Bodyguard Cantik

Bodyguard Cantik
Mencoba bertahan


__ADS_3

Jangan lupa klik like dan tinggalkan komentar, lalu jangan lupa juga untuk VOTE dan Baca novel thor lainnya yang berjudul FAITH 2


Terima kasih.


Henry hanya bisa duduk dan diam melihat Ayara merapikan ice cream dan coklat ke dalam kulkas, ia tak berniat membantu Ayara karena masih berusaha bergulat dengan dirinya sendiri yang masih belum bisa mengembalikan kesadarannya yang sempat terganggu karena Ayara. Sebagai seorang pria single yang kaya dan mapan bukan hal yang aneh baginya jika mempunyai banyak wanita, lagipula di dunia bisnis yang ia geluti bukan hal yang aneh lagi jika seorang pengusaha mempunyai banyak wanita. Jangankan yang masih single seperti Henry yang sudah berumur dan berambut putih saja banyak yang punya wanita simpanan, namun hubungan yang dijalani Henry adalah hubungan yang saling menguntungkan. Biasanya ia akan mendapatkan wanita dari rekan bisnisnya yang berhasil menjalin kerja sama dengannya, sehingga mereka akan memberikan Henry imbalan seorang wanita.


Namun sejak ia mengetahu bahwa Ayara adalah seorang wanita ia sudah tak tertarik dengan wanita manapun, sekalipun itu dengan Yuri. Model asal Jepang yang sedang naik daun itu gunakan untuk mencari informasi tentang Yamashita Ryuichi, lagipula Yuri juga mengambil banyak keuntungan dari Henry. Ia berhasil menjadi model papan atas di Jepang saat ini karena sokongan dana dari Henry yang jumlahnya tak sedikit, setelah Henry mendapatkan kabar kalau Ayara ada di Spanyol ia dengan segera mengakhiri hubungan saling menguntungkannya dengan Yuri. Pada awalnya Yuri tak mau berpisah dengan Henry, ia sudah mendapatkan banyak kemudahan ketika menjadi wanita Henry. Sehingga ketika Henry akan mengakhirnya hubungan ia menolak, namun karena Henry mempunyai kartu as milik model cantik itu akhirnya Yuri itu pun terima di campakkan oleh Henry.


"Kau sedang melamun?" tanya Ayara tiba-tiba sambil melambaikan tangannya dihadapan Henry berkali-kali sehingga membuat Henry tersadar dari lamunannya.


"Akh tidak aku hanya sedang melihatmu merapikan ice cream dan coklat itu saja," jawab Henry dengan cepat, ia langsung berhasil menguasai dirinya ketika mendengar perkatan Ayara.


"Benarkan? tapi tadi kau fokus sekali melihat ke arah pantry dan tek berbicara apapun, apa itu namanya kalau bukan melamun?" tanya Ayara kembali.


"Aku fokus seperti itu karena sedang melihat istriku bekerja, memangnya ada yang melarang aku melihat istriku bekerja?' tanya balik Henry mencoba untuk menggoda Ayara.


"Akh sudahlah aku malas bicara denganmu, aku mau mandi tubuhku sudah lengket keringat," jawab Ayara mengalihkan pembicaraan, ia tak mau berdebat dengan Henry mengenai statusnya yang sekarang.


Setelah berkata seperti itu Ayara berjalan pelan menuju ke dua koper besarnya yang masih ada di ruang tamu, rupanya anak buah Henry belum ada yang membawakan koper Ayara kekamar yang ada dilantai dua. Mereka sudah terbiasa menunggu diluar apartemen jika Henry sedang bersama dengan wanita, sehingga sekarang koper-koper Ayara masih ada ditempatnya semula.


Karena kopernya berat Ayara nampak sedikit kesulitan membawanya, pasalnya ia tak hanya membawa baju-baju saja tapi juga membawa beberapa kamera dan sebuah konsol game yang biasa ia mainkan bersama Cecar saat ada di Spanyol. Henry tersenyum saat melihat Ayara berusaha membawa kopernya sendiri, ia sebenarnya menunggu Ayara meminta tolong padanya namun rupanya Ayara memilih untuk membawanya sendiri. Herny akhirnya mengalah, ia menurunkan egonya dan berjalan ketempat Ayara berada dan langsung merebut koper yang dipegang oleh Ayara. Dengan mudah Henry mengangkat koper milik Ayara menaiki anak tangga menuju lantai dua, Ayara yang berlajan dibelakang Henry hanya tersenyum tipis melihat Henry membawakan kopernya.


"Ok ini akan menjadi kamarmu sampai kita menikah nanti," ucap Henry pelan sambil membuka pintu sebuah kamar yang ada disamping kamarnya yang pintunya sudah rusak karena terkena timah panasnya tadi.

__ADS_1


"Boleh aku masuk?" tannya Ayara dengan cepat.


"Sure, ini milikmu," jawab Henry singkat sambil membukakan pintu kamar itu lebar-lebar untuk Ayara.


Dengan gerakan cepat Ayara masuk ke dalam kamar yang sudah menjadi miliknya itu dan langsung menutup pintunya ketika Henry sedang berusaha memasukkan koper kedua miliknya, Henry yang sedang berbalik badan hanya bisa terdiam ketika pintu kamar Ayara langsung tertutup dari dalam dengan cepat.


"Jangan mengunci kamarmu lagi Yara, aku dengan mudah membukannya menggunakan pistolku,"ucap Henry dengan suara meninggi mencoba untuk memberi peringatan pada Ayara.


"Aku tau, aku hanya mau mandi. J--jadi aku kunci sebentar untuk keamananku, nanti aku akan membukanya ketika sudah selesai mandi. Kau lebih baik juga mandi hari sudah hampir malam," jawab Ayara dengan suara keras dari dalam kamar.


Henry hanya diam mendengar perkataan Ayara, tangannya menggenggam erat gagang koper milik Ayara menandakan kalau ia sedang berusaha menahan amarahnya. Henry lalu berjalan menuju kamarnya yang pintunya sudah hancur, ia tak menutup pintu kamarnya dan langsung menuju kekamar mandi untuk menyegarkan diri.


Dibawah pancuran shower yang mengeluarkan air dingin Henry berdiri tanpa membuka pakaiannya, sehingga pakaiannya menjadi basah kuyup.


Penolakan itu benar-benar membuat Henry frustasi dan marah diwaktu yang bersamaan, kalau tak teringat janjinya pada Alfredo ia pasti sudah memaksakan kehendakannya pada Ayara tadi didalam kamarnya. Namun karena ia sudah terlanjur berjanji maka ia akan berusaha menepati janjinya walau terasa sangat berat, berada satu rumah bersama wanita yang ia cintai tanpa bisa menyentuhnya benar-benar membuatnya tersiksa.


Dalam dunia mafia yang selama ini ia jalani sebenarnya status Ayara sudah resmi menjadi istrinya, Alfredo pun juga paham akan hal itu. Akan tetapi karena Ayara punya masa lalu yang tak menyenangkan dari ayah kandungnya maka dari itu Alfredo meminta Henry untuk tak menyentuh Ayara sampai mereka sudah menikah secara sah dan Henry menyetujuinya tanpa tau kalau ia akan begitu tersiksa seperti ini.


"Aku mau nonton kembang api apa kau mau menemaniku pergi?" tanya Ayara tiba-tiba membuyarkan lamunan Henry yang sedang duduk di ranjang yang ada dikamarnya.


"Nonton kembang api di...


Mulut Henry langsung kelu dan tak bisa mengeluarkan suara saat melihat penampilan Ayara yang sedang berdiri didepan kamarnya, Ayara memakai bralette warna hitam yang dipadankan dengan kimono outer sehingga lekuk tubuhnya dapat terlihat dengan jelas dan memakai hotpans dan memakai sepatu sneakers. Rambutnya yang panjang dibiarkan tergerai begitu saja sehingga membuat tampilannya menjadi sangat cantik, melihat Ayara berpakaian seperti itu membuat Henry yang sudah tenang kembali bergolak.

__ADS_1


"K--kau kenapa memakai baju seperti itu?" tanya Henry tergagap.


"Memangnya ada yang salah? bukankah di Irlandia saat ini sedang musim panas jadi aku rasa pakaianku tak ada yang aneh..ini yang paling nyaman dipakai untuk...


Ayara yang sedang berusaha menjelaskan pada Henry langsung terdiam saat Henry sudah memeluknya dengan erat secara tiba-tiba.


"Henry let me go...


"Biarkan aku memelukmu sebentar Yara, aku harus memadamkan api dalam diriku dengan melompat ke sumber apinya secara langsung," ucap Henry dengan suara parau memotong perkataan Ayara.


🌼 Bersambung 🌼


VOTE VOTE VOTE


VOTE VOTE VOTE.....JANGAN HANYA MINTA UPDATE TAPI KAKAK-KAKAK TIDAK MAU BANTU VOTE....


Dengan vote , kakak-kakak sudah membantu kami para author untuk lebih menghargai karya kami.


Berikan juga ratting bintang lima 🌟 🌟 🌟🌟🌟


Nb : Baca juga novel Thor lainnya yang berjudul Faith 2 : The return of the prince


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2