Bodyguard Cantik

Bodyguard Cantik
Bersiap menyerang : 1


__ADS_3

Jangan lupa vote dan ratting bintang lima


Terima kasih


Mendengar perkataan Ayara membuat Henry sangat terkejut, begitu pula dengan semua orang yang ada di tempat itu terlebih lagi Cecar yang yang sangat kaget mendengar sang nona bos berkata seperti itu. Padahal selama ini sang nona-nya itu tak pernah membahas hal yang berhubungan dengan garis keturunan Yamashita Ryuichi.


Tanpa menunggu lama Henry langsung memeluk Ayara dengan erat sambil menciumi wajah dan pundak Ayara yang tak berkata apa-apa, pasca ia mengatakan ingin membuang separuh darah yang ada di dalam tubuhnya.


"Jangan berkata seperti itu sayang, kau tak perlu melakukan hal seperti itu aku akan mengijinkan mu untuk ikut dalam misi kali ini. Tapi berjanjilah kepadaku untuk tidak mengatakan hal mengerikan seperti tadi lagi," ucap Henry lirih sambil mengeratkan pelukannya pada tubuh sang istri yang terasa dingin.


"Biarkan aku yang membunuh pria tua itu, biarkan aku yang menyudahi semua kelakuan bejat nya itu Henry," pinta Ayara pelan dengan suara parau.


"Iya iya aku akan membiarkanmu melakukan apa yang kau mau, tapi berjanjilah padaku untuk tidak mengatakan hal seperti tadi lagi. Aku bisa gila mendengarnya sayang," sahut Henry dengan cepat.


Alih-Alih menjawab perkatakan sang suami Ayara justru melepaskan pelukan suaminya itu dan berjalan keluar meninggalkan Cesar, Michael dan Henry di dalam kamar menuju kamarnya yang ada di lantai 2 tanpa bicara apa-apa. Beberapa orang pelayan yang menyapanya pun tak ada yang ia balas satupun.


"Sebenarnya apa yang dikatakan oleh pria itu sampai membuat istriku menjadi seperti itu Cecar?" tanya Henry dingin dengan suara meninggi.


"Aku juga tidak tahu Tuan aku kan tak bisa bahasa Jepang," jawab Cecar polos.


"Coba kau ulang lagi perkataan mereka sebelumnya Cecar, lalu alih bahasakan menggunakan bahasa Inggris," ucap Michael dengan cepat.


"Oh iya, tunggu sebentar," sahut Cecar sambil tersenyum lebar, ia baru teringat akan salah satu fitur kecanggihan teknologi itu.


Tak lama kemudian Cecar terlihat serius dengan keyboard dan beberapa program pengalih bahasaan yang ia miliki, setelah memotong video yang diambil dari rekaman CCTV di Catalonia Magdalenes Hotel yang menunjukkan percakapan antara Yamashita Ryuichi dengan Okada Rui di depan kamar Yamashita Ryuichi. Cecar lalu menggabungkannya dengan program alih bahasa yang ia miliki, setelah menunggu beberapa saat kemudian terdengar percakapan yang cukup vulgar antara Yamashita Ryuichi dengan Okada Rui.


Walaupun yang sedang mereka bertiga dengarkan itu adalah sebuah program yang menggunakan alat penerjemah, namun tetap saja Henry, Michael dan Cecar bisa memahami maksud dari percakapan antara Yamashita Ryuichi dengan tangan kanannya itu. Seketika wajah Henry langsung memerah saat mendengar semua perkataan ayah kandung dari istrinya itu.


"Matikan Cecar, aku tak kuasa mendengarnya," ucap Henry lirih dengan kedua mata berapi-api menatap ke layar monitor.

__ADS_1


"Ok," jawab Cecar dengan cepat.


"Aku benar-benar tak menyangka ada manusia sebrenggsekkk itu, tega sekali ia memperkosa kedua gadis itu selama hampir sembilan belas jam penerbangan dari Sapporo ke Barcelona," celetuk Michael tanpa sadar.


"Pantas saja istriku menjadi semarah itu," sahut Henry pelan sambil memejamkan kedua matanya.


"Nona bos selama ini tidak pernah mau membahas tentang ayah kandungnya kepadaku karena ia memiliki memori yang sangat buruk dengan ayah kandungnya itu waktu ia masih kecil, sebenarnya itu bukanlah sebuah kebencian ataupun ketidaksukaan nona bos kepada ayah kandungnya. Karena selama ini nyonya Raisa selalu mengatakan kepada nona bos bahwa Yamashita Ryuichi adalah ayah kandungnya yang harus tetap ia hormati, walau sebenci apapun nyonya Raisa kepada mantan suaminya itu namun ia tetap mengajarkan hal baik pada nona Yara. Namun sekarang setelah mengetahui betapa jahatnya pria itu aku yakin nona bos semakin membenci ayah kandungnya itu, jujur saja selama aku ikut dengan nona bos belum pernah aku melihat ekspresi kemarahan yang sangat besar seperti tadi di kedua mata nona bos saat mendengar percakapan ayah kandungnya. Lebih baik sekarang anda susul nona bos, aku takut ia akan berbuat macam-macam tuan," ucap Cecar serius sambil menatap kedua mata Henry tanpa berkedip.


Henry terdiam mendengar perkataan Cecar, tak lama kemudian ia pun pergi meninggalkan kamar Cecar untuk menyusul Ayara setelah menepuk pundak Cecar. Sementara itu Michael nampak membuka mulutnya lebar saat mendengar perkataan Cecar, ia tak menyangka kalau Cecar bisa berkata sebijak itu.


"Aku tak menyangka kau bisa sebijak itu Cecar," ucap Michael tanpa sadar.


"Memangnya kau kira aku bodoh Mickey Mouse?!! kalau aku bodoh mana mungkin nona bos menjadikan aku anak buah kesayangannya," jawab Cecar dengan cepat sambil meraih headphone yang ada di atas meja untuk ia pakai di telinga.


"Sial, dasar kau menyebalkan. Oh ya Cecar ada satu hal yang masih mengganggu pikiranku saat ini," sahut Michael lirih.


"Menganggu bagaimana?" tanya Cecar datar sambil melihat-lihat rekaman CCTV di Catalonia Magdalenes Hotel, ia ingin memastikan berapa banyak anak buah yang dibawa Yamashita Ryuichi pergi ke Barcelona.


Cecar tersenyum mendengar perkataan Michael, ia lalu meletakkan heaphonenya kembali di atas meja dan memutar kursinya menghadap Michael yang sedang berdiri dibelakangnya.


"Alat penyadap seperti itu bisa digunakan saat ponsel tempatnya berada aktif Mike, karena Okada Rui mematikan ponselnya sejak ia berada di pesawat maka mau tak mau aku harus melakukan rencana cadangan seperti ini untuk berjaga-jaga. Walaupun sebenarnya aku tak mengharapkan pria itu menonaktifkan ponselnya, namun kenyataannya ia justru mematikan ponselnya bukan. Jadi mau tak mau aku harus menggunakan cara ini untuk mencari tau apa yang sedang terjadi di hotel itu, aku tak mau menunggu Okada Rui mengaktifkan ponselnya untuk mengetahui apa yang sedang terjadi di hotel itu. Karena menurutku itu terlalu lama dan terlalu membuang banyak waktu, oleh karena itu aku memilih cara ini. Dan nona bos pun aku rasa tak mempermasalahkan cara ini, karena apa yang aku lakukan ini pada awalnya nona bos lah yang mengajarkannya kepadaku," jawab Cecar tanpa jeda sambil tersenyum.


Michael sekali lagi nampak takjub mendengar perkataan Cecar, ia benar-benar tak menyangka kalau ternyata istri sang tuan sudah memiliki rencana sejauh ini yang tak pernah ia pikirkan sama sekali. Bahkan ia yakin sang tuan pun tak akan memiliki pikiran ke arah sana karena tuannya itu adalah tipikal orang yang senang bertarung langsung tanpa harus memikirkan rencana rencana untuk memata-matai musuh.


"Jangan lupa Mike, nonaku dibesarkan oleh seorang Yakuza hebat. Dia sangat ahli dalam membuat strategi seperti ini diluar keahliannya menggunakan berbagai senjata dan seorang Yamashita Ryuichi itu bukanlah tandingan nonaku, tuan Yamashita Takeda adalah seorang Yakuza sejati yang tak pernah bermain dengan wanita. Ia hanya mencintai istrinya saja, berbeda dengan Yamashita Ryuichi yang bejat. Aku takut setelah nona bos tau semua kejahatan ayahnya ia akan melakukan hal yang paling ditakuti nyonya Raisa," ucap Cecar lirih.


"Hal yang paling ditakuti nyonya Raisa? apa itu Cecar?" tanya Michael penasaran.


"Nona bos akan membunuh ayah kandungnya sendiri," jawab Cecar dengan cepat.

__ADS_1


Michael terdiam mendengar perkataan Cesar ia benar-benar tak menyangka kalau mertua tuannya itu sudah berfikir ke arah sana.


"Nyonya Raisa selama ini melarang nona bos bermain dengan dunia kekerasan seperti ini karena takut jiwa membunuhnya bangkit, walau bagaimanapun ia terlahir dari darah murni seorang Yakuza dan dibesarkan dengan cara seorang Yakuza mendidik penerusnya. Oleh karena itu nyonya Raisa bersikeras membawa nona bos ikut dengannya saat ia bercerai dengan Yamashita Ryuichi, karena mengingat nona bos sudah diajarkan kemampuan bela diri sejak kecil oleh Tuan Yamashita Takeda. Nyonya Raisa takut kalau nona bos suatu saat akan menggunakan tangannya untuk menghabisi sang ayah kandung," imbuh Cecar lirih, ia mengingat kembali apa yang sudah dikatakan sang nyonya kepada dirinya untuk menjaga Ayara agar tak kelepasan.


Michael nampak menganggukkan kepalanya berkali-kali mendengar perkataan Cecar, ia kini paham betul alasan Henry sengaja menyembunyikan kebenaran tentang keberadaan kedua orang tua Ayara yang masih hidup. Ia karena tak mau membuat Ayara menggila dan bentuk balas kepada ayah kandungnya.


Setelah bicara seperti itu sesar kembali fokus kepada komputernya untuk melanjutkan pekerjaannya, sementara Michael yang masih takjub dengan istri tuannya itu memilih duduk di samping Cecar untuk ikut mengawasi anak buah Yamashita Ryuichi melalui layar CCTV yang sudah ia bajak.


Sementara itu di kamar Ayara sedang bersiap-siap untuk pergi tanpa berbicara apapun walaupun Henry sejak tadi mengajaknya bicara.


"Ayolah sayang, jangan diamkan aku seperti ini. Aku bisa gila kau acuhkan seperti ini sayang," ucap Henry memelas.


"Kau mau kemana sayang, kenapa memakai baju serapi ini?" tanya Henry kembali.


"Kalau kau mau ikut bersiaplah, aku mau ke tempat dokter Daniela. Aku ingin meminta obat penguat kandungan, aku tak mau terjadi hal buruk pada anakku selama aku ikut dalam misi ke Barcelona," jawab Ayara pelan sambil meraba perutnya.


Henry terkaget mendengar perkataan Ayara, ia tak menyangka kalau istrinya masih memikirkan nasib bayi mereka di saat akan menjalankan misi ke Barcelona.


"Sayang..."


"Anggap saja ini pelatihan dasar untuk anak kita, jadi kalau dia sudah lahir nanti dia tak akan kaget saat aku akan mengajarinya menembak," ucap Ayara dengan cepat memotong perkataan Henry sambil tersenyum.


Henry langsung memeluk Ayara erat dengan mata berkaca-kaca.


"I love you sailormoon, kau benar-benar luar biasa," bisik Henry lirih.


🌼 bersambung 🌼


☘️☘️ Ternyata Raisa takut kalau Ayara membunuh ayah kandungnya sendiri, akankah ketakutan Raisa itu harus terjadi? terus ikuti Bodyguard cantik dan jangan ketinggalan satu episode pun ya kakak-kakak.

__ADS_1


JANGAN LUPA JUGA BANTU VOTE, BANTU BODYGUARD CANTIK MASUK 10 BESAR!!!TERIMA KASIH


__ADS_2