Bodyguard Cantik

Bodyguard Cantik
Bangkitnya sang pemimpin


__ADS_3

Jangan lupa Vote dan ratting bintang lima ya kakak-kakak. 


Terima kasih


Michael yang baru sampai ke rumah nampak shock saat mendengar kabar bahwa Ayara sebelumnya sempat pingsan, ia tak menyangka kalau sudah terjadi hal seperti itu pada istri sang tuan. Namun yang lebih mengagetkan lagi bagi dirinya adalah mengenai rencana Yamashita Ryuichi yang ingin memisahkan Ayara dan Henry.


Henry terlihat berbicara serius dengan anak buahnya di Dublin, ia meminta orang-orang itu untuk datang ke Cordoba malam ini juga menggunakan satu pesawat yang sudah Henry sewa secara khusus untuk membawa seratus orang anak buahnya itu. Selama ini Henry masih menahan diri untuk tak memanggil anak buahnya itu, namun rupanya kali ini ia tak bisa menahan lagi. Yamashita Ryuichi benar-benar sudah membuatnya marah kali ini, walaupun rencana ayah mertuanya itu belumlah benar-benar terjadi namun ia benar-benar sudah murka.


Henry tak terima mendengar rencana Yamashita Ryuichi yang ingin menjodohkan Ayara dengan pria lain, harga dirinya seperti diinjak-injak oleh pria tua yang pernah menjadi partner bisnisnya itu.


"Ok, aku tunggu kalian semua disini malam ini dan ingat jangan membawa apapun dari Dublin. Aku akan menyiapkan semuanya disini," ucap Henry pelan saat akan menutup telepon.


"Baik tuan, kami mengerti," jawab beberapa orang pria secara kompak.


Senyum Henry tersungging mendengar jawaban anak buahnya, ia lalu meletakkan ponselnya di atas meja dan menatap tajam kearah Michael tanpa bicara.


"Anda yakin ingin melakukan ini Tuan?" tanya Michael pelan.


"100% yakin, aku sudah terlalu lama bersantai Mike. Aku terlalu sibuk mengurus perusahaan sampai aku tak tau kalau istriku melindungiku dari serangan Dmitry, sekarang giliranku yang bertugas. Ryuichi harus tau siapa Henry Luke sebenarnya," jawab Henry lirih dengan tangan yang terkepal menahan kemarahan yang sudah tak terbendung lagi.


Michael terdiam mendengar perkataan Henry, ia kini yakin kalau tuannya itu benar-benar marah saat ini. Michael merasa Herny yang ada dihadapan saat ini adalah Henry yang sama seperti sepuluh tahun yang lalu saat berhasil menaklukkan daratan Eropa timur dengan anak buahnya, sebelum akhirnya Henry menyudahi sepak terjangnya karena diminta sang ayah tuan Edward untuk keluar dari dunia hitam.

__ADS_1


Saat Henry akan bangun dari kursinya ekor matanya elangnya menangkap sosok Cecar yang sejak ia ajak turun dari lantai dua tadi hanya diam tanpa bicara.


"Kau kenapa cecar?" tanya Henry singkat.


"Aku sedih ," jawab Cecar lirih.


"Kenapa sedih memangnya orang sepertimu bisa sedih?" tanya Michael ikut bicara.


"Tentu bisa, aku kan punya hati tak seperti kau tuan. Bisa-bisanya kau membunuh istriku lagi," jawab Cecar dengan cepat tanpa jeda.


"Istri...tuan muda membunuh istrimu? memangnya kapan kau menikah?" tanya Michael kembali dengan suara meninggi.


"Jangan asal bicara Cecar, kau mau aku bertengkar lagi dengan nonamu karena perkataanmu ini. Memangnya kapan aku membunuh istrimu, kenal saja tidak aku dengan istrimu lalu bagaimana bisa aku membunuhnya dan..."


"Ini..."


"Ini..kau sudah membunuhnya," ucap Cecar lirih sambil menatap tajam ke arah Herny tanpa berkedip.


Prank


Gelas yang dipegang oleh Michael pun jatuh ke lantai saat mengetahui sosok istri yang disebut oleh Cecar, ia benar-benar tak percaya kalau yang dimaksud istri oleh Cecar adalah sebuah ponsel. Henry pun mengalami kekagetan yang tak jauh beda dengan Michael, ia sampai memijit kepalanya karena terasa sangat pusing saat ini. Ia benar-benar tak habis pikir dengan tangan kanan istrinya itu yang meratapi sebuah ponsel, Henry awalnya mau langsung meninggalkan ruang kerjanya namun saat melihat kedua mata Cecar yang berkaca-kaca ia akhirnya kembali berjalan menuju ke meja kerjanya. Tak lama kemudian Henry kembali ke hadapan Cecar.

__ADS_1


"Makamkan jasad istrimu itu dan ambil memory pentingnya lalu pergilah bersama Michael ke toko ponsel yang baru, ini adalah Black Card milikku yang bebas kau pakai karena saldonya unlimited. Belilah sebanyak apapun ponsel yang kau mau," ucap Henry pelan sambil memberikan Black card miliknya pada Cecar.


"Kau serius aku boleh beli beberapa?" tanya Cecar dengan mata berbinar-binar.


"Yes," jawab Henry singkat


"Yuhuuuuu....ayo Mickey Mouse temani aku beli ponsel," pekik Cecar kegirangan, sikapnya langsung berubah 380 derajat seketika.


Michael yang masih bingung dengan apa yang Cecar katakan akhirnya tak bisa menolak ajarkan Cecar untuk pergi, ia nampak tak bisa melepaskan dirinya dari cengkraman tangan Cevar yang menyeretnya keluar menuju ke halaman depan.


Henry hanya tersenyum melihat tingkah Cecar, ia menggeleng-gelengkan kepalanya perlahan karena Cecar.


"Belilah sebanyak apa yang kau mau Cecar, aku bisa membayarnya. Setelah ini kita akan bekerja keras untuk menyingkirkan si Brengseekkkkk Ryuichi," ucap Henry dalam hati, rasa bencinya pada sang ayah kandung istrinya itu sudah membuncah.


🌼 bersambung 🌼


🍀🍀 Henry sudah memanggil anak buahnya dari Dublin, pertempuran sengit akan segara terjadi antara pengusaha Eropa timur dengan pemimpin klan Yamashita yang merupakan ayah mertuanya sendiri.


Jangan ketinggalan satu episode pun ya Kakak-kakak.


Jangan lupa juga untuk VOTE.

__ADS_1


Terima


__ADS_2