Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek

Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek
246. cemas


__ADS_3

Hari ini mereka bertiga mempunyai tugas kelompok. Dan mereka bertiga tidak di kelompok yang sama.


Zafira satu kelompok dengan Rebecca dan rencananya mereka pulang kuliah akan mengerjakan tugas kelompoknya di rumah salah satu anggota kelompok Zafira yaitu Celine.


Zafira juga sudah izin dengan Zafran dan Bagas untuk pulang telat karena akan mengerjakan tugas kelompoknya.


Karena dosen memberi waktu hanya dua hari saja. Kelompok Zafira pun langsung mengerjakan tugasnya begitu sampai di rumah Celine.


Karena tanggung tugas mereka dikit lagi selesai mereka pun baru pamit menjelang makan malam.


Zafira memutuskan untuk pulang naik kereta bersama Rebecca dan berapa teman yang lainnya.


Begitu sampai di stasiun yang dekat dengan apartemennya Zafira pun turun sendiri karena temannya beda stasiun.


Entah memang Zafira kurang beruntung saat akan keluar stasiun tiba-tiba hujan turun dengan deras. Zafira pun tertahan di stasiun tak bisa pulang padahal dirinya hanya perlu berjalan sepuluh menit sudah sampai di apartemennya.


Karena hawa makin dingin Zafira pun mengambil ponselnya di dalam tas untuk menghubungi kembarannya untuk menjemputnya.


Mata Zafira membulat sempurna saat melihat ponselnya mati kehabisan daya. Dirinya pun kesal karena tak bisa menghubungi kembarannya.


Kini dirinya hanya bisa berdoa semoga hujannya cepat berhenti.


Karena hari makin malam dan nggak tahu kapan hujan akan berhenti. Zafira pun nekat untuk menerobos hujan agar bisa sampai di apartemen.


****

__ADS_1


Bagas pun sampai apartemen lebih dulu karena ketiga adiknya memang sudah izin untuk pulang telat karena ada tugas kelompok.


Setelah membersihkan diri Bagas pun bergegas ke dapur untuk membuat makan malam untuk ketiga adiknya.


Saat sedang sibuk di dapur tenyata Luna pulang lebih awal dari Zafran dan Zafira.


" Assalamualaikum." Salam Luna begitu masuk ke dalam apartemen.


" Walaikum salam." Jawab Bagas dari dapur


Luna pun segera menghampiri kakaknya.


" Mas Bagas dari tadi pulangnya?." Tanya Luna.


" Belum lama kok."


" Belum." Jawab Bagas.


Zafran pun pulang dan langsung menuju ke dapur karena mereka suara Bagas dan Luna.


" Mendingan kalian mandi gih." Ucap Bagas menyuruh mereka mandi.


" Fira sudah pulang." Tanya Zafran.


" Belum mungkin sebentar lagi." Jawab Luna.

__ADS_1


Luna dan Zafran pun masuk ke dalam kamar untuk bersih-bersih. Setelah itu mereka pun memutuskan untuk makan malam terlebih dahulu. Soalnya Zafira belum juga pulang.


Setelah makan malam tak lama hujan deras turun dan Zafira belum juga pulang.


Bagas begitu gelisah karena berulang kali dirinya menghubungi Zafira tak kunjung tersambung.


" Dek, Coba kamu telpon teman-teman kamu yang satu kelompok dengan Fira. Mas Bagas khawatir." tanya bagas ke Luna.


Luna pun langsung mengambil ponselnya dan menelpon tamannya yang rumahnya menjadi tempat kelompok Zafira mengerjakan tugas.


" Gimana?." Tanya mas Bagas yang menunggu Luna menelpon temannya.


" Katanya sudah pulang dari sejam yang lalu." jawab Luna.


" Apa kok bisa belum sampai memang jauh rumah teman kamu itu." tanya Bagas dengan suara meninggi.


" Nggak jauh kalau naik kereta hanya satu stop "


" Terus kemana?." tanya Bagas kian gelisah.


" Coba kamu telpon teman yang lainnya." Tanya Bagas lagi.


Zafran mengeryitkan keningnya saat melihat Bagas begitu cemas dan juga gelisah.


Zafran bukannya tak cemas dan khawatir tapi dirinya percaya Zafira bisa menjaga diri. Apalagi saat ini hujan dirinya pasti akan berteduh.

__ADS_1


" Kenapa segitu khawatirnya ya mas Bagas padahal hanya telat aja Zafira nya pulang." Gumam Zafran dalam hati.


" Gimana?." Tanya Bagas begitu Luna mengakhiri panggilan telponnya.


__ADS_2