
Jangan lupa Vote dan ratting bintang lima ya kakak-kakak.
Terima kasih
Setelah Michael dan Cecar pergi Henry kembali duduk di kursi sambil menatap layar laptopnya yang menampilkan foto-foto lamanya bersama anak buah terbaiknya yang diambil sepuluh tahun yang lalu, dalam foto itu Henry terlihat tersenyum lebar sambil merangkul sang algojo pribadinya yang bernama Jasper. Sepuluh tahun lalu saat usianya masih 22 tahun yang artinya satu tahun lebih muda dari usia Ayara saat ini ia sudah menjadi pemimpin Geng RB yang merupakan singkatan dari Royal Blood, mafia kejam yang terdiri dari anak muda usia 18 tahun sampai 25 tahun.
Walaupun Geng Royal Blood hanya berisi anak-anak muda namun Genk itu sangat disegani di wilayah Eropa timur, negara pecahan uni Soviet itu menjadi lahan mereka berkembang dan berkuasa. Duet maut Henry yang dulu bergelar Cold prince dan Jasper yang memiliki nama Eagle eye membuat Geng itu tumbuh besar, banyak para pengusaha yang berbuat curang dan merugikan masyarakat yang hancur ditangan Geng pimpinan Henry itu. Mereka memang berbuat semena-mena akan tetapi tak tinggal diam jika ada penguasa yang merugikan rakyat kecil, Jasper akan memerintahkan anak buahnya menghancurkan penguasa itu setelah Henry gagal bicara baik-baik untuk memberi peringatan.
Sepak terjang mereka bahkan sampai di dengar oleh presiden Rusia, melalui tangan kanan kepercayaannya presiden tangan besi itu mengucapkan terima kasih pada Geng Royal Blood yang secara tak langsung membantu pemerintah Rusia menumpas para mafia yang tak bermoral karena berani merugikan rakyat. Mereka bahkan diberi kesempatan untuk mengambil posisi terbaik di pemerintahan Rusia namun Henry dan Jasper kompak menolak, kedua anak muda itu ingin hidup bebas. Sang presiden itupun menghargai keputusan Henry dan Jasper, setelah menolak tawaran sang presiden nama Geng Royal Blood makin kuat dan ditakuti geng-geng lainnya.
__ADS_1
Di bawah pimpinan Henry dan Jasper Geng Royal Blood semakin kuat, mereka makin menguasai hampir semua daratan Eropa timur bahan mulai merambah ke wilayah daratan Mongol. Sampai akhirnya sampai suatu ketika Henry harus kembali kepada sang ayah meneruskan usaha keluarganya dan meninggalkan teman-temannya, Henry waktu itu disumpah oleh sang ayah tuan Edward Luke untuk tak kembali lagi ke dunia hitam. Henry pun mau tak mau menepati janjinya pada sang ayah, sebagai putra tunggal dan pewaris perusahaan keluarga Henry benar-benar diharapkan bisa membawa peusahaan kembali berkembang pesat. Karena itulah Henry terpaksa meninggalkan anak buah terbaiknya, namun siapa sangka mereka justru mendatangi Henry ke Dublin dan kembali bersumpah setia pada Henry.
Jadi walaupun Henry tak kembali memimpin Geng Royal Blood ia masih bisa berkomunikasi dengan anak buahnya, mereka pun siap kapan saja jika Henry membutuhkan bantuan. Jasper sang tangan kanan yang sudah diselamatkan hidupnya oleh Henry benar-benar setia pada Henry, tak ada yang tau kalau Jasper waktu itu hampir mati kehabisan darah kalau Henry tak menyumbangkan dua kantong darah soda Jasper yang mengalami kecelakaan yang sudah diatur oleh musuhnya. Sejak saat itulah Jasper bersumpah siapapun yang melukai Henry sama saja melukai dirinya, karena baginya darah Henry juga darahnya oleh karena itu Jasper menjadi tangan kanan kepercayaan Henry selama mereka memimpin Geng mengerikan itu.
"Waktu cepat sekali berlalu, aku senang besok akan bertemu denganmu saudaraku," ucap Henry pelan sambil menatap foto Jasper yang menyeringai lebar disampingnya.
Ryan yang tumbuh besar bersama Henry tak pernah tau kalau Henry memiliki pasukan mengerikan seperti itu, karena selama di rumah Henry memang tak pernah menunjukkan identitas aslinya. Sang ayah tuan Edward pun tak pernah membahas tentang Geng Royal Blood pimpinan Henry lagi, sehingga otomatis Ryan tak tau apa-apa.
Henry memejamkan kedua matanya mengingat janji yang ia ucapkan kepada sang ayah bertahun-tahun yang lalu ketika ayahnya datang ke Latvia menjemput dirinya yang sedang berpesta pora bersama Jasper dan anak buahnya, pasca membantai seorang pengusaha yang sudah bertindak diluar batas.
__ADS_1
"Jangan salahkan aku Ryuichi kalau aku bertindak sejauh ini, kau yang memancingku. Aku sudah memaafkan mu kemarin saat kau memperalat Dmitry untuk membunuhku di Busan, namun kali ini aku tak bisa bersabar lagi. Kau sudah bertindak luar batas kesabaran ku, nikmati sisa waktu hidupmu Ryuichi karena sebentar lagi aku akan memastikan kau tak akan bisa lagi menikmati indahnya matahari pagi lagi," gumam Henry dingin sambil membuka kedua matanya yang sudah berkilat, sorot mata dingin dan kejam nampak terlihat jelas di sepasang mata indah Henry Luke.
Aura dingin sang pimpinan tertinggi geng yang ditakuti itu kembali muncul setelah bertahun-tahun ia sembunyikan di dalam sisi dirinya yang lain.
🌼 bersambung 🌼
🍀🍀 Henry menghubungi kembali anak buahnya yang ia tinggalkan selama sepuluh tahun, seberapa cepatkan ia membereskan masalahnya dengan Yamashita Ryuichi? ikuti terus dan jangan ketinggalan satu episode pun ya kakak-kakak.
Jangan lupa juga untuk VOTE.
__ADS_1
Terima