Bodyguard Cantik

Bodyguard Cantik
Mulai percaya


__ADS_3

Sebelum baca harap vote dulu, terima kasih.


Mendengar perkataan Ayara membuat Henry dan Michael saling pandang beberapa saat, mereka berdua terlihat seperti sedang berbicara menggunakan tatapan mata satu sama lain.


"Jangan bergurau Arial ini sama sekali tidak lucu."Hardik Michael dengan suara keras ia tak menyukai ide Ayara sama sekali.


Alih-alih menjawab perkataan Michael yang menggebu-gebu itu Ayara justru berjalan pelan keluar dari ruangan maut itu menuju ke rumah utama dengan membawa laptop milik Bambang yang tadi ia temukan, ia menoleh sebentar memberi kode pada Henry dan Michael untuk mengikutinya.


Henry dan Michael yang mengerti dengan kode yang diberikan oleh Ayara langsung berjalan cepat mengikuti langkah Ayara setelah sebelumnya meminta Banu dan yang lainnya untuk mengurus mayat Bambang supaya dimakamkan dengan layak, walau ia penghianat tapi Henry tetap mau memberikan penghormatan terakhir yang layak bagi bodyguardnya yang berkhianat itu sebagai sesama manusia.


"Sebenarnya apa yang ingin kau bicarakan Arial,? kenapa kau mengajak kami ke dalam rumah sedangkan suasana di luar sedang kacau seperti itu." Tanya Michael tidak sabar.


"Setelah Bambang kita tidak tahu siapa penghianat lainnya, oleh karena itu aku mengajak kalian berdua untuk masuk ke sini karena ingin menunjukkan sesuatu." Jawab Ayara singkat sambil menyalakan laptop milik Bambang.


Michael tak menjawab perkataan Ayara, ia lalu duduk di samping Henry yang sudah duduk terlebih dahulu sejak tadi. Tak lama kemudian Ayara menunjukkan foto-foto yang ia pindahkan dari kamera milik Bambang ke dalam laptop, Henry dan Michael langsung terkejut ketika melihat foto-foto yang ditunjukkan oleh Ayara.


"Ini....


"Ini adalah foto kalian berdua yang diambil oleh Bambang selama berbulan-bulan lamanya." Ucap Ayara memotong perkataan Henry.


"Lalu untuk apa Bambang mengambil foto kami.?" Tanya Michael bingung.


"Pertanyaan bagus, lebih baik kalian berdua lihatlah ini secara langsung." Jawab Ayara singkat sambil menunjukkan email Bambang yang sudah ia download sebelumnya.


Ayara tersenyum tipis melihat Henry dan Michael nampak serius melihat email-email Bambang dengan seseorang yang bernama Mr X, Michael nampak emosi ketika membaca semua email itu tapi tidak dengan Henry yang terlihat agak sedikit tenang.


"Ini pasti ulang Ryan Bray tuan." Pekik Michael penuh emosi.


"Aku yakin bukan Mike, coba kau baca ini." Ucap Henry lirih coba untuk memenangkan Michael sambil menunjuk ke email yang berisi permintaan Mr X pada Bambang untuk terus melaporkan pertengkaran Henry dan Ryan kepadanya.

__ADS_1


"Kalau bukan Ryan lalu siapa." Gumam Michael lirih.


"Kemungkinan lain adalah orang yang ingin menyingkirkan kalian berdua secara bersamaan dan mengambil keuntungan dari ketidakberadaan kalian." Sahut Ayara cepat menimpali perlu Michael.


"Jaga bicaramu Arial." Pekik Michael emosi.


"Sebenarnya ini juga hanya asumsiku saja mengingat bagaimana Bambang mengintai kalian selama bertahun-tahun ini, hanya orang terdekat dari kalian berdua sajalah yang menginginkan hal ini terjadi atau musuh bisnis terbesar kalian."Ucap Ayara merespon perkataan Michael.


"Perkataanmu masuk akal Arial, hanya saja apakah ada cara lain untuk mengetahui siapa sih Mr X ini." Tanya Henry kepada Ayara dengan serius.


"Akan sangat sulit melacaknya apalagi hanya berbekal dengan email seperti ini." Jawab Ayara jujur.


"Kau benar sangat sulit untuk mencari orang hanya berbekal email yang ia kirimkan seperti ini, kecuali kalau orang itu sudah mengirimkan uang menggunakan nomor rekeningnya atau mengirimkan pesan melalui WhatsApp." Sahut Henry menimpali perkataan Ayara.


Michael nampak mengangguk-anggukan kepalanya merespon perkataan Henry yang baru ia dengar.


"Aku yakin Bambang pasti sudah mengirimkan semua informasi tentang kalian kepada si Mr X ini, termasuk dengan situasi dan kondisi rumah. Akan lebih baik jika kalian segera pindah dari rumah ini dan mencari tempat baru serta melakukan seleksi ketat kembali kepada para bodyguard kalian, kita tidak akan pernah tahu siapa penghianat lainnya di rumah ini." Ucap Ayara sambil melipat tangannya di dada.


"Kalian mencurigai aku?" Tanya Ayara cepat.


"Kau tak masuk dalam kriteria itu Arial." Jawab Henry dengan cepat.


Ayara tertawa lebar mendengar perkataan Henry, tak begitu lama kemudian datanglah Banu yang melaporkan pada Henry bahwa para polisi sudah datang untuk meminta keterangan pada Henry dan Michael serta Ayara untuk bahan penyelidikan. Mereka akhirnya keluar dari ruang belajar Henry menuju ke halaman belakang, untuk memberikan keterangan kepada polisi atas kasus penyerangan yang menyebabkan Bambang meninggal.


Michael melaporkan kasus itu kepada polisi karena tak ingin membuat Henry dalam masalah, ia melaporkan kalau sudah terjadi penembakan oleh orang tidak dikenal yang mengincar Henry. Dan buntut penyerangan itu menyebabkan salah seorang bodyguard-nya meninggal karena mencoba untuk melindungi Henry, para polisi langsung datang ke TKP setelah mendapatkan laporan seperti itu dari Michael.


Karena kesulitan mencari jejak yang tertinggal polisi akhirnya memutuskan bahwa kasus yang menimpa Henry adalah sebuah percobaan pembunuhan setelah mereka melihat rekaman CCTV, di mana terekam dengan jelas seorang pria tak dikenal memanjat ke sebuah pohon dan mengincar Henry yang ada di dalam ruang belakang sampai akhirnya peluru itu pun melesat dan mengenai Bambang. Mereka langsung menduga kalau sang penyerang adalah seorang pria, melihat postur tubuhnya yang besar yang terekam di CCTV.


"Kami akan terus menyelidiki kasus ini tuan, untuk sementara saya akan memerintahkan beberapa polisi untuk berjaga di sini." Ucap sang kepala polisi yang bernama Arman kepada Henry.

__ADS_1


"Terima kasih Pak Arman, saya sangat beruntung karena anda mau membantu saya. Jujur saja setelah penembakan ini saya merasa tidak aman di rumah saya sendiri, saya harap pelakunya segera dapat di tangkap oleh para polisi." Jawab Henry cepat dengan tersenyum.


"Tentu tuan sudah tugas kami sebagai aparat keamanan untuk menjaga setiap warganya, kalau begitu saya permisi dan kami akan membawa jenazah salah seorang bodyguard anda ini untuk kami otopsi lebih lanjut." Sahut Pak Arman dengan ramah.


"Baik Pak Arman silakan saja, saya percaya penuh dengan polisi negara ini." Ucap Henry sambil memeluk Pak Arman sang perwira polisi berpangkat komisaris polisi dengan erat.


Para polisi itu pun kemudian meninggalkan kediaman Henry dengan membawa jenazah Bambang untuk diotopsi, karena Henry adalah orang asing para petugas kepolisian bertindak cepat apalagi ia juga mempunyai perusahaan cukup besar di Jakarta.


"Kenapa kalian melibatkan polisi.?" Tanya Ayara bingung.


"Kita sedang ada di negara cara lain Arial, jadi kita harus mengikuti peraturan di negara itu. Aku tak mau terlibat masalah yang jauh lebih besar lagi di kemudian hari." Jawab Henry dengan cepat.


"Iya juga sih." Sahut Ayara sambil menganggukkan kepalanya dengan perlahan.


"Hei apa yang kau lakukan.!!!" Pekik Ayara kaget ketika Henry mengalungkan tangan besarnya ke leher Ayara.


"Kenapa memangnya, sesama laki-laki tak usah canggung seperti itu Arial." Sahut Henry dengan cepat.


"Iya tapi....


"Sudah jangan banyak omong, kita masih banyak urusan didalam rumah." Ucap Henry memotong perkataan Ayara sambil terus menarik Ayara masuk ke dalam rumah dengan posisi wajah mereka saling berdekatan.


"Baru kali ini tuan muda bisa seakrab itu dengan seorang bodyguard." Ucap Michael dalam hati sambil menatap kearah Henry yang sedang merangkul ayara masuk ke dalam rumah.


🌸Bersambung 🌸


Jangan lupa klik Like dan tinggalkan komentar , lalu tolong juga dibantu untuk Voting supaya Bodyguard cantik bisa masuk 20 besar. Jangan hanya minta update saja ya Kakak-kakak tapi tak mau vote.


Nb: Mulai dua hari kedepan Bodyguard Cantik akan update dua kali dalam satu hari, jadi Thor minta bantuan kakak-kakak untuk tetap vote dan ratting bintang lima....ini Thor sudah mengabulkan permintaan kakak kakak untuk update banyak jadi Thor minta dibantu vote dan rating ya ...terima kasih .

__ADS_1


Terima kasih kakak-kakak.


Love u all...🌹🌹


__ADS_2