
Jangan lupa Vote dan ratting bintang lima ya kakak-kakak.
Terima Kasih.
Ayara yang belum tidur dan masih bermain dengan ponselnya bisa mendengar semua perkataan Michael didepan pintu dengan jelas, suara Henry yang memarahi Michael pun dapat ia dengar. Sebuah senyuman tersungging di wajahnya ketika mendengar Henry memarahi Michael agar berhenti mengganggu dirinya.
Karena tak tega mendengar Michael terus dimarahi oleh Henry akhirnya ayara turun dari ranjang dan mendekati pintu setelah meraih jaket dan memakainya, ia belum menceritakan tentang pada Henry tentang luka di tangan kirinya. Ayara masih mencari waktu yang tepat untuk mengatakan itu semua, ia masih sangat sedikit ragu untuk mengungkapkan semuanya pada Henry.
"Loh kok kau bangun sayang, apa suara kami mengganggu waktu istirahatmu?" tanya Henry kaget ketika melihat Ayara keluar dari kamar.
"Tidak tidak ada yang terganggu, aku hanya penasaran kenapa Michael manggil-manggil namaku sejak tadi," jawab Ayara pelan cepat sambil tersenyum.
"Masterrr...angkat aku jadi muridmu master," ucap Michael kembali sambil menyatukan kedua tangannya di depan dada membentuk salam Namaste.
Mendengar perkataan Michael membuat Ayara terdiam, ia masih belum mengerti dengan maksud pembicaraan Michael yang kini malah memangilnya dengan sebutan master.
"Dia sedang membahas id mu di game royal battle yang sering kau mainkan bersama Cecar sayang," bisik Henry lirih sambil memeluk Ayara dengan erat.
"ID game...wait jadi kau akh tidak tau dari mana kalau aku bermain game itu juga?"tanya Ayara dengan suara meninggi, ia kaget karena ada yang mengenali ID yang sering ia pakai di game battle royale padahal selama ini hanya Cecar saja yang tahu ID itu selain dirinya.
"Cecar master, Cecar yang memberitahukan kalau ID sailormoon dalam game itu adalah anda master, maka dari itu saya mohon ada anda angkatlah saya menjadi murid,"jawab Michael penuh harap.
Mendengar perkataan Michael membuat Ayara kaget setengah mati, pasalnya nama sailormoon sering ia pakai untuk melakukan operasi penyelamatan sang Daddy dari musuh-musuhnya. Nama itu juga sering ia pakai bersama Cecar untuk berkelana di dunia cyber setelah ia menggunakan akun Anonymous Man yang sudah diketahui Henry, tanpa bicara Ayara pun berjalan menuju tangga untuk turun.
Melihat sang istri turun ke lantai satu Henry pun langsung mengikutinya dari belakang dengan cepat, begitu pula dengan Michael yang terlihat sangat mengagumi Ayara. Dari kedua matanya terlihat sekali kalau ia saat ini sangat memuja Ayara secara terang-terangan dihadapan Henry. Sesampainya di lantai satu Ayara langsung menuju kamar yang sering ia gunakan untuk bermain game bersama Cecar, tanpa berbicara apapun meski beberapa orang pelayan menegurnya saat berpapasan dengan dirinya.
"Cecar apa yang kau katakan pada mereka?" tanya Ayara pelan sambil menutup pintu pada Cecar yang kebetulan baru saja bangun dari depan komputer.
"Katakan, memangnya apa yang aku katakan pada mereka?" tanya balik Cecar bingung.
"Sailormoon kenapa kau memberitahu soal nama itu pada Henry dan Michael,"jawab Ayara dengan suara meninggi.
Mendengar perkataan Ayara membuat Cecar tersenyum, ia lalu menjelaskan dengan cepat bagaimana Henry dan Michael mengetahui nama sailor moon itu pada Ayara. Baru saja Cecar berhenti bicara, Henry dan Michael langsung masuk ke dalam kamar yang pintunya tak tertutup sempurna itu. Ayara yang sudah siaga langsung bersikap normal saat suaminya datang.
"Kenapa pintunya di tutup?" tanya Henry curiga.
__ADS_1
"Bukan di tutup tapi tertutup, kau saja bisa masuk itu kan," jawab Ayara pelan sambil tersenyum.
Melihat Ayara tersenyum cantik semua rasa kesal Henry langsung menghilang, ia tak mempersalahkan lagi pintu kamar Cecar yang setengah tertutup. Dia kemudian mendekati Ayara dan memeluknya dengan erat di hadapan Cecar dan Michael.
"Lepaskan aku," ucap Ayara pelan.
"Maaf sayang, aku tak bisa menahan diriku," jawab Henry singkat sambil tersenyum saat melepaskan pelukannya dari Ayara.
"Nakal, jangan peluk sembarangan. Kasihan mereka berdua yang belum punya pasangan," bisik Ayara lirih sambil mendorong Henry menjauh darinya.
Henry tertawa geli mendengar perkataan sang istri, ia tak menyangka kalau istrinya itu punya selera humor yang lumayan.
"Master tolong izinkan aku menjadi salah satu anak buahmu di dalam game itu, aku berjanji tak akan merepotkan kalian berdua," ucap Michael tiba-tiba sambil berdiri di hadapan Ayara dan Henry.
"Maksudnya apa nona bos?" tanya Cecar bingung ketika mendengar perkataan Michael.
"Jadi begini Cecar masalahnya, alasan kenapa aku datang ke kamar ini karena aku ingin memberitahukan padamu bahwasanya Michael ingin bergabung bersama kita di dalam game battle royale itu. Namun karena aku tak bisa mengambil keputusan sendiri, maka dari itu aku ingin membicarakan padamu secara langsung. Apakah kita bisa menerimanya atau tidak di dalam tim kita," jawab Ayara pelan sambil tersenyum penuh arti ke arah Cecar.
"Oh jadi kau ingin bergabung dalam tim kami Mickey Mouse?" tanya Cecar kembali pada Michael.
"Yes...please terima aku," jawab Michael penuh harap dengan cepat.
"Kalau kau ingin menjadi tim kami berdua coba tunjukkan kemampuanmu dalam bertarung di dalam pertandingan ini Mickey Mouse," ucap Cecar tiba-tiba sesaat setelah ia login kembali dalam game.
"Lalian ingin melihatku bermain?" tanya Michael tergagap.
"Yes," jawab Ayara dan Cecar kompak.
"Baiklah, tapi setelah itu tolong terima aku," ucap Michael penuh semangat.
"Tunjukkan dulu kemampuanmu baru kita bahas lebih lanjut Mickey," sahut Cecar dengan ketus.
Michael hanya meringis mendengar perkataan Cecar, ia kemudian duduk di kursi tempat dan langsung masuk ke dalam game dimana Cecar sudah membuka id cadangan yang biasanya dipakai oleh dirinya dan Ayara untuk bermain dengan player lainnya. Karena biasanya di saat mereka berdua menggunakan ID pangeran bertopeng ataupun sailormoon tak ada player manapun yang ingin bermain dengan mereka karena sudah takut terlebih dahulu.
Saat Michael bermain Cecar dan Ayara saling pandang, mereka tak percaya bahwa kemampuan Michael masih sangat jauh di bawah standar yang mereka tentukan. Dua menit kemudian Michael pun kalah dalam permainan itu, ia menjadi orang pertama yang keluar dari pertandingan karena sudah mati tiga kali.
__ADS_1
"Maaf sepertinya untuk saat ini kau tak bisa bergabung dalam tim kami terlebih dahulu," ucap Ayara pelan sambil melipat kedua tangannya di dada.
"Why?" tanya Michael tak terima.
"Sudah jelas kemampuanmu masih di bawah standar, tak mungkin kami berdua memasukkanmu sebagai anggota ketiga. Itu sama saja itu dengan bunuh diri," jawab Cecar dengan cepat
"Apa maksudmu dengan bunuh diri Cecar!!" sengit Michael terpancing emosi.
"Ya tentu saja di saat aku dan nona yang merupakan pemain peringkat 1 dan 2 dunia bergabung dengan 1 player yang tak memiliki kemampuan apa-apa, maka pemain itu akan menjadi beban bagi kami dan point rank kami akan turun dengan sangat cepat jika kau bergabung," ucap Cesar tanpa rasa bersalah.
"Tapi bukankah tadi kalian sudah berjanji bahwa aku diperbolehkan masuk dalam tim kalian," sengit Michael dengan nada meninggi.
"Sudahlah Mike, kalau kau tak bisa bermain lebih baik tak usah memaksakan diri. Lagi pula kemampuanmu memang buruk sejak dulu," celetuk Henry tiba-tiba ikut bicara.
"Aku sebenarnya hebat Tuan, hanya saja tadi aku grogi karena dilihat oleh Cecar dan nona Ayara. Kalau Anda tak percaya lebih baik anda bertarung dengan ku saat ini juga," tantang Michael pada Henry.
"Boleh, siapa takut," jawab Henry penuh semangat.
Henry dan Michael pun bermain bersama disebuah pertandingan yang di pilih oleh Cecar melawan orang dari negara lain, karena game battle royal yang mereka mainkan ini bersifat online alhasil mereka pun berhadapan langsung dengan lawan. Tak butuh waktu lama Henry dan Michael pun langsung kalah telak, mereka kalah dalam waktu kurang dari satu menit.
"Anda memang hebat dalam berbisnis tuan, tapi dalam dunia ini anda tak ada apa-apanya dengan kami berdua," ucap Cecar tiba-tiba.
"Cecar kau.."
"Awas, biarkan kami berdua tunjukkan bagaimana cara bermain dengan baik dan benar," sahut Cecar dengan cepat memotong perkataan Henry yang terpancing emosi.
Henry dan Michael lahirnya menyingkir dari kursi, tak lama kemudian Cecar dan Ayara pun bermain dalam game itu. Dua menit berselang Cecar dan Ayara pun berhasil mengalahkan dua puluh orang dalam game itu tanpa sisa, Michael tak mengedipkan kedua matanya melihat Ayara dan Cecar menang telak.
"Istriku benar-benar mengerikan," ucap Henry dalam hati sambil menatap layar komputer dimana Ayara berhasil membantai dua belas orang seorang diri.
🌼bersambung 🌼
🍀 🍀 Biasanya orang yang mempunyai skill dalam bermain game punya kemampuan lain yang tak kalah mumpuni juga di dunia nyata dan Henry sadar akan itu, ia akan menemukan sisi lain Ayara sedikit demi sedikit.
Terus baca bodyguard cantik dan temukan jawabannya. Jangan ketinggalan satu episode pun ya Kakak-kakak.
__ADS_1
Jangan lupa Vote, ratting dan like.
Bantu vote untuk mendukung author lebih rajin update