Bodyguard Cantik

Bodyguard Cantik
Henry Luke


__ADS_3

Hari pertama Ayara sekolah ia lewati dengan baik walau tak ada teman yang ingin berkenalan atau sekedar menyapa dirinya , tapi Ayara tak ambil pusing karena ia hanya sekolah dalam waktu enam bulan lagi saja sebelum ujian akhir dan ia bisa melanjutkan ke bangku kuliah . Ayara bertekad untuk kuliah di Jakarta setelah lulus dari sekolahnya ini .


" heh cupu tunggu !!! " teriak seorang siswa laki-laki yang tengah berkumpul di lapangan basket memanggil Ayara yang akan pulang .


" brengsek tu anak cupu dipanggil bukannya berhenti tapi jalan terus " imbuh yang lain kesal karena Ayara tak berhenti sama sekali .


" kejar dah tu cewek cupu terus kita kasih pelajaran " titah siswa pertama yang tadi memanggil Ayara .


Mendengar perintah dari sang ketua Genk sontak membuat anak-anak lain berlarian menuju arah Ayara yang tengah berjalan diantara mobil-mobil yang terparkir , Sekolah Internasional Jakarta termasuk dalam jajaran sekolah internasional terbaik jadi tak heran banyak siswa yang membawa mobil ke sekolah .


" heh lo ga bolot kan !! " hardik seorang siswa laki-laki yang rambutnya di cat pirang pada Ayara .


" lo tau gak bos itu manggil lo tadi " imbuh seorang anak lainnya sambil berkacak pinggang didepan Ayara .


" bos ? bolot ? apa si " tanya Ayara bingung , walau sudah belajar bahasa Indonesia bertahun-tahun tapi ia masih belum begitu mahir dengan bahasa percakapan sehari-hari yang belum ia pernah dengar sebelumnya .


" iya tu bos Calvin manggil lo tadi " jawab si anak berambut pirang sambil menunjuk ke arah lapangan basket .


Ayara mengikuti pandangan yang ditunjukkan oleh siswa itu , ia melihat ada seorang siswa laki-laki yang tengah memegang bola basket di tengah lapangan dikelilingi beberapa siswi .


" ada apa memangnya ? " tanya Ayara malas .


" ya sudah lebih baik kau datang saja ke lapangan cupu !!! " imbuh siswa lainnya .


Ayara tersenyum mendengar kalimat yang baru ia dengar itu , tadi pagi ia sudah mempelajari dari pak Agustian yang kaget melihat tampilannya . Pengacaranya itu mengatakan kata cupu juga sebelumnya sehingga Ayara sudah tau apa arti kata itu .


Karena dua siswa didepannya terus berbicara dan memaksanya akhirnya Ayara pun terpaksa menuruti perkataan mereka dan akhirnya memilih berjalan ke arah lapangan basket , sesampainya dilapangan basket banyak siswi yang bersorak padanya . Mereka mengeluarkan umpatan pada Ayara , mengejek Ayara dengan kata-kata yang tak pantas .


" siapa nama lo " tanya seorang siswa laki-laki yang sejak tadi memanggilnya .


" Yara " jawab Ayara singkat .


" emang ga ada yang kasih tau lo peraturan anak baru di sekolah ini ya " hardik seorang siswi yang tengah berdiri di sebelah anak laki-laki yang tadi membentak Ayara .


" sudah dijelaskan oleh kepala sekolah tadi pagi " jawab Ayara tanpa ekspresi .


" dih ini cewek udah cupu telmi pula , woi Jack jelasin dah !! " ucap Calvin yang dipanggil bos oleh teman-temannya itu .

__ADS_1


Yang bernama Jack kemudian berjalan ke arah Ayara dan menjelaskan peraturan yang dibuat oleh para siswa itu , mereka menyebut kalau Calvin adalah siswa yang harus dihormati oleh semua anak termasuk oleh anak baru seperti Ayara . Setelah hampir sepuluh menit bicara akhirnya anak yang bernama Jack itu berjalan mundur mendekati Calvin yang tengah tersenyum puas . Sementara Ayara yang sejak tadi tak mendengarkan hanya tersenyum tipis melihat tingkah arogan mereka .


" jadi kau mengerti kan cupu !! " teriak beberapa orang siswi yang berdiri didekat Calvin pada Ayara .


" sudah selesai kan , jadi saya pulang ya terima kasih " ucap Ayara singkat alih-alih menjawab pertanyaan teman-temannya itu , ia kemudian membalikkan badan dan berjalan cepat meninggalkan lapangan basket yang panas itu .


Melihat Ayara pergi membuat semua orang marah termasuk Calvin ia kemudian memerintahkan teman-temannya untuk menangkap Ayara supaya dibawa lagi ke lapangan basket . Saat beberapa siswa memegang pundak Ayara hal yang tak pernah dibayangkan sebelumnya akhirnya terjadi , terdengar teriakan kesakitan dari anak lelaki yang tengah memegang Ayara . Rupaya Ayara sudah menggenggam kedua tangan yang memegang pundaknya itu , Ayara hanya memakai sedikit sekali tenaga dalamnya .


Tapi bagi orang yang belum pernah belajar ilmu bela diri tentu akan kesakitan ketika menerima cengkraman tangan Ayara seperti dua anak lelaki itu .


" sakittt awww..."


" sial lepasin woyy !!! "


Brughhh...


Ayara melepaskan pegangan tangannya sehingga dia anak lelaki itu terjatuh di lantai lapangan basket yang keras , mereka berdua terlihat sangat kesakitan padahal Ayara hanya menggenggam tangan mereka saja .


" jangan jadi jagoan kalau baru seperti itu saja sudah kesakitan " ucap Ayara sambil tersenyum tipis kearah dua anak lelaki yang tengah memegang tangannya masing-masing itu


" dan untukmu Calvin , aku tak akan pernah mau menurut padamu memang kau pikir kau siapa !!! kau juga siswa sama sepertiku jadi jangan bossy seperti itu , percayalah tampilanmu sangat tak menyakinkan " imbuh Ayara sambil berteriak ke arah Calvin , ia kemudian berjalan cepat meninggalkan lapangan basket untuk pulang .


" awas kau cupu " ucap Calvin dalam hati .


Calvin pun berjalan cepat meninggalkan teman-temannya yang tengah duduk dilantai itu , ia berjalan menuju mobilnya untuk pulang . Ia. berniat untuk mengejar Ayara yang sudah baik mobil bersama supir pribadinya yang sudah dipilihkan oleh pak Agustian .


" sabar Yara enam bulan saja disini bersabarlah " ucap Ayara dalam hati menyemangati dirinya sendiri .


Mobil yang membawa Ayara langsung melesat menuju apartemen miliknya , karena masih siang jalanan belum begitu macet jadi perjalanan terasa cepat .


" pak apakah ada tempat menarik yang bisa saya kunjungi dijakarta ? " tanya Ayara pelan pada supirnya .


" banyak non , nona mau ke mall mana ? " tanya balik sang supir .


" bukan mall antar saya ke tempat-tempat latihan seperti karate atau Muay Thai gitu pak " jawab Ayara cepat .


" nona yakin ? itu tempat cowok non .....

__ADS_1


" antarkan saya ke sana ya pak " ucap Ayara cepat memotong perkataan sang supir .


Sang supir pun langsung memutar setirnya sesuai perintah Ayara padahal apartemen Ayara sudah terlihat di depan . Supir itu membawa Ayara ke salah satu studio Muay Thai yang cukup populer di Jakarta , sesampainya di studio yang dimaksud Ayara langsung mendaftar dan langsung berlatih setelah sebelumnya ia membeli baju olah raga dan perlengkapan Muay Thai lainnya .


Bandara Soekarno-Hatta


Sebuah pesawat jet pribadi mendarat di landasan pacu tak lama kemudian seorang pria muda tampan berbadan kekar turun dari pesawat , pemuda itu adalah Henry Luke sang penerus satu-satunya kerajaan bisnis keluarga Luke di Irlandia . Keluarga Luke yang masih punya kekerabatan dengan kerajaan Inggris termasuk keluarga yang sangat dihormati di Irlandia , bahkan bisnis keluarga mereka berkembang pesat .


Keluarga Luke memproduksi minuman keras dengan resep yang turun menurun jadi wajar kalau nama mereka sangat dikenal , bahkan kadang-kadang minuman keras yang diproduksi keluarga itu sering dipakai dalam jamuan penting di istana Inggris .


Henry ditugaskan sang ayah untuk membangkitkan anak perusahaan Luke di Jakarta , perusahaannya yang di Asia itu saat ini sedang goncang oleh karena itu sang ayah langsung mengutus Henry untuk menyelesaikannya .


" ok let's start the game " ucap Henry dengan suara keras .


Beberapa orang pengawal pribadinya langsung mengawal Henry menuju mobilnya yang sudah menunggu di depan lobby bandara . Mereka kemudian pergi menuju mansion yang cukup mewah yang sudah dibeli oleh sang ayah sebelumnya yang memang sengaja dipersiapkan untuk tempat tinggal Henry .


" Carikan aku tempat untuk berolahraga secepatnya , aku tak mau kemampuanku diatas ranjang di sepelekan lagi oleh wanita " titah Henry pada anak buahnya .


" baik tuan " jawab sepuluh orang pria berbadan kekar itu secara kompak .


Henry duduk di kursinya di ruang tamu sambil menikmati wine yang diproduksi oleh keluarganya ,ia kemudian memejamkan mata mengingat kejadian yang baru terjadi kemarin saat ia akan terbang ke Indonesia .


" no Henry... no ... aku belum keluar Henry !!! " pekik seorang wanita seksi yang tubuhnya mengkilat terkena keringat yang tengah melakukan WOT di sebuah ranjang mewah , ia duduk di atas tubuh Henry Luke dari pangkal pahanya mengalir air hangat berwarna putih kental yang berasal dari Henry dan dirinya yang sudah menjadi satu .


" I'm so tired Rose " jawab Henry dengan nafas terengah-engah karena baru selesai mencapai puncak setelah bercinta selama hampir 30 menit .


" akh Henry jangan curang aku belum keluar Henry !!! come on lakukan lagi ... !!! " sahut Rosalin Bradley sang wanita pekerja seks yang sudah setahun ini menjadi partner hidup bersama Henry di apartemen mewahnya .


Sebelum Rosalin menjadi partner bercinta Henry dia terkenal akan kemampuannya memuaskan para lelaki hidung belang di bar tempatnya berkerja , bahkan tak jarang lelaki itu bertekuk lutut dihadapannya karena kemampuan bercinta Rosalin yang tahan lama .


Karena Henry tak memberi jawaban akhirnya Rosalin mengambil tindakan cepat , ia kemudian melepas tubuhnya dari tubuh Henry . Dengan cepat ia melahap Henry junior yang terlihat sudah mulai mengecil karena sudah memuntahkan cairan pamungkasnya , Rosalin tak merasa jijik sedikitpun melakukan oral seperti itu . Setelah mengoral selama sepuluh menit akhirnya Henry junior kembali onfire dengan cepat ia membimbing daging tak bertulang itu masuk ke tubuhnya dalam sekali percobaan , Henry yang tengah menikmati permainan lidah Rosalin kaget ketika merasakan dirinya sudah menyatu kembali dengan Rosalin .


Juniornya sudah kembali merasakan gesekan-gesekan sensual yang dibuat oleh Rosalin sehingga membuat juniornya berdenyut keras saat merasakan kehangatan di dalam tubuh Rosalin , Henry dengan cepat membalik keadaan ia tak mau ada dibawah kendali Rosalin . Henry menjatuhkan tubuh Rosalin di ranjang lalu dengan cepat Henry kembali menyatukan dirinya dengan Rosalin , mereka bercinta dengan berbagai gaya sehingga teriakan dan desahan khas kembali terdengar memenuhi ruang kamar itu .


" Henry!!!!! aku keluarrrrr..... " pekik Rosalin saat mencapai puncak .


" ouch hhhhh... Rose ... !!! " teriak Henry kesekian kali karena telah mencapai puncak yang kesekian kalinya .

__ADS_1


Tubuh Henry jatuh di sambung Rosalin yang sudah terkapar , mereka lalu tidur berpelukan dengan erat tanpa memperdulikan seprai yang sudah basah dan kotor karena terkena air cinta mereka .


🌼 Bersambung 🌼


__ADS_2