Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek

Bertemu Jodoh Di Pesantren Kakek
206. Bertemu mereka


__ADS_3

Selesai bersih-bersih ustad Gibran pun langsung naik ke ranjang dan duduk menyender di sebelah istrinya.


" Yang kalau mereka sudah diadopsi rencana kamu bagaimana?." tanya ustad Gibran.


" Yang pertama seumuran dengan Dania mas, mungkin aku akan menyuruh dia kuliah di tempat yang sama dengan Dania biar Dania ada teman di kampus." ujar Khayra.


" Memang Dania anak kecil yang harus di temani, ingat Lo sayang Dania itu sudah menikah."


" Tapi aku nggak tahu kenapa tiba-tiba kepikiran kalau harus ada yang nemani Dania kalau nanti kuliah."


" Untuk adik-adiknya bagaimana? "


" Kalau lihat mereka tadi sepertinya mereka minder untuk bersosialisasi dengan yang lainnya. Aku rencana memasukkan mereka ke pesantren mas. Biar bisa kembali membangun kepercayaan diri mereka. Tapi itu baru pengamatan aku , Aku belum ngobrol dengan mereka."


" Nanti kamu tanya mereka jangan sampai mereka merasa terpaksa."


" Iya gimana tadi Rayyan di kantor." tanya Khayra.


" Sepertinya dia memang pengganti aku deh, Cuma sekali aku ajari langsung mengerti."


" Bagus lah jadi nggak usah lagi mengarahkannya."


" Iya.."


" Oh iya sakti gimana sayang liburan ini dia pulang."


" iya Mas dia akan pulang liburan nanti, Oh iya kata Khalid dua Minggu lagi usahanya bakal grand opening. Dia minta kita luangkan waktu untuk datang ke sana.'


" Baiklah hari apa dan tanggal berapa pastinya bilang aja."


" Baiklah nanti aku tanya ke Khalid."


****


Keesokan harinya Khayra, papa, mama dan pengacara keluarga Al Fatir menemui Bu Yuni dan Bu Surti.


Mereka pun mengobrol tentang keinginan mereka mengadopsi ke empat anak tersebut. Dan mereka pun meminta semua data dan semua yang Bu Surti ketahui supaya mereka bisa mencari siapa pengacara ibunya ke empat anak tersebut.


Setelah berbincang banyak Khayra, mama dan papa menemui ketiga anaknya tersebut karena yang pertama sedang mengikuti ujian kelulusan.

__ADS_1


" Ayo Bagas, aji dan Luna Salim sama mereka."


" Assalamualaikum." Sapa mereka sambil mencium tangan Khayra, mama dan papa.


" Walaikum salam."


" Halo kenalin nama Tante Khayra panggil saja Mommy Kai," ucap Khayra memperkenalkan diri. " Kalau Yang ini mama dan papa suami saya. kalian bisa panggil mereka Oma dan opa." Khayra memperkenalkan mama dana papanya.


" Kalau Mommy boleh tahu siapa nama kalian dan kelas berapa sekolahnya." Tanya Khayra.


Mereka ragu menjawab pertanyaan dari Khayra setelah mendapatkan kode dari Bu Yuni kalau nggak apa-apa mereka menjawab.


" Aku Bagas aku saat ini sekolah kelas satu SMA."


" berarti mau naik kelas dua ya."


" Iya."


" Aku Aji Mommy aku kelas dua SMP."


" Hallo aji, kamu seumuran dengan anak Mommy loh. Kalau yang cantik ini."


" Kamu kelas 6 bukannya sedang ujian tryout." tanya Khayra.


" Kok Mommy tau kalau sedang try out, Aku sekolahnya siang."


" Oh sekolahnya siang, Mommy tahu soalnya anak kembar Mommy juga kelas 6 SD."


" Anak Mommy ada berapa? Terus yang kembar cewek atau cowok."


" Anak Mommy yang kembar cewek dan cowok. Terus Mommy punya anak lima." jelas Khayra.


" Kenapa banyak ya?." tanya Khayra saat melihat mereka bengong.


" Nggak Mommy ibu kita aja punya anak empat." jawab Luna


Tak lama kakak mereka yang bernama Jihan datang


" Assalamualaikum." Sapa Jihan.

__ADS_1


" Walaikum salam."


" Jihan kenalin ini ibu Khayra dan ini bapak Khairul dan ibu Khayra " Ucap Bu Yuni memperkenalkan kami.


" Khayra panggil aja Mommy Kai." ucap Khayra saat Jihan mencium tangan Khayra.


" Jihan mereka ini pendiri dan donatur tetap panti asuhan ini. Mereka rencananya akan mengadopsi kalian untuk jadi anak angkatnya. Gimana menurut kamu Jihan?." Tanya Bu Surti.


" Memang ibu ini belum punya anak." tanya balik Jihan.


" Panggil Mommy aja, Kenapa bingung ya kami mau mengadopsi kalian."


" Iya soalnya kan kami sudah pada besar."


" Alhamdulillah Mommy sudah punya anak, Anak Mommy lima da..." ucapan Khayra terpotong karena melihat Jihan kaget.


" Kamu kenapa kaget begitu?." tanya Khayra.


" Maaf sebelumnya, ehmmmm.... Mommy sudah punya anak lima dan masih mau mengadopsi kami.' Ucap Jihan khawatir.


Khayra menangkap ke khawatiran Jihan.


" Mommy memang punya anak lima tapi tiga anak kandung dan dua anak angkat." jelas Khayra.


Jihan kembali kaget.


" Anak kandung Mommy yang pertama saat ini kelas dua SMP dan yang ke dua itu kembar cowok dan cewek mereka kelas enam SD. Kalau anak angkat Mommy sayang pertama saat ini sedang kuliah di Amerika. Kalau yang kedua sama kaya kamu kelas tiga SMA. Tapi dia sudah menikah hampir setahun. Bukan karena dia kecelakaan loh tapi memang sudah ada jodohnya."


" Mommy dan Oma kemarin datang ke sini dan melihat ketiga adik kamu. Terus Bu Yuni dan Bu Surti cerita tentang kalian. Entah kenapa kok kami ingin sekali mengadopsi kalian. Dan kami seperti harus menolong kalian karena kami percaya kalian pasti bakal jadi orang yang sukses. Mungkin dengan cara kami mengadopsi kalian kami bisa menjadikan kalian orang yang sukses." ucap Khayra.


Jihan tampak masih ragu dan bingung.


" Jihan nanti ibu Surti yang akan menjelaskan lebih lanjut ke kamu."


" Iya Bu." Jawab Jihan.


Setelah berbincang cukup lama akhirnya khayra, mama dan papa pamit pulang.


" Kalau kami, Kamu bisa panggil Oma dan opa." Ucap mama saat Jihan mencium tangan mama dan papa.

__ADS_1


__ADS_2