Bodyguard Cantik

Bodyguard Cantik
Di depan mata


__ADS_3

Jangan lupa vote dan ratting bintang lima


Terima kasih


Suasana tegang terjadi ketika Yamashita Ryuichi sedang mengacungkan pistolnya ke arah Ayara yang belum sadarkan diri, dari luar Henry berusaha untuk masuk ke dalam namun ditahan oleh anak buahnya. Mereka khawatir jika Henry merangsek masuk ke dalam akan membuat Yamashita Ryuichi berbuat nekat, pasalnya saat ini mereka sedang berusaha menjalin komunikasi dengan Yamashita Ryuichi.


"Bagaimana pria gila itu sadar dan bisa masuk kedalam ruangan istriku?"


"Kalian kerja apa, bukankah aku sudah meminta kalian mengawasi istriku hah!!"


"Bagaimana bisa dia masuk ke ruangan istriku aarrggghh..."


Henry menggila didepan kamar perawatan Ayara, ia merasa tak berguna karena tak bisa masuk ke dalam dan menolong sang istri yang sedang terancam. Saat suasana sedang panas tiba-tiba dari arah lorong lain nampak anggota Royal Blood yang lain berlarian menuju tempat Henry berada saat ini dengan wajah panik.


"Ada apa Pedro?"tanya Jasper dengan cepat pada Pedro sang tangan kanannya yang ia beri tugas untuk mengawasi anggota Royal Blood ketika ia tak ada.


"Juan Carlos dan Travis meninggal tuan, mereka menjadi korban kelicikan Okada Rui," jawab Pedro terbata.


"Maksudmu apa Pedro, cerita yang jelas," hardik Michael ikut bicara.


"Juan Carlos dan Travis ditusuk Okada Rui saat pria itu berusaha membuka pintu ruangan Yamashita Ryuichi yang sudah di kunci oleh Cecar tuan," ucap Pedro terbata.


Tanpa bicara Cecar langsung berlari menuju ke arah kamar Yamashita Ryuichi meninggalkan yang lain, ia ingin tau bagaimana Yamashita Ryuichi bisa kelaur dari kamar yang sudah ia atur dengan password yang terhubung dengan ponselnya. Jantung Cecar berpacu dengan sangat cepat saat melihat pemandangan didepan matanya, Juan Carlos dan Travis sudah meninggal dengan leher yang tergorok dan nyaris putus. Jasper yang baru sampai pun langsung jatuh berlutut ketika melihat jenasah kedua anak buahnya itu, bibirnya bergetar menahan kemarahan yang tak bisa di ungkapkan saat melihat kondisi jenasah kedua anak buahnya.


"Katakan apa yang terjadi," pinta Jasper pelan dengan suara parau.


Dengan menarik nafas panjang Pedro mulai menceritakan apa yang terjadi, rupanya tadi Okada Rui datang ke kamar perawatan Yamashita Ryuichi dengan membawa sebuah kampak besar. Kampak yang biasanya digunakan untuk memecahkan kaca apabila terjadi kebakaran itu ia pakai untuk membobol pintu ruangan ICU Yamashita Ryuichi, karena tajamnya kampak itu ia hanya membutuhkan empat kali pukulan saja untuk merusak engsel pintu ruang ICU dimana Yamashita Ryuichi berada. Rupanya sebelumnya Okada Rui sudah datang ke kamar itu namun ketika menyadari kalau ada kunci rahasia yang terpasang di pintu, ia akhirnya mencari alat untuk mendobrak pintu itu dan menemukan sebuah kampak yang terpasang di dekat APAR ( alat pemadam kebakaran ).


Saat berhasil masuk ternyata datang Juan Carlos dan Travis, mereka berusaha menarik Okada Rui agar tak masuk ke dalam ruangan Yamashita Ryuichi. Namun karena kampak yang dipegang Okada Rui sangat tajam alhasil Travis yang pertama meninggal karena terkena ayunan kampak yang dipegang oleh Okada Rui, menyadari Travis meninggal Okada Rui pun makin brutal. Ia kembali mengayunkan kapaknya ke arah Juan Carlos yang akhirnya juga membuat pemuda itu meninggal seketika saat dadanya terkena sabetan kampak yang tajam.


Setelah berhasil membunuh 2 anggota Royal Blood itu Okada Rui kemudian masuk ke dalam ruang ICU untuk melihat kondisi Yamashita Ryuichi yang ternyata sudah sadar, terkena tembakan di kaki bukanlah luka yang sangat menghawatirkan sehingga Yamashita Ryuichi bisa sadar dalam waktu cepat. Sebelum Yamashita Ryuichi keluar dari ruang ICU itu ia mendapatkan sebuah pistol dari Okada Rui.


"Dan saat kami datang, kami dihadang oleh Okada Rui yang melindungi Yamashita Ryuichi tuan," ucap Pedro lirih menyudahi ceritanya.

__ADS_1


Bruk


Cecar jatuh berlutut saat mendengar cerita Pedro ia tak menyangka kalau Okada Rui melakukan hal segila itu untuk membuka pintu yang sudah ia pasang kunci canggih.


"Ini bukan salahmu Cecar, bukan salahmu," ucap Jasper pelan mencoba untuk menenangkan Cecar yang terlihat shock.


Dorrrr


Bunyi pistol dari arah ruangan perawatan Ayara membuat Cecar dan Jasper tersadar, mereka berdua lalu bangun dan berlari menuju ruangan ICU yang lain di mana Ayara sedang dirawat.


"Ryuichi jangan gila!!!" pekik Henry dengan keras saat Ryuichi baru saja melepaskan tembakan ke atas sehingga membuat lubang yang cukup besar di atasnya.


Karena bunyi tembakan itu juga Ayara akhirnya membuka kedua matanya dan langsung terkaget saat melihat pria yang sangat ia benci ada dihadapannya.


"Akhirnya kau bangun juga anakku," ucap Yamashita Ryuichi pelan sambil tersenyum ke arah Ayara.


"あなたは今何をしたいです," tanya Ayara pelan menggunakan bahasa Jepang.


*Anata wa imanani o shitaidesu / apa yang kau inginkan sekarang.


*Watashi no mago, Yamashita Ryūichi-ka no chi / cucuku , darah keturunan keluarga Yamashita Ryuichi.


"私の子供は私のものです、狂ってはいけません、龍一!" pekik Ayara dengan keras.


*Watashi no kodomo wa watashi no monodesu, kurutte wa ikemasen, Ryūichi! / anakku milikku, jangan gila kau ryuichi!!


Mendengar perkataan Ayara membuat Yamashita Ryuichi tertawa lebar, ia lalu mengarahkan pistolnya kearah perut Ayara.


"いいえ、子供を殺さないで、お願いします," pinta Ayara memelas dengan air mata yang mengalir deras.


*Īe, kodomo o korosanaide, onegaishimasu / jangan, jangan bunuh anakku aku mohon.


Duk

__ADS_1


Duk


Duk


Kaca ruangan perawatan Ayara di pukul berkali-kali oleh Henry yang sedang menggila saat melihat Yamashita Ryuichi mengarahkan pistolnya ke perut Ayara lagi.


"Dia anakmu Ryuichi!!! jangan gila kau Ryuichi!!!" teriak Henry dengan keras.


Melihat apa yang dilakukan oleh Henry membuat Yamashita Ryuichi tertawa, ia lalu kembali menoleh ke arah Ayara yang wajahnya kini sepucat kertas.


"あなたは私を殺すかもしれませんが、私が出産するのを待ちます。私が出産した後、私はあなたのところに行きます," ucap Ayara pelan, ia tau Henry tak bisa menyelamatkannya saat ini karena pintu ruangan ICU di kunci oleh Ryuichi dari dalam.


*Anata wa watashi o korosu kamo shiremasenga, watashi ga shussan suru no o machimasu. Watashi ga shussan shita nochi, watashi wa anata no tokoro ni ikimasu / kau boleh membunuhku, tapi tunggu setelah aku melahirkan. setelah aku melahirkan aku akan datang padamu


"Kau semakin pintar berdikusi denganku Yara, tapi kali ini aku tak ingin menyakitimu atau menyakiti cucuku. Aku hanya ingin mengatakan sesuatu kepadamu dan aku harap kau meninggalkannya baik-baik karena aku tak akan mengulangi untuk yang kedua kalinya," jawab Ryuichi pelan.


"Katakan saja aku mendengarnya," sahut Ayara ketus.


"Aku tau kalau Raisa dan Alfredo masih hidup, oleh karena itu aku akan mencarinya dan membawakan kepala mereka sebagai hadiah untuk kelahiran anakmu nanti Ya..."


Cressss!!


Sebuah pisau yang ada diatas meja langsung melayang saat Ayara lempar dan kini menusuk di leher Ryuichi, tetesan darah langsung mengalir deras membasahi lantai dari luka Ryuichi.


Brukkk


Yamashita Ryuichi ambruk dilantai dengan mata terbelalak lebar, pisau yang tertancap di lehernya kini berubah warna karena banyaknya darah yang mengalir.


"Tidaaakkk!!!" jerit Ayara histeris saat melihat sang ayah kandung meninggal di depan matanya karena perbuatannya.


🌼bersambung 🌼


☘️☘️ terus ikuti Bodyguard cantik dan jangan ketinggalan satu episode pun ya kakak-kakak.

__ADS_1


JANGAN LUPA VOTE DAN BANTU BODYGUARD MASUK 10 BESAR, JANGAN HANYA KOMEN LANJUT LANJUT TANPA MAU VOTE


__ADS_2