Bodyguard Cantik

Bodyguard Cantik
Tersibak : kedewasaan Ayara


__ADS_3

Baca novel thor lainnya yang berjudul


FAITH 2 : The return of the prince


Cecar berjalan mengikuti Ayara yang sudah menunggunya di lift, tanpa banyak bicara Cecar kok langsung masuk ke dalam lift dan kaget saat melihat Ayara justru memencet tombol angka 40 yang mana merupakan lantai tertinggi di the Merrion hotel.


"Bos ini kita..."


"Jangan bicara dulu Cecar, cepat keluar dan ikut aku ke rooftop. Aku tak mau Henry menemukan kita," ucap Ayara dengan cepat memotong perkataan Cecar begitu lift berhenti di lantai 40.


Mendengar perkataan Ayara membuat Cecar terdiam, ia pun keluar dari lift dan mengikuti langkah kaki Ayara menuju ke tangga yang akan mengantarkan mereka ke rooftop hotel. Setelah Cecar naik ke rooftop Ayara langsung mengunci pintu yang menghubungkan tangga dalam rooftop dari luar untuk memastikan tak ada orang yang mengikuti mereka, Cecar yang masih bingung karena sikap Ayara yang langsung keluar begitu saja dari kamar hotel hanya bisa diam dan menunggu perintah.


Ayara yang masih berdiri di depan pintu nampak merapikan rambutnya yang berantakan, ia terlihat menarik nafas panjang dan menghembuskannya perlahan sambil mengangkat wajahnya kearah langit seperti sedang mengeluarkan seluruh beban yang ada di dalam dirinya.


Tiga menit kemudian Ayara terlihat berjalan menuju ke tempat Cecar yang sudah duduk di sebuah kursi yang ada di bawah kanopi, tempat di mana biasanya para pengunjung hotel bisa bersantai di rooftop untuk menikmati pemandangan malam atau pemandangan pagi hari saat matahari terbit. Namun biasanya pada saat siang hari seperti ini tak ada orang yang datang ke rooftop karena udara di laptop akan sangat panas saat siang hari.


"Kenapa anda mengajakku ke sini bos?" tanya Cecar perlahan membuka percakapan setelah mereka ada di rooftop selama lebih dari lima belas menit tanpa berbicara apapun.


"Aku hanya ingin memastikan sesuatu," jawab Ayara dengan cepat tanpa menatap wajah Cecar ketika sedang berbicara.


"Memastikan..."

__ADS_1


"Memastikan apakah Henry mengejarku dan mencariku sampai ke sini atau tidak, karena jika ia mencariku ke rooftop minimal lima menit yang lalu ia sudah ada di tempat ini. Namun setelah lima belas menit berlalu ia tak datang maka aku yakin Henry mungkin sudah mencariku di luar hotel," ucap Ayara pelan memotong perkataan Cecar.


"Lalu apa hubungannya dengan tempat ini?"katanya Cecar semakin bingung, ia tak bisa membaca rencana dan jalan pikiran Ayara saat ini.


Ayara tersenyum mendengar perkataan Cecar, ia lalu meraih laptop yang sedang dipeluk oleh Cecar. Ayara lalu menyalakan laptop itu dan masuk ke sebuah website yang dibuat oleh Cecar, di website itu terdapat banyak sekali data diri palsu yang dibuat oleh Cecar untuk dirinya sendiri dan Ayara ketika akan menjalankan aksi. Ayara kemudian tersenyum ketika berhasil memilih satu nama yang terlihat cocok untuk dirinya kali ini, ia lalu menyerahkan laptopnya kepada Cecar sambil melipat tangan di dada.


"Aku ingin memakai nama itu ketika terbang ke Busan besok sore, di pesawat yang sama dengan Henry," ucap Ayara pelan sambil tersenyum ke arah Cecar.


"Anda ingin kita terbang satu pesawat dengan tuan bos? Apakah itu tidak berbahaya, bukankah lebih baik kita terbang menggunakan pesawat kedua setelah tuan bos pergi ?" tanya Cecar bingung, ia akhirnya mengerti kenapa Ayara mengajaknya pergi ke rooftop. Ternyata Ayara ingin membahas soal perjalan bisnis Henry ke Busan Korea Selatan.


"Tidak Cecar, justru akan lebih mencurigakan lagi ketika kita terbang menggunakan pesawat yang kedua," jawab Ayara dengan cepat.


"Lalu bagaimana kalau tuan bos mencari anda saat ia sudah tiba di Busan nanti ?"tanya Cecar kembali.


Prok


Prok


Prok


Cecar bertepuk tangan saat mendengar perkataan Ayara, ia benar-benar tak menyangka kalau Ayara sudah memikirkan rencana sedetail itu dalam waktu yang singkat.

__ADS_1


"Aku memang marah padanya karena ia merahasiakan tentang Yamashita Ryuichi yang menjadi dalang dari kecelakaan pesawat yang menimpa kedua orangtuaku, namun aku tak segila itu untuk membencinya. Aku percaya Henry pasti mempunyai alasan tersendiri untuk menyembunyikan hal itu dariku dan aku menghargai keputusannya, saat ini yang penting adalah aku memastikan dirinya aman saat sedang ada di Busan. Dmitry Brown bukan lawan yang bisa dianggap enteng, apalagi saat ini dia dilindungi oleh pria gila bernama Yamashita Ryuichi itu. Oleh karena itu aku ingin melindungi suamiku dalam pekerjaannya kali ini, setidaknya aku akan merasa lebih tenang jika turun secara langsung kesana dan memastikan semuanya berjalan lancar," ucap Ayara pelan sambil menatap tajam kearah Cecar.


Mendengar perkataan Ayara membuat Cecar tersenyum, ia senang karena ternyata sang bos saat ini jauh lebih dewasa dari beberapa waktu yang lalu sebelum ia menikah. Kekhawatiran Cecar yang tadinya berpikir Ayara akan marah kepada Henry karena menyembunyikan fakta bahwa kecelakaan pesawat itu didalangi oleh Yamashita Ryuichi pun hilang, ternyata Ayara justru lebih memikirkan keselamatan Henry ketimbang memikirkan tentang peristiwa yang sudah merenggut nyawa kedua orang tuanya itu walaupun sebenarnya kecelakaan pesawat itu hanyalah sebuah kebohongan belaka yang sudah dibuat rapi oleh dirinya, Henry dan Alfredo.


"Tenang saja Cecar untuk kecelakaan pesawat itu aku pasti akan menuntut balas kepada pria gila itu, namun saat ini nyawa suamiku jauh lebih penting. Sekeras apapun usahaku untuk membalaskan dendam kedua orang tuaku kepada seorang Yamashita Ryuichi tidak akan mengembalikan mereka kembali ke dunia ini, namun lain halnya jika aku membantu Henry. Setidaknya aku masih bisa memastikan ia tetap ada di dunia ini bersamaku," imbuh Ayara lirih sambil memegang cincin pernikahannya yang terpasang di jari manis sebelah kirinya secara tidak sadar.


"Anda mencintai tuan bos nona?" tanya Cecar tiba-tiba.


"Entahlah aku juga belum bisa memastikan apakahpakah perasaan yang aku miliki saat ini adalah sebuah cinta, yang pasti aku tak mau kehilangan dirinya," jawab Ayara lirih sambil memejamkan kedua matanya, mengingat apa yang sudah ia dan Henry lakukan selama mereka bulan madu di pulau Seychelles beberapa minggu yang lalu.


Cecar pun terdiam, iatak mau bertanya lagi kepada Ayara. Ia tau kalau bosnya itu sudah jatuh cinta kepada suaminya, namun karena kepolosan Ayara yang tak pernah punya hubungan sebelumnya dengan pria mana pun membuatnya masih bingung untuk menyadari bahwa ia sudah mencintai suaminya.


Sementara itu di dalam mobilnya Henry terlihat panik, ia bahkan sudah membajak seluruh CCTV yang ada di sekitar hotel untuk mencari kemana Ayara pergi. Namun hasil semua tangkapan CCTV yang ada di sekitar hotel tak menunjukkan pergerakan Ayara, sampai akhirnya ia mendapatkan telepon masuk dari hotel tempatnya menginap.


"Apa??! ok ok terima kasih atas informasinya, aku akan segera kembali ke hotel secepatnya," ucap Henry dengan suara meninggi saat ia tersambung dengan salah satu staf hotel yang memberitahukan pada dirinya, bahwa Ayara ternyata ada di hotel dan tidak pergi kemana-mana.


"Mike...cepat putar balik Mike, istriku ada di hotel. Dia tidak pergi ternyata..."


🌼bersambung 🌼


Jangan lupa Vote, ratting dan like.

__ADS_1


Lalu baca juga novel Thor lainnya yang berjudul : 🌹 Faith 2 the return of the prince 🌹


__ADS_2