
Jangan lupa Vote dan ratting bintang lima ya kakak-kakak.
Terima kasih
Henry membuka kedua matanya saat matahari sudah tak terlihat lagi, ia menoleh ke arah sang istri yang sedang tidur pulas di samping kirinya. Setelah bercinta di sore hari mereka berdua tertidur dan tak ada satupun yang berani membangunkan mereka termasuk Michael sekalipun, sepertinya orang-orang dalam rumah besar itu sudah tau dan memberikan waktu kepada sepasang suami istri yang masih bersemangatnya menikmati kehidupan sebagai suami istri yang sah.
"I love you," bisik Henry pelan sambil mencium kening Ayara dengan penuh cinta, Ayara yang kelelahan hanya mengngeliat saja tanpa membuka kedua matanya merespon ciuman Henry.
Bercinta dalam tempo lambat dengan Henry justru membuatnya semakin kelelahan, Henry tadi sangat hati-hati sekali sewaktu memacu tubuhnya. Ia tak mau terjadi hal buruk ada anaknya, pesan dokter Daniela benar-benar ia lakukan. Dokter Daniela mengatakan mereka boleh bercinta asal hati-hati dan tidak menggunakan berbagai macam gaya yang berlebihan, akan lebih baik justru jika sang wanita yang mengambil kontrol permainan. Oleh karena itu tadi Henry sengaja meminta Ayara untuk ada diatas supaya bisa menjaga tempo kecepatan geraknya dan betul saja gerakan Henry tak secepat saat mereka masih berbulan madu beberapa minggu yang lalu.
Setelah memakai piyama tidurnya Henry berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, sebentar lagi Jasper dan anak buahnya akan segara mendarat di Cordoba. Henry tak mau anak buahnya melihat dirinya dalam keadaan tak siap, 20 menit kemudian Henry sudah selesai mandi dan berganti pakaian. Ia sengaja melakukan semuanya dengan hati-hati tanpa menimbulkan suara supaya tak membuat Ayara terbangun dari tidurnya, Henry tak mau membangunkan sang istri yang terlihat sangat kelelahan. Memegang kendali saat bercinta pasti melelahkan untuk Ayara yang belum terbiasa dan Henry memakluminya dengan sangat baik.
"Maafkan aku sayang karena sudah memintamu untuk melayaniku, terima kasih atas semua rasa cinta dan sayangmu yang luar biasa itu. Aku benar-benar sangat beruntung menjadi satu-satunya pria dalam hidup dan hatimu, percayalah aku akan selalu menjaga dan melindungimu dengan semua kemampuanku. Bahkan aku tak segan untuk memberikan nyawaku untuk membuatmu tetap bisa tersenyum," bisik Henry pelan sambil mencium kening Ayara.
"Terima kasih juga sudah mau menjadi ibu dari anakku, aku sangat mencintaimu Yara sangat mencintaimu," ucap Henry kembali dengan lembut sambil menyelimuti tubuh Ayara dengan selimut.
Tak lama kemudian Henry pun keluar dari kamar meninggalkan Ayara yang masih tertidur pulas, karena pintu kamar mereka sudah menggunakan kunci otomatis yang menggunakan kombinasi angka untuk membuka pintunya Henry tak perlu takute meninggalkan Ayara tidur dalam posisi tak memakai baju seperti itu. Karena orang dari luar harus memasukan kombinasi angka yang benar baru bisa membuka pintu, apabila sampai salah memasukan kombinasi angka maka alarm pada pintu akan berbunyi keras sehingga orang yang ada di dalam kamar akan tau kalau ada orang yang berusaha masuk. Henry baru memasangnya hari ini saat Ayara tidur tadi siang, Henry trauma dan tak mau mengulang kejadian yang sama seperti kemarin saat Cecar menerobos masuk ke dalam kamar disaat ia akan bercinta dengan Ayara.
__ADS_1
Beberapa orang pelayan yang berpapasan dengan Henry di lorong nampak tersenyum dan memberikan hormat kepadanya, begitu pula dengan Esmeralda yang baru saja menyiapkan makan malam di meja makan.
"Dimana Mike dan Cecar?" tanya Henry pelan pada Esmeralda.
"Tuan Mike dan Cecar ada di kamar Cecar, mereka sedang bermain game tuan," jawab Esmeralda ramah.
"Ok, oh iya apakah tugas yang aku berikan padamu sudah kau lakukan Esmeralda?" tanya Henry kembali tiba-tiba teringat dengan pesan yang ia berikan kepada Esmeralda.
"Sudah tuan, semuanya sudah siap," jawab Esmeralda singkat.
"Baguslah, mungkin satu jam lagi mereka akan sampai. Jadi aku mau semuanya siap saat mereka sampai," ucap Henry sambil tersenyum.
Setelah bertanya pada Esmeralda mengenai persiapan dalam rangka penyambutan Jasper dan anak buahnya, Henry kemudian berjalan menuju ke lantai satu untuk menemui Michael dan Cecar yang sedang bermain game di kamar Cecar. Saat akan masuk ke dalam kamar langkahnya terhenti saat mendengar percakapan Michael dan Cecar yang dapat ia dengar dengan jelas.
"Apa kau tak mau menikah Mickey Mouse?" tanya Cecar pelan.
"Belum terpikir olehku untuk menikah dalam waktu dekat, kenapa kau bertanya seperti itu?" tanya balik Michael pada Cecar tanpa mengalihkan pandangannya dari layar monitor.
__ADS_1
"Entahlah, kadang-kadang aku merasa iri pada nona bos yang sudah menikah tapi aku juga jijik pada mereka diwaktu yang sama," jawab Cecar polos.
"Jijik...apa maksudmu dengan jijik?" tanya Michael kaget.
"Lihat saja, tuanmu itu selalu menyosor seperti bebek pada nona bosku tanpa melihat tempat dan waktu. Bayangkan saja sedang bicara baik-baik tiba-tiba saja tuanmu itu mencium nonaku, mataku yang suci ini kan jadi ternoda Mickey. Belum lagi dikamar, tuanmu itu sering sekali membuat nona bosku terpojok. Nona bosku kan sedang hamil muda ya, masa tuanmu itu mendekati nona bosku terus. Aku kasian pada anak nona ku punya ayah yang mesum seperti itu," jawab Cecar tanpa rasa bersalah.
Mendengar perkataan Cesar, Michael tertawa terbahak-bahak. Ia senang sekali ada yang mengatakan hal itu mengenai tuannya, sementara itu di luar pintu Henry nampak mengepalkan tangannya mendengar perkataan Cecar. Ia terlihat sangat jengkel saat ini karena disebut sebagai pria mesum oleh Cecar dan ditertawakan oleh Michael sang asisten pribadinya itu.
"Untung saja kau pintar Cecar, kalau tidak mungkin aku sudah mengirimmu ke Antartika," ucap Henry lirih sambil menahan amarahnya.
Bunyi mobil yang berhenti dihalaman depan membuat Henry tak jadi masuk ke dalam kamar, ia memilih pergi keluar menuju halaman dan tersenyum lebar saat melihat siapa yang datang.
"Tuan..."
"Jasper..
🌼 bersambung 🌼
__ADS_1
🍀🍀 Anak buah Henry sudah sampai di Dublin, bagaimana respon Ayara saat melihat geng ia kagumi dulu ada dihadapannya.
Terus ikuti bodyguard cantik dan jangan ketinggalan satu episode pun ya kakak-kakak..terima kasih.