Bodyguard Cantik

Bodyguard Cantik
" you are not my level"


__ADS_3

Jangan lupa klik like dan tinggalkan komentar, lalu jangan lupa juga untuk VOTE dan Baca novel thor lainnya yang berjudul FAITH 2


Terima kasih.


Setelah mengendarai mobil selama hampir tiga puluh menit Henry akhirnya tiba di tempat acara yang Ayara maksud, ia melihat sekeliling mencoba untuk membaca situasi sebelum turun dari mobil. Di sebuah tanah lapang yang cukup luas sedang berlangsung acara dalam penyambutan musim panas, di mana biasanya ada ada beberapa acara yang diselenggarakan salah satunya adalah pertunjukan kembang api.


Selama ini Henry tidak pernah mengikuti acara seperti ini, ia selalu sibuk dengan pekerjaannya sehingga tak ada waktu untuk menghadiri acara-acara seperti ini yang biasa dijadikan ajang untuk berkumpul para pemuda dan pemudi yang sedang memadu kasih.


"Yara, wake up. Kita sudah sampai, kau mau sampai kapan tidur," ucap Henry pelan mencoba membangunkan Ayara dengan menggoyang-goyangkan tubuh Ayara perlahan.


"Yara....


"Hmmm...ada apa?" tanya Ayara pelan.


"Kita sudah sampai di tempat yang kau inginkan, apakah kau tidak mau turun?"tanya balik Henry sambil menunjuk ke arah tanah lapang di mana sudah banyak orang berkumpul.


Ayara yang baru saja bangun dari tidurnya belum sepenuhnya sadar, ia lalu menoleh ke arah yang ditunjukkan oleh Henry sambil menutup mulutnya karena menguap. Saat melihat sudah banyak orang yang berkumpul kesadaran Ayara sepenuhnya akhirnya kembali, sebuah senyuman tersungging di wajahnya.


"Ayo turunnn!!!!" pekik Ayara dengan penuh semangat sambil berusaha membuka pintu mobil yang masih dikunci oleh Henry.


"Henry...


"Apa tak ada yang ingin kau katakan terlebih dahulu padaku Yara?" tanya Henry pelan sambil melipat kedua tangannya di dada.


"Tentang apa?" tanya Ayara bingung, ia tak mengerti dengan arah pembicaraan Henry.


"Sudahlah lupakan, sia-sia memang membahas ini denganmu," jawab Henry dengan cepat sambil membuka kunci mobil, ia lalu keluar meninggalkan ayah yang masih kebingungan.


Ayara hanya dia melihat perubahan sikap Henry yang begitu menyolok, karena ingin melihat pertunjukan kembang api akhirnya Ayara turun dari mobil dan menyusul Henry yang sudah berdiri di depan loket pendaftaran.


Setelah melakukan pembelian dua buah tiket pendaftaran masuk Henry lalu berjalan lebih dulu melewati pintu pemeriksaan meninggalkan Ayara yang masih mengagumi piket yang ada di tangannya, Ayara baru menyadari kalau Henry sudah berjalan terlebih dahulu setelah ia mau meminta tolong untuk mengambil fotonya di salah satu spot foto yang ada di depan pintu masuk.


"Ada apa dengannya," ucap Ayara dalam hati sambil menatap tajam pada Henry yang sedang berdiri menunggunya.

__ADS_1


"Bukankah tadi kau bilang ingin menonton pertunjukan kembang api, lalu kenapa masih lama sekali di depan memangnya apa yang sedang kau lakukan di sana?" tanya Henry dengan cepat sambil menatap tajam ke arah Ayara yang masih berjalan menuju ke arahnya.


"Tadi aku...


"Henry!!!!!" panggil beberapa orang gadis dengan keras yang membuat Ayara tak dapat menyelesaikan perkataannya.


Ayara dan Henry langsung menoleh ke sumber suara, ternyata ada empat orang gadis cantik sedang berlarian ke arah Henry sambil tertawa lebar. Mereka adalah model di salah satu majalah yang cukup terkenal di Irlandia dan Henry pernah memakai jasa keempat gadis itu untuk mempromosikan produk minuman keras yang diproduksi oleh perusahaannya beberapa bulan yang lalu.


"Yes, ternyata memang benar-benar kau Henry,!!" pekik seorang gadis berambut merah dengan tersenyum lebar kearah Henry sambil mengarahkan tangannya kepada Henry.


"Hi Bella, long time no see," jawab Henry ramah sambil menerima uluran tangan gadis yang bernama Bella.


"Im fine, how about you?" tanya Bella penuh semangat sambil mencengkram tangan Henry dengan kuat.


"Me too...


"Lepaskan Bella, aku juga ingin menyapa tuan muda Henry yang tampan ini," sengit salah satu gadis lainnya yang berambut hitam seperti Ayara melepaskan tangan Bella dari tangan Henry.


"Ya aku Jane tuan Luke," sahut gadis yang bernama Jane memotong perkataan Henry.


"Ya ya aku ingat kau adalah Jane Anderson yang merupakan model yang memperoleh banyak penghargaan tahun lalu di Paris bukan," ucap Henry penuh semangat mengingat Jane Anderson yang sedang mencengkram tangannya.


"Betul tuan itu aku," jawab Jane dengan centil menyombongkan diri dihadapan ketiga temannya.


Ayara mengembuskan nafasnya dengan perlahan melihat keempat gadis yang ada dihadapannya menempel pada Henry seperti permen karet, ia melirik pelan ke arah Henry yang terlihat tanpa bersalah mengobrol dengan gadis-gadis cantik itu. Karena tak mau melihat pemandangan yang menjijikan dihadapannya Ayara berjalan cepat melewati para gadis itu, ia berjalan menyamping karena jalannya terhalang oleh Henry dan para fansnya.


Saat sudah berhasil melewati keempat gadis yang berdiri mengelilingi Henry dan akan masuk ke lapangan tiba-tiba tangan Ayara digenggam erat oleh Henry sehingga membuat Ayara kaget.


"Maaf nona-nona, sepertinya istriku sudah tak sabar ingin melihat kembang api. Jadi aku permisi ya," ucap Henry tiba-tiba sambil menarik Ayara kepelukannya.


"Istri...


"Iya ini istriku Ayara, cantik bukan. Ya sudah kami permisi ya," sahut Henry memotong perkataan Bella yang berdiri dihadapannya.

__ADS_1


Hati Ayara yang tadi bergemuruh tiba-tiba tenang saat Henry menyebutnya sebagai istri dihadapan keempat gadis cantik yang ada dihadapannya itu, sebuah senyuman tipis tersungging diwajah Ayara.


"Tapi tuan bukankah anda belum menikah lalu bagaimana bisa gadis ini jadi istrimu?!" tanya Jane dengan suara meninggi menahan langkah Henry dan Ayara yang akan masuk ke lapangan.


"Dia sudah jadi istriku sejak beberapa hari yang lalu di Spanyol, pesta pernikahan kami memang belum diadakan jadi wajar kalau belum ada yang tau tentang pernikahanku. Nanti kalau pesta pernikahan kami dilangsungkan aku pasti akan mengundang kalian nona-nona," jawab Henry ramah sambil tersenyum lebar.


Mendengar perkataan Henry membuat keempat gadis cantik itu terdiam tanpa suara, Henry lalu melingkarkan tangannya di pinggang ramping Ayara dan menariknya kearah tubuhnya sambil mengangkat sedikit tubuh Ayara.


"Ayo sayang kita masuk, sepertinya acara akan segera dimulai," ucap Henry mesra sambil mendaratkan kecupannya di pipi Ayara yang sudah sejajar dengannya karena tubuh Ayara ia angkat.


"Tidak mungkin, anda tak mungkin menikah dengan gadis seperti ini. Dia bahkan tak masuk dalam kriteria anda tuan Luke!!" pekik Bella dengan nada meninggi.


Semua orang yang ada ditempat itu langsung menoleh kearah mereka, wajah Ayara langsung merah padam dihina seperti itu. Perlahan Ayara memberikan kode pada Henry untuk melepaskan pelukannya, Henry kemudian melepaskan pelukannya pada Ayara.


Ayara lalu menoleh kearah empat gadis yang ada dihadapannya dengan tatapan tajam, ia lalu melepaskan ikatan pada rambutnya dan membuat rambutnya tergerai indah.


"Jelas saja dia memilihku karena dia sudah sadar bahwa sampah seperti kalian berempat hanya bisa mengotori pandangannya saja dan membuat malu dirinya, lihatlah penampilan kalian. Semua baju dan aksesoris yang kalian pakai adalah model yang tak laku dipasaran, aku curiga kalian pasti membelinya dengan harga murah di black market," ucap Ayara dingin sambil melipat tangannya didada.


"Sekali lagi aku jelaskan kalian bukan levelku, bukan level nyonya Luke," imbuh Ayara singkat sambil membuat gerakan membersihkan kedua telapak tangannya dihadapan keempat model yang saat ini wajahnya merah padam.


🌼 Bersambung 🌼


VOTE VOTE VOTE


VOTE VOTE VOTE.....JANGAN HANYA MINTA UPDATE TAPI KAKAK-KAKAK TIDAK MAU BANTU VOTE....


Dengan vote , kakak-kakak sudah membantu kami para author untuk lebih menghargai karya kami.


Berikan juga ratting bintang lima 🌟 🌟 🌟🌟🌟


Nb : Baca juga novel Thor lainnya yang berjudul Faith 2 : The return of the prince


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2