


" Alhamdulillah, Semoga orang itu mendapatkan hukuman yang setimpal." Ucap Luna.


" Tidak hanya itu saja Tik, Ayahku berhasil mendapatkan bukti kejahatan istri ayahku yang sekarang dan hari ini juga mereka kata Mommy ku di tangkap." Jelas Jihan.


" Ya udah kamu ke sana aja nanti aku izinin toh kampus ini milik keluarga orang tua angkat kamu. Dan semoga kamu dan adik-adik kamu secepatnya bisa berkumpul lagi bersama ayah kamu." Ucap Tika yang memang sudah tahu cerita kehidupan Jihan.


" Aku pergi dulu ya, Assalamualaikum."


" Walaikum salam."


Jihan pun pergi ke parkiran dimana mobilnya terparkir.

__ADS_1


__ADS_2