Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek

Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek
242. pergi makan malam


__ADS_3

Luna dan Bagas sudah sampai siang tadi di jemput oleh supir di bandara. Mereka datang hanya berdua saja karena yang lainnya tidak bisa ikut.


Bagas yang memang memilih untuk tidak bergabung ke perusahaan peninggalan ibunya. Dan memilih bergabung ke perusahaan orang tua angkatnya.


Kini Bagas di minta oleh ustad Gibran untuk memegang perusahan yang ada di London. Sekalian Bagas di minta untuk menjaga adik-adiknya selama mereka bersekolah di London.


Bagas dan Luna juga akan tinggal bersama Zafran dan Zafira. Lagi pula Luna, Zafran dan Zafira kuliah di tempat yang sama yaitu university college London ( UCL ).


Rayyan sendiri menyusul juga ke London dari Amerika dan Sampai lebih dulu dari Luna dan Bagas. Rayyan sampai pagi hari di jemput oleh ustad Gibran sendiri.


Kini semuanya sedang bersiap untuk pergi ke rumah adik mamanya ustad Gibran. Orang tua dari Tante Tammy memang awalnya mereka akan makan malam.di rumah Tante Tammy tapi nggak jadi.


" Kalian sudah siap?." Tanya ustad Gibran.


" Sudah Ded." Jawab mereka.


" Ya sudah kita berangkat sekarang aja." ajak ustad Gibran.


Mereka pun berangkat menuju Oma Shanum dan Opa Ryu.


Setelah menempuh perjalanan selama empat puluh menit. Akhirnya mereka pun sampai dan mereka pun sudah di tunggu.


Tammy menyambut kedatangan mereka di luar.


" Ayo masuk." Ajak Tammy.


Mereka pun masuk menuju ruang keluarga di sana sudah ada Oma Shanum dan Opa Ryu. mereka langsung bersalaman mencium tangan Oma Shanum dan opa Ryu.


" Tante, om dapat salam dari papa dan mama, mereka nggak bisa ikut soalnya sedang ada acara." Ucap ustad Gibran.


" Ya sayang banget padahal Tante kangen banget sama mama kalian." Ucap Tante Shanum.

__ADS_1


" Gimana bran kerjaan lancar semuanya?." Tanya om Ryu.


" Alhamdulillah om lancar."


" Kamu sendiri Kai gimana usaha kamu makin berkembang." Kali ini om Ryu bertanya ke Khayra.


" Alhamdulillah om."


" Oh iya ini anaknya siapa?." Tanya Tante Shanum.


" Ini anaknya Dania."


" Masya Allah kenapa aku lupa ya kalau Dania sudah punya dua anak. Dan mana itu anaknya kok nggak ada." Ucap Tante Shanum.


" Nggak ikut Tan, Suaminya lagi ada urusan."


" Mereka nggak rewel Kai pergi nggak sama mamanya." tanya om Ryu.


" Namanya siapa saya?." Tanya Tante Shanum ke Sakha dan Shanum.


" Sakha." jawab Sakha sambil tersenyum.


" Masya Allah gantengnya kakak Sakha. kenalin ini Oma Shanum." ucap Tante Shanum.


" Mih, mami gimana sih? Kai manggil mami Tante terus anaknya Kai manggilnya Oma masa cucunya Kai manggil mami Oma juga harusnya Oma buyut Dong." kata Tammy.


" Oma buyut....Tua banget dong mami di panggil Oma buyut." Ucap Tante Shanum.


" Dih... nggak sadar kalau memang sudah tua." Kekeh Tammy.


" Iya..iya panggil Oma buyut saya ganteng " Sakha hanya mengangguk.

__ADS_1


" Kalau si cantik namanya siapa?." Tanya Tante Shanum.


" Anum."


" Hallo Anum."


" Utan Anum api Anum."


" Iya Anum." Tante Shanum Tak mengerti.


" Ihs.. utan Uda ilangin utan Anum api Anum." ucap Shanum kesal.


" Namanya Shanum Tante." Ucap Khayra karena melihat cucunya tampak kesal.


" Hah..." Tante Shanum kaget.


" Hai kenapa nama nya sama sih." Ucap Tante Shanum yang baru mengerti kalau mempunyai nama yang sama.


Semuanya tertawa.


" Oma emang nggak boleh ada orang yang pakai nama Shanum." Tanya Zafira.


" Boleh sih."


" Kan cuma nama panggilan nama lengkapnya kan beda." Ucap Zafira lagi.


" Memang namanya siapa ?." Tanya Tante Tammy.


" Nuwaira Shanum Alfarizqia Abdullah." jawab Zafira.


" Bagus namanya "

__ADS_1


" Terus ini siapa?." Tanya Tante Shanum.


__ADS_2