Bodyguard Cantik

Bodyguard Cantik
Are you my dad?


__ADS_3

Jangan lupa vote dan ratting bintang lima


Terima kasih


Henry, Michael dan Jasper hari ini menghadiri dua kali pemakaman, pemakaman Juan Carlos plus Travis dan Yamashita Ryuichi. Hanya saja bedanya pemakaman kedua yang dilakukan Henry diatas kapal saat menabur abu jenazah Yamashita Ryuichi, ia lakukan sendiri karena kedua anak buahnya itu tak mau ikut naik ke atas kapal. Mereka mengatakan tak ingin berdekatan dengan abu jenazah Yamashita Ryuichi karena takut membawa sial dan pengaruh buruk, Henry pun hanya bisa tersenyum saat kedua anak buahnya itu tak mau ikut dengannya menabur jenasah sang ayah mertua di lautan Balearik.


"またね、山下龍一。穏やかな性格でよろしくお願いします、あやらをこの世に連れて来てくれてありがとう," ucap Henry terbata-bata menggunakan bahasa Jepang, ia memang tak pandai bicara dengan bahasa Jepang namun ia belajar dengan keras untuk bisa mengucapkan kata perpisahan ini pada sang ayah mertua.


*Mata ne, Yamashita Ryūichi. Odayakana seikaku de yoroshikuonegaishimasu, Ayara o konoyo ni tsurete kitekurete arigatō / sampai jumpa lagi Yamashita Ryuichi. semoga kau tenang di alam sana,terima kasih sudah menghadirkan Ayara ke dunia ini.


Setelah menabur abu terakhir yang ada dalam guci yang ia bawa, Henry lalu menenggelamkan guci tempat abu jenazah Yamashita Ryuichi ke dalam laut. Ia berharap agar Yamashita Ryuichi tenang di alam sana.


"Darimu aku belajar banyak Ryuichi, aku akan menjadi seorang ayah yang menerima kekurangan dan kelebihan anakku nanti. Mau dia terlahir sebagai laki-laki atau perempuan aku akan menyayanginya dengan setulus hatiku," ucap Henry pelan sambil memejamkan kedua matanya.


"Apakah kita sudah bisa kembali ke daratan Tuan?" tanya sang pemilik kapal yang Henry sewa.


"Oh iya silahkan, ayo kita kembali ke darat," jawab Henry dengan cepat.


"Baiklah kalau begitu tuan, saya akan membawa anda kembali ke daratan," sahut sang pengemudi kapal kecil itu.


Tak lama kemudian kapal kecil yang membawa Henry terlihat berlayar kembali menuju ke daratan tempat di mana Jasper dan Michael menunggu, saat kau itu sudah sampai di dermaga Michael dan Jasper langsung menyambut kedatangan Henry dengan sebuah senyum.


"Ayo kita kembali ke rumah sakit, istriku pasti sudah menunggu," ucap Henry pelan sambil menepuk pundak Michael dan Jasper secara bergantian.


"Baik Tuan," jawab Michael dan Jasper kompak.

__ADS_1


Tak lama kemudian Henry pun memimpin Jasper dan Michael berjalan menuju mobil yang sudah menanti mereka, dengan masih menggunakan setelan jas serba hitam Henry duduk di bangku belakang sambil melihat ponselnya untuk memastikan kondisi perusahaan-perusahaannya. Selama Henry masih mengurusi masalah Yamashita Ryuichi yang memusingkan ini Henry juga masih harus mengurus perusahaannya, walau bagaimanapun perusahaannya juga harus tetap di utamakan. Karena banyak orang yang bergantung pada perusahaannya itu, Henry tak mau karena ia mengurusi masalah pribadinya akan berdampak buruk bagi para karyawannya di perusahaan. Oleh karena itu ia menyempatkan diri untuk mengurus perusahaan disela-sela waktunya, untung saja ia memiliki team yang solid di Irlandia alhasil kondisi perusahaan masih terkontrol dengan baik walaupun ia sedang tak ada ditempat. Ditambah lagi Henry harus mengurus perusahaan sang ayah mertua, ia benar-benar harus bisa membagi waktu. Memimpin dua perusahaan besar dengan karyawan lebih dari 1000 orang bukan hal yang mudah, namun Henry yakin bisa. Ia selalu berkeyakinan kalau mempermudah hidup orang lain maka hidupnya pun akan dipermudah juga oleh Tuhan, ia juga yakin keberhasilan misi kali ini pun karena Tuhan sayang pada dirinya dan orang-orang yang ada disekitarnya.


"Selamat datang tuan," sapa Pedro penuh hormat pada Henry yang baru tiba di rumah sakit.


"Apa semuanya sudah siap?"tanya Henry pelan sambil menatap Ayara yang rambutnya sedang di sisir oleh seorang perawat.


"Sudah Tuan, kami memang hanya tinggal menunggu anda," jawab Pedro kembali.


"Bagus, lebih baik kau bersiap Pedro kita akan kembali ke Cordoba," ucap Henry singkat.


"Saya mengerti Tuan," sahut Pedro dengan cepat.


Mendengar perkataan Pedro membuat Henry tersenyum, setelah berbicara dengan Pedro di depan pintu Henry lalu masuk kedalam kamar perawatan Ayara. Namun saat melangkahkan masuk tiba-tiba ponsel yang ada dalam sakunya berdering dengan kencang dan memaksa Henry untuk mengangkatnya.


"Nomor tanpa nama," gumam Henry lirih.


"Hallo..,"


"Hi Son,"


Brak


Ponsel yang dipegang Henry langsung terjatuh saat ia mendengar suara pria diujung telepon, dengan cepat Henry berlari ke arah Ayara sembari meraih ponselnya itu dan kemudian memeluk Ayara dengan erat.


"They're back, honey. They come back," teriak Henry penuh kebahagiaan sambil memeluk Ayara yang masih bingung dengan sikap Henry.

__ADS_1


*Mereka kembali sayang. Mereka kembali


"What do you mean?" tanya Ayara lirih.


*apa maksudmu?


"Hallo Henry...are you ok?" kembali terdengar suara pria di ponsel yang ada dalam genggaman tangan Henry, suara pria yang sangat Ayara hafal.


*hallo Henry, kau baik-baik saja?


Deg


Deg


Jantung Ayara berdetak sangat cepat mendengar suara itu, bibirnya pun bergetar tanda ia akan bicara. Namun suaranya tak keluar dari bibirnya.


"Are you my dad?" tanya Ayara lirih sambil meraih ponsel yang ada ditangan Henry.


🌼 Bersambung🌼


Sebelumnya terima kasih atas antusias kakak kakak atas novel Bodyguard cantik, namun karena merasa antusias kakak-kakak pada Novel ini sudah sangat menurun mungkin sudah waktunya novel ini untuk tamat.


mungkin novel ini akan tamat dalam beberapa hari ke depan dan untuk itu Thor minta hadiah perpisahan-nya berupa voting yang yang lagi dan lagi Thor minta dengan ikhlas untuk membantu novel Bodyguard cantik tetap ada diranking 10 besar seperti kemarin. Sekali lagi terima kasih atas antusias kakak-kakak semua.


I love you kakak-kakak, maafkan thor kalau selama ini masih banyak kekurangan.

__ADS_1


🌹 find me on Instagram : nafadila2216


__ADS_2