
Setelah acara kelulusan Zafran dan Zafira sudah bersiap untuk berangkat ke London keesokan harinya.
Siang hari Khayra dan juga kedua anaknya Zafran dan Zafira pergi ke pesantren Al hikmah.
Tapi sebelum ke pesantren mereka terlebih dahulu pergi menjemput Amara istrinya Sakti di kampusnya.
Mobil yang di Kendarai oleh Zafran pun memasuki kampus milik Al Fatir. Zafran pun langsung mencari parkiran yang dekat dengan fakultas Amara.
" Coba dek telpon kak Amara bilang kita sudah ada di parkiran." Suruh Khayra ke Zafira.
" Fira udah chat ke kak Amara kalau sudah di parkiran dan kata kak Amara oke." jawab Zafira.
Dan benar saja tak lama menantunya itu terlihat sedang berjalan Fira pun langsung melambaikan tangannya.
Amara pun langsung membuka pintu belakang dan masuk ke dalamnya.
" Maaf kalau sudah nunggu lama." Ucap Amara sambil mencium yang khayra yang duduk di sebelahnya.
" Nggak kok nak kita baru sampai kok." jawab Khayra.
Zafran pun kembali melaju mobilnya keluar kampus memasuki jalan raya dan bergabung dengan kendaraan yang lain.
Beruntung jalanan sangat senggang jadi tidak memakan waktu lama mereka pun sudah sampai di pesantren Al hikmah.
Satpam pun langsung membukakan gerbang nya saat mobil Zafran sampai di depan gerbang.
Zafran pun membuka jendela mobilnya dan menyapa satpam yang ada di sana. Zafran pun kembali menjalankan mobilnya.
Sampai depan rumah sang kakek Zafran pun segera memarkirkan mobilnya. Setelah itu mereka pun turun dan masuk ke dalam rumah.
" Assalamualaikum." Mereka mengucapkan salam.
" Walaikum salam." Jawab Abi yang kebetulan sedang duduk di ruang tamu.
Khayra dan anak serta menantunya mencium tangan Abi nya.
" Umi ada bi?." Tanya Khayra.
" Ada di dapur."
__ADS_1
Khayra pun langsung pergi ke dapur menemui umi nya dan di ikuti oleh anak dan menantunya.
" Assalamualaikum..."
" Walaikum salam ya Allah sudah datang toh." Ucap umi.
" Sudah umi baru datang."
" Ya sudah tunggu umi di ruang keluarga aja dulu ini tangung soalnya." Ucap umi.
Umi saat ini sedang sibuk membuat makanan yang bisa bertahan lama untuk di bawa cucunya besok.
Setelah memberikan mandat ke haddam yang membantu umi baru lah umi bergabung dengan mereka. Kini mereka duduk bersama Abi dan umi nya.
" Yusuf sama Alifa mana nek?." Tanya Zafran.
" Ada di pesantren sebentar lagi juga pulang." Jawab umi.
" Nenek sama kakek beneran nggak mau ikut besok nganterin Zafran dan Zafira." Tanya Zafira.
" Kepinginnya sih ikut tapi kakek ada acara dan nggak enak kalau nggak datang lain kali aja nenek dan kakek ke sana jenguk kalian." Ucap umi.
" Baiklah."
" Iya kek, insyaallah kami nggak akan mengecewakan seluruh keluarga." jawab Zafran yang di anggukin oleh
Zafira.
" Kamu lagi nginap di tempat Mommy kamu Fira." tanya umi.
" Nggak nek tadi di jemput Mommy di kampus soalnya mas sakti nanti pulang kerja langsung ke sini sama Deddy." jawab Amara.
Sakti dan Amara memutuskan untuk tinggal di apartemen tapi masih suka menginap di rumah Mommy nya.
" Masih ada kuliah mara." Tanya umi lagi.
" Tadi terakhir nek ke kampus terus libur deh."
****
__ADS_1
Sakha meminta uang ke umi nya karena ingin membeli es krim yang ada di minimarket yang ada di pesantren.
" Nih, beli satu aja habis beli es krim langsung pulang jangan main." Ucap Dania setelah memberikan uang ke Sakha.
" Iya umi, Sakha ke minimarket dulu ya umi Assalamualaikum." Ucap Sakha yang berjalan ke luar.
" Walaikum salam."
Dania pun kembali mengerjakan pekerjaan rumah mumpung si kecil Shanum sedang tidur siang.
Sakha berjalan dengan gembira karena ingin membeli es krim. Es krim adalah jajanan favoritnya.
" Eh..." Langkah Sakha terhenti karena melihat mobil om nya terparkir di depan rumah kakek buyutnya.
Setelah memastikan bahwa itu mobil om nya Sakha pun langsung berlari ke rumahnya lagi.
" Umi...umi..." Teriak Sakha berlari masuk ke dalam rumah.
Dania yang mendengar teriakan anaknya pun kaget.
Sakha muncul di hadapan Dania dengan napas ngos-ngosan.
" Assalamualaikum nya mana." Ucap Dania sambil mengerutkan keningnya
Sakha langsung menepuk jidatnya.
" Assalamualaikum umi maaf Sakha lupa." Ucap Sakha.
" Walaikum salam sayang ada apa sih kok lari-lari." Tanya Dania lembut.
" Sakha nggak jadi beli es krim." Ucap Sakha memberikan uang yang di kasih oleh Dania tadi.
" Kenapa?." Tanya Dania bingung.
" Tadi pas Sakha mau ke minimarket Sakha lihat mobil om Zafran ada di rumah kakek buyut jadi Zafran mau ke sana nggak jadi beli es krim." Ucap Sakha.
" Oh om Zafran nya sudah sampai." Sakha mengangguk.
" Ya udah mas Sakha ke sana duluan nanti setelah dede Shanum bangun baru umi ke sana."
__ADS_1
" Ya udah Sakha ke rumah kakek buyut dulu ya umi, Assalamualaikum."
" Walaikum salam."